Novel Potion-danomi de Ikinobimasu Bahasa Indonesia chapter 3


Potion-danomi de Ikinobimasu chapter 3




Untuk sesaat, aku merasa lega, tapi aku menahannya dengan kaki mengangkang.

Baiklah, aku sudah terbiasa dengan itu!


Sepertinya Inilah yang disebut Dunia lain .
Uhm, sepertinya dunia ini bernama Vernie.
Setelah itu, Celes (panggilan untuk Dewi Celestine) menerima untuk menjadi temanku dengan senang hati.

Dan dia menahanku untuk sementara waktu, mengeluh tentang banyak hal, berbagai strategi untuk mendekati orang itu
Akhirnya, aku dibebaskan dan didatangkan ke dunia ini.
Sepertinya hanya ketika dia melakukan penjelasan itu, kecerdasannya menjadi lebih tinggi.

Setelah itu, dia benar-benar kembali ke taman bunga.

Ayo kita lihat. Rupanya, tempat ini tampaknya adalah bukit kecil, dengan beberapa pohon yang jarang tumbuh di sekitar,
tempat ini cukup tinggi sehingga aku bisa melihat jauh ke depan.
Ada beberapa bangunan terlihat dari jauh, bahkan mereka tidak dikelilingi pagar tembok
Aku harus focus pada persoalan itu terlebih dulu
Tetapi sebelum itu, aku perlu mengkonfirmasi fungsi tubuh ku, aku harus memeriksanya dengan benar.
Jika ada cacat, kegagalan fungsi awal, aku akan mengajukan keluhan terhadap Celes.

Saat itu terjadi, aku akan mengeluh dan meminta layanan tambahan!
Itu sebabnya aku melihat ke atas dan melompat, kulihat tubuhku dan menyentuh berbagai bagian.
Rupanya, tubuhku sepertinya benar menjadi berusia 15 tahun.

Aku tidak dapat memeriksa wajah karena tidak ada cermin, tetapi tampaknya tidak ada masalah dalam rentang yang terlihat dan rentang yang disentuh.
Tidak, itu akan baik-baik saja walaupun tubuhku belum direproduksi secara akurat.
Misalnya, kekuatan fisik dan kekuatan otot meningkat
atau area di sekitar dada diperkuat, saya tidak keberatan jika kau melakukan kesalahan itu, Celes bodoh!

Aku tidak merasa ada perubahan sejak mereka tumbuh beberapa sentimeter ketika aku berusia 15 tahun.(Tepoz)
Kukira tinggiku sekitar 157 cm.
Berat badanku seberat sebelumnya.
Itu karena kegiatan klub dan makan itu lebih penting daripada menjaga tubuh, jadi, saya tidak berpikir tentang diet ...
Terlihat lebih muda.

Jadi, masalahnya adalah asetku.
Di usia 22 tahun, bisa kubilang hampir berukuran B, tapi sayangnya sekarang sepenuhnya A.
Tidak, ini point langka!
Ini adalah simbol status dari beberapa orang berusia 20 tahun di Bumi!
Celes juga begitu.
Kau juga setuju kan?

Aku bertanya-tanya apakah itu sebabnya Celes sangat senang menjadi temanku?
Ah, setelah kupikir, sosoknya bisa berubah dengan bebas.
Tunggu sebentar, mari tenang dulu.
Ini belum waktunya, aku baru berusia 15 tahun sekarang ...

Konfirmasi tubuhku sudah selesai.

Selanjutnya pemeriksaan skill.
Untuk saat ini, yang paling penting adalah keterampilan membuat ramuan.
Aku mengulurkan tangan kananku dan mencoba membayangkannya di kepalaku.



(Potion pemulih kebugaran fisik dengan rasa minuman olahraga, muncullah!) (Kaoru)

* Aku membayangkan sebotol minuman olahraga. *



Setelah beberapa saat muncul botol yang terlihat seperti P*cary Sweat di tangan kananku.
Aku membuka tutupnya dan meminumnya, rasanya sedikit asam seperti P*cary sweat.
Karena aku sedang tidak lelah, efek pemulihannya tidak diketahui, tapi aku percaya pada celes untuk saat ini.

Tentu saja, selanjutnya adalah memeriksa item box!



(Terbukalah Item Box !) (Kaoru)



Aku meletakkan tangan kananku  ke udara dalam pikiranku.
Meskipun tidak ada bedanya.
Karena ini adalah pertama kali aku menggunakan Item Box, aku ingin mencoba menjadi keren. (cem bocah chunni)
Tanganku memasuki ruang hampa, dan daftar inventory muncul di kepalaku.



"Inventory kosong"



... Ya, aku tahu itu.

Tapi tidak apa-apa jika kamu keliru dan memasukkan sesuatu ke sini, Celes.

Yah, saya tidak keberatan ... kita semua membuat kesalahan di sini.

Tidak, saya tidak kecewa sama sekali.

Bukannya aku berpikir bahwa itu terisi berbagai macam alat seperti pedang dewa dan alat yang berguna. Aku mengatakan yang sebenarnya.

Saat pertemuan berikutnya, aku akan menceritakan kepada Celes tentang kisah kelinci emas dan kisah kucing biru yang dapat disimpan di sakunya.(TN:tertulis pika emas tapi kurasa itu mirip pikachu)

Keterampilan bahasa tidak dapat dipastikan sebelum aku bertemu manusia.
Oke, mari kita pastikan dulu.
Jika aku turun bukit aku mungkin akan melihat jalan raya atau sesuatu.

Kaoru meregangkan tubuhnya dan berjalan ke arah bawah bukit sambil menepuk-nepuk celananya.

Pakaian, sepatu, dllnya Didesign normal oleh Celes dunia ini.
Yah, aku akan bermasalah jika dibiarkan telanjang.
Aku senang melakukan tindakan pencegahan dan memintanya pada Celes.
Ya benar aku  benar-benar merasa kalau Itu akan berbahaya.

Setelah aku berjalan sebentar, aku melihat binatang kecil seperti tupai menatapku dari cabang-cabang pohon.



Hei, tupai di pohon itu, apakah ini jalan menuju kota tempat tinggal manusia? (Kaoru)



Dengan perkataan yang santai dan tertawa, hewan kecil itu menjawab.



"Ya itu benar. Jalan saja lurus (Tupai)

Oh, terima kasih banyak, aku tertolong! (Kaoru)

"baik! "(Tupai)



Setelah terus berjalan diam-diam selama beberapa saat, Kaoru berhenti dan meletakkan kedua tangannya di satu pohon.

Dan dia memukul kepalanya di pohon.



Beribicara dan membaca dan menulis dalam semua bahasa. Berbicara dan membaca dan menulis dalam semua bahasa! (Kaoru) (dari sononya emang gitu)



Ceres…, pilihanmu untuk memberikan kemampuan seperti itu terlalu dasyat!
Aku tidak perlu berbicara atau menulis untuk binatang kecil seperti itu.
Aku berpikir untuk menulis pesan tetapi aku ketakutan jadi aku akan berhenti memikirkannya untuk saat ini.

Matahari sudah di sisi miring.
Tampaknya butuh waktu untuk mencapai kota yang terlihat.
Sudah lama sejak aku melakukan perjalanan dan tampaknya aman tanpa insiden, tetapi itu masih cukup jauh.
Jika kau melihat dari tempat yang tinggi, ada jarak yang cukup meskipun kau bisa melihatnya.

Tapi bagaimana aku bisa tahu ...?

Karena aku sangat suka buku, aku telah membaca berbagai buku, aku jago dengan matematika.

Di sekolah, aku juga memilih mata pelajaran sains, aku sangat menghormati para ilmuwan gila yang mencintai sains, dan untuk penelitian, mereka tidak menyesal bahkan jika mereka mengorbankan segalanya ...

Aku tidak bermaksud menyombongkan diri.
Dalam perjalanan, aku haus dan lelah, jadi aku meminum ramuan pemulihan beberapa kali.
Kelelahanku hilang dan rasa hausku juga mereda.



(Tapi ... bahkan di Bumi, juga ada minuman yang memulihkan diri dari kelelahan.
Namanya ... rasa lelah terbang dengan pon, Hirobo ...) (Kaoru)
(TN:cem minuman eksta j*ss keknya)


Karena tiba2 jadi ketakutan, Kaoru berhenti memikirkannya.



(Tidak ada efek sampingnya kan?) (Kaoru)



Tetapi jika kamu menurunkanku di dekat kota, aku tidak perlu berjalan sejauh ini!
Bagaimanapun, berbahaya untuk menyerahkan sesuatu kepada Celes.
Tidak ada kesalahan, tetapi kriteria penilaiannya agak aneh.
Yah, karena skalanya dari semua kriteria berbeda dari manusia, mau bagaimana lagi.

Mulai sekarang, aku akan melakukan yang terbaik sendirian.
Ngomong-ngomong, aku kecewa bahwa aku harus memperbaiki pakaianku sendiri.
Entah bagaimana jika aku terjebak sesuatu aku tidak memiliki pertahanan sama sekali.

Ketika matahari tenggelam, Kaoru akhirnya tiba di kota.
Itu hamoir benar-benar gelap dan nyaris tidak bisa melihat apa-apa.
Tidak ada dinding, tidak ada penjaga gerbang juga.
Ternyata, aksesnya gratis.

Di kota kecil yang bukan ibukota atau kota besar, tidak ada nilai strategis, berbagai biaya konstruksi dan biaya untuk membentengi wilayah dengan tembok itu tinggi, berbagai jenis pengeluaran seperti biaya tenaga kerja yang diperlukan untuk menjaga gerbang.

Karena aku akan bermasalah jika diberitahu bahwa diperlukan kartu identitas untuk masuk dan keluar kota. Jadi aku menghargai ini.

Kaoru menciptakan 4 ramuan untuk dijual sebelum memasuki kota.
3 potion biru dan 1 potion kuning.
Semuanya adalah ramuan Penyembuhan.
Dia ingin membuat sedikit lebih banyak, tetapi Kaoru bisa memegang dengan tangan kosong dan dia tidak punya tas.

Jelas tidak wajar menyimpan ramuan di tanganmu, dan bermasalah jika menunjukkan kotak item secara tiba-tiba tanpa mengetahui situasinya.

Pada akhirnya, 2 ramuan disimpan di saku kiri dan 2 ramuan di saku kanan, totalnya adalah 4 ramuan.

Potion biru adalah ramuan tiingkat rendah, dan dapat menyembuhkan luka seperti luka, memar, dll

Yang Kuning adalah tingkat menengah, dapat menyembuhkan kerusakan organ dalam, patah tulang, dan sebagainya.

Merah adalah ramuan tingkat lanjut, dapat membuat tubuh pulih meskipun itu dalam situasi yang mengancam jiwa.

Tetapi untuk sekarang, aku hanya membuat ramuan biru dan kuning.
Saya berpikir bahwa potion merah akan menimbulkan masalah serius nanti.
Untuk saat ini, ada baiknya memiliki cukup uang untuk makan malam dan tidur hari ini,
jadi aku tidak perlu mengambil risiko yang tidak perlu.

Kaoru memasuki kota dan mengkonfirmasi biaya di penginapan yang terletak di dekat jalan-jalan pusat.
Begitu dia mendengar harganya.
Dia sedang menuju ke suatu tempat yang mengatur pekerjaan untuk berburu, Hunter Guild.
Harga penginapan adalah empat koin perak termasuk makan malam dan sarapan.



(Ya, jika koin perak sekitar 1000 yen atau lebih,
 Potion biru akan dijual dengan 1 koin perak,
Potion Kuning sekitar 5 koin perak.
Atau jika setidaknya aku menjual semuanya seharga 5 koin perak, aku akan baik-baik saja malam ini) (Kaoru)



Dan aku tiba di gedung, sebuah bangunan yang siapa pun akan tahu itu adalah Hunter Guild.
Selain ada papan dengan simbol pedang dan tombak berpotongan, itu juga juga ditulis dalam huruf.
Baiklah, aku bisa membacanya.

Karena matahari telah tenggelam.
Dan ini adalah abad pertengahan sehingga jalannya cukup gelap dan setiap rumah menutup pintu mereka.
Mungkin mereka hanya bekerja atau keluar rumah pada siang hari.

Yah, agak sulit untuk masuk.
Tetapi jika aku tidak memasukinya, aku tidak akan memiliki biaya menginap dan makan malam ...
Aku meneguhkan hatiku dan membuka pintu.
Dalam pikiran, aku berteriak sambil masuk, tetapi sebenarnya aku hanya diam-diam membuka pintu.
(TN:Adegannya seperti Preman dobrak pintu rumah)
Tapi ada bel pintu yang terpasang di pintu, itu membuat suara keras dengan "Kring Kring”, dan tatapan di guild terkumpul di pintu masuk.
Jam sibuk penerimaan telah berlalu, sebagian besar loket terlihat kosong dan hanya satu yang terbuka.

Bukankah itu shift malam? Jalurya kosong.

Sisi lain terlihat lebih ramai.
Banyak orang seperti pemburu mengobrol dengan makanan dan minuman yang banyak meja yang diatur.
Tampaknya ada meja yang menyediakan hidangan dan minuman di bagian belakang.
Ya, fasilitas seperti itu.

Pandangan saat ini tertuju padaku, dan ketika aku melihat mereka,
semua orang dengan cepat berpaling dan kembali mengobrol.

Di sini kupikir aku akan menjadi adegan yang disebut Hei, ini bukan tempat untuk datanngi loli imut

Atau Hei, Loli milkita, kemarilah dan bergabunglah dengan kami atau semacamnya?

Apakah mereka mengabaikanku?
Tidak, sebenarnya aku tidak ingin terlibat, tetapi bagaimana aku harus mengatakannya, ...
uhm ... kebanggaan seorang wanita, aku merasa itu telah hilang ...

Tidak, tidak apa-apa!
Untuk saat ini, aku akan diam-diam pergi ke loket yang terbuka.
Mungkin karena aku datang di malam hari.
Resepsionis wanita yang tampaknya sangat lelah.
Tidak, aku tidak ingin diberi tahu  Mataku sangat lelah, aku tidak ingin bekerja

Karena tidak ada loket lain yang buka, aku harus bertanya kepadanya.



Uhm, permisi! (Kaoru)



Aku menatapnya!
Tapi aku tidak bisa mundur di sini.
Demi penginapan dan makan malam.
Karena aku minum banyak ramuan, perutku penuh dengan cairan, aku ingin makan makanan padat yang enak, dan aku ingin tempat tidur yang empuk.



Apakah anda membeli ramuan di sini? (Kaoru)

Hah? (Resepsionis)



Ah oh ...



Ramuan, ramuan apa? kalau obat, kau harus menjualnya ke apoteker atau dokter. Kenapa kamu membawanya ke guild pemburu? (Resepsionis)



…murung*

Begitu ya, ramuannya tidak diperjualbelikan di sini ...

Tapi setidaknya ada kemajuan!



"Maaf, aku baru saja datang ke negara ini dan aku tidak tahu apa-apa ...
Aku tidak bisa makan atau tinggal tanpa menjual ini ...
Um, di mana apoteker dan dokter ...? (Kaoru)

Keduanya tidak terbuka saat ini, dan dokter tidak ada untuk sementara waktu karna bepergian ke desa lain.
dan apoteker sedang pergi ke tempat putrinya yang menikah di kota tetangga, sepertinya cucunya akan lahir.
Yah aku pikir dia akan kembali besok atau lusa (Resepsionis)



Ah oh ..., tamat riwayatku ...
Kaoru jatuh di tempat.
Makan malam dan tempat tidur empuk tinggal kenangan.
Mengapa kamu tidak menyiapkan beberapa keping koin perak, Celes!
... Jawabannya sederhana. Karena dia adalah Celes

Bodoh Bodoh Goblok! Air matapun menetes!

Dan kemudian resepsionis itu entah bagaimana membantu Kaoru, entah karna dia punya kasihan atau dia suka gadis kecil yang imut seperti Kaoru itu tidak diketahui.



Yah, kurasa itu tidak bisa dibantu.
Sampai besok pagi,Aku akan membantumu dengan wewenang yang kumiliki.
Karena aku adalah staf resmi yang terhormat aku akan mengizinkanmu untuk tinggal,
Tapi hanya untuk malam ini!
Bahkan jika kau menangis di hari berikutnya, tidak akan ada kesempatan kedua! (Resepsionis)

Ya, kumohon! (Kaoru)



Mereka yang tenggelam juga mengambil sedotan. Kaoru putus asa.
(TN:Maaf kalo bagian ini agak salah)


Aku akan meminjamkanmu tempat tidur lipat untuk tidur siang darurat bangsawan,
tetapi kamu hanya bisa menggunakannya di area staf saja, jadi silakan tidur di sudut manapun.
Jangan mengeluh tentang paku di papan  atau selimut yang tipis karena aku akan mengusirmu jika kau mengatakannya! (Resepsionis)

Ya, kumohon! (Kaoru)

Untuk makanan, aku tidak akan meminjamkanmu uang, Kau harus mengelolanya sendiri.
Aku akan mengizinkan bisnis sementara secara khusus sehingga kau dapat menjual ramuan kepada pemburu lain yang minum di sana.
Dapatkan biaya makan sendiri seperti: menggosok bahu lain, merawatnya, dll.
Cara lainnya adalah membantu memasak ... Namun! (Resepsionis)



Resepsionis yang beruntung itu membanting konter dengan Don *.



Namun, melakukan prostitusi benar-benar tidak dapat dimaafkan!
Jika kau melakukan hal seperti itu, kau juga akan diusir dari sini dan dia yang membelinya akan setengah terbunuh, jadi ingatlah juga! (Resepsionis)



Aku ditatap langsung oleh matanya yang terbakar.
Bahkan aku dapat berbicara seperti biasa dengan Dewa atau Celes, tetapi ini bukan lawan dimana aku bisa mengatakan tidak.
Dengan tergesa-gesa, aku menundukkan kepalaku dan mengucapkan terima kasih padanya, aku dengan cepat menuju ke bagian makanan dan minuman.

Jika dokter dan apoteker tidak ada, ada banyak kesempatan untuk menjual ramuan.
Sementara itu, di bagian makanan dan minuman, teriakan resepsionis terdengar keras.
Persetan mereka merencanakan itu atau tidak.
Setelah mendengar suara itu, tidak ada pemburu yang berani melakukan sesuatu bahkan jika gadis cantik ini berencana untuk menjual dirinya.

Umurnya seperti 15 tahunan, tetapi hanya jika dia orang jepang.

Orang Barat berusia 12 hingga 13 tahun dan mereka sudah terlihat seperti siswa sekolah menengah Jepang, dan mereka bahkan kadang-kadang terlihat seperti mahasiswa.

Tentu saja, yang terjadi juga sebaliknya, dan wanita Jepang dewasa sering dianggap sebagai loli di mata orang Barat.

Dan Kaoru terlihat seperti berusia sekitar10 hingga 12 tahun. Tentu saja, dia beruntung karena Resepsionis melihatnya begitu.

Jika dia berpikir bahwa Kaoru berusia 15 tahun sebagai orang dewasa di dunia ini, Kaoru mungkin tidak akan mendapat belas kasihan yang begitu hangat.

Jika kamu seorang dewasa, lakukan sesuatu sendiri, bertahan dengan rasa lapar dan tidup tanpa atap di malam hari.

Lagipula,Loli dan gadis cantik memiliki banyak keuntungan di dunia manapun.



Sebelumnya           Daftar Isi           Selanjutnya

Post a Comment