Novel Potion-danomi de Ikinobimasu! Bahasa Indonesia chapter 18


Potion-danomi de Ikinobimasu! Chapter 18





*** Pesta ulang tahun di Kediaman Lyotal ***



Putra ketiga keluarga Lyotal, Ashil von Lyotal, terlihat gelisah melihat-lihat sekeliling tempat pesta.
(TN: Di English namanya itu Acyl,tapi ane cari JPnya sepertinya namanya itu memang ashil sperti di manga ,mungkin selanjutnya saya pakai nama Ashil saja yah!)


[Kenapa dia belum datang ke sini ...?
Aku tidak meragukannya, tetapi aku khawatir kalau terjadi kecelakaan atau hal buruk terjadi padanya. ] (Pikir Ashil)



Di tempat itu, semua keluarga Lyotal hadir, termasuk protagonis utamanya Cedric dan tamunya.

Di negara ini, panitia pesta tidak akan memberikan pidato langsung setelah pesta dimulai. Karena para tamu sering datang terlambat, maka panitia akan menyampaikan salam dan pidatonya setelah beberapa waktu setelah pesta dimulai.

Jadi, pesta sebenarnya sudah dimulai.

Dan ketika Ashil semakin khawatir, seorang gadis muncul di tempat pesta.

Panitia pesta, Lyotal,  manyadarinya ketika suara orang-orang yang berbincang  pun menjadi sunyi.



(Apa terjadi sesuatu?) (lyotal)



Saat ini Lyotal sedang melakukan percakapan dengan para tamu, sebagai penyelenggara, ia setidaknya harus menemui setiap tamu yang datang ke pesta ulang tahun putra sulungnya dan mengucapkan salam.

Dan ketika mata semua tamu dan Lyotal sendiri tertuju ke arah itu, ada seorang gadis berusia sekitar 12 tahun disana.

Rambut hitam mengkilap dengan panjang sebahu, disertai wajah yang menawan ...

Meskipun matanya terlihat sedikit kuat dan tajam. Tetapi sebagai seorang bangsawan, itu juga menunjukkan kekuatan niat mereka. Gadis itu mengenakan gaun putih polos.
(TN:Tertulis Little strong, saya kurang paham bahasa gaulnya jadi saya terjemahkan jadi sedikit kuat,kalo salah mohon maaf dan tolong koreksi di komentar)

Sesuatu yang luar biasa! Gaun yang tampaknya dibuat untuk kaum bangsawan. Dia juga memiliki banyak perhiasan seperti kalung yang bersinar, jepitan rambut yang dibuat dengan sangat ahli!

Dan itu bukan hanya soal uang. Tidak peduli berapa banyak koin emas yang kamu belanjakan, kamu tidak bisa dengan mudah mendapatkan apa yang tidak tersedia jika kamu tidak memiliki tekad.

Tentu saja, dia masihlah seorang gadis muda yang belum dewasa.

Tapi itu hanya masalah waktu saja.

Menyaksikannya tumbuh dengan matamu sendiri adalah momen yang sangat berharga.

Sosok cantik yang membuat Lyotal berpikir begitu. Dia tampak cerdas, dengan kepribadian yang kuat, memakai banyak perhiasan yang sulit didapat bahkan dengan ratusan koin emas.

Anak siapakah dia? Apakah dia seorang putri dari negara lain? Bahkan senyumannya juga terlihat menakjubkan.

Di tempat yang menjadi sunyi, semua orang terus menatap gadis itu. Gadis itu terus berjalan lurus ke kursi depan, tempat Lyotal dan pangeran pertama Cedric duduk. Tetapi sebelum sampai, dia berbelok ke kanan menuju ke meja makanan.

Dan gadis itu dengan senang mengambil hidangan dari meja makan, dan semua orang memprotes itu dalam pikiran mereka.



(Tidak, Jangan lakukan itu, gaunmu akan kotor ~~~ !!) (Semua orang)



Para pelayan di tempat kejadian langsung berlari ke arahnya dan menawarkan bantuan. Dan gadis itu terus makan dengan elegan.
(TN:Rakus tapi tak gendut, Idaman sekalee….!)
Dan kemudian kesunyian tempat itu memudar, para lelaki mulai bergerak di dekat gadis itu dan mencoba berbicara dengannya.

Namun, mereka tidak bisa karena ada pepatah "jangan bicara dengan mereka yang sedang memegang makanan" sehingga tidak ada satupun yang berani berbicara dengan gadis yang terus makan itu.

Gadis itu terus makan.

Dan orang-orang di dekatnya yang sedang menunggu untuk berbicara agak gelisah sambil menahan diri satu sama lain.

Dan gadis itu tiba-tiba berbalik ke arah laki-laki, dan dia akhirnya meletakkan piringnya ke atas meja.



Sekarang! ...



Saat para pria berpikir begitu dan mencoba berbicara dengannya.



Terima kasih telah mengundangku hari ini, Ashil! (Kaoru)



Gadis itu tersenyum dan berbicara dengan Ashil von Lyotal, putra ketiga Keluarga Lyotal.



Eeh, Kaoru-chan ...? (Ashil)


Saat itu, Ashil tercengang dengan mulut yang menganga.



[ Apa? Apa artinya itu?
Apakah gadis itu kenal Ashil?
Aku tidak keberatan, tetapi sebagai panitia, aku tidak boleh mengganggu pertemuan antara kaum muda.
Aku harus melakukan tugasku sebagai tuan rumah ...] (Lyotal)



Lyotal menahan diri agar tidak ke ke Ashil dan menanyainya.

Putra tertua Cedric juga penasaran tapi sebagai tokoh utama, ia juga tidak bisa meninggalkan kursinya.

Hari ini, sang ayah dan dia harus memenuhi peran mereka sebagai pemilik dan penerus keluarga.

Siapa sebenarnya gadis itu? Dan hubungan seperti apa yang dia miliki dengan Ashil? Lyotal dan Cedric tidak bisa tenang.

Tolong kenalkan dia pada kami, Ashil ( para Bangsawan dan Pedagang)



Orang-orang di tempat itu bertanya pada Acyl.

Jika gadis itu sendirian, Kamu bisa menanyakannya secara langsung, tetapi jika anggota keluarga, teman, kenalan, dan lain-lain dari gadis itu hadir, kita harus meminta mereka untuk memperkenalkannya.



Ah, ah, dia adalah Kaoru ... (Ashil)



Dia tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Seperti dia adalah orang biasa, dia tidak memiliki nama keluarga, atau dia meminta bantuannya untuk hari ini.

Jika dia memperkenalkan seorang gadis cantik dengan pakaian dan perhiasan yang fantastis seperti itu sebagai orang biasa, tidak akan ada yang mempercayainya, dia mungkin akan kehilangan muka.



Selamat siang semuanya. Nama saya Kaoru. Nama keluarga saya adalah rahasia. Saya harap semua orang bisa memaafkanku tentang hal itu ... (Kaoru)



Kaoru membantu ashil menjelaskannya.

Para pria di tempat itu tidak punya pilihan selain menahan keinginan mereka untuk menanyakan nama keluarga Kaoru. Karna kita tidak bisa menanyakan identitas seorang gadis tanpa persetujuannya.

Tentu saja, tidak ada yang punya nyali untuk menanyakan usia seorang gadis secara langsung.



Kaoru-san, apakah kamu sudah bertunangan? (seorang Pria)

"Tidak, belum.
Dalam keluarga kami, kami diperbolehkan menemukan orang yang kami cintai dan memutuskan semuanya sendiri ... (Kaoru)



Saat Kaoru menjawab demikian, para pria terlihat bahagia meski mereka berusaha menyembunyikannya.

Pria-pria di sekitar Kaoru terdiri dari anak laki-laki berusia sekitar 10 tahun sampai remaja, pria muda, dan bahkan pria paruh baya.



Hubungan seperti apa yang kamu miliki dengan Ashil? (Pria + Laki-Laki)

Ashil adalah teman pertamaku sejak aku datang ke negara ini dan dia banyak membantuku sejak saat itu.
Dia sudah makan masakanku dan memuji kelezatannya setiap hari (Kaoru)



Ya, aku tidak berbohong.

Saat orang-orang mendengar itu, mereka menyimpulkan bahwa hubungan antara Ashil dan Kaoru belum berjalan sejauh itu. Dan sepertinya, gadis ini telah meninggalkan namanya ...



kamu bisa memasak sendiri? (Pria + Laki-Laki)

Ya, aku cukup pandai memasak.
Aku diberitahu bahwa aku bisa makan masakan pesta bangsawan hari ini, jadi aku telah meminta Ashil untuk mengundangku.
Aku ingin membandingkannya dengan makanan dari negaraku ... (Kaoru)



Dan para lelaki pun mengira Kaoru makan lebih awal karena alasan itu.

Sebenarnya Kaoru hanya ingin menikmati makanannya.



Kalau begitu, silakan datang dan kunjungi pesta keluarga Earl kami nanti, kamu bisa mencicipi banyak masakan terkenal (putra Earl)

Tidak, datanglah ke kediaman kami, koki keluarga kami adalah mantan juru masak istana kerajaan ... (putra bangsawan lainnya)

Yah, ke rumah kami juga ... (Putra bangsawan lainnya lagi)



Dan pesta berlanjut untuk sementara waktu.

Ashil kesal melihat Kaoru yang seperti orang lain, yang tidak bersikap seperti orang biasa, dan tidak bisa berbicara dengannya karena orang-orang di sekitarnya.






****************************************


Para hadirin sekalian, selamat datang dan terima kasih telah datang ke pesta kami hari ini! (Lyotal)


Tampaknya ini saatnya pidato.

Orang-orang di sekitar Kaoru tidak bisa mengabaikan acara ini dan mereka duduk ke kursi  yang sudah disediakan.

Lyotal mengatakan salamnya kepada pengunjung, berbicara sedikit tentang informasi terbaru dari keluarga Lyotal, memperkenalkan Cedric yang merupakan putra sulungnya dan tokoh utama pesta ini.

Dan dia juga mengenalkan sedikit tentang putra kedua dan putra ketiganya Ashil, dan juga memberitahukan bahwa Cedric dan Ashil belum memiliki pasangan.

Pada saat itu, dia melirik Ashil dan gadis berambut hitam yang berdiri di sampingnya.

Setelah salam dan perkenalan, para pria juga mulai mendekat ke Kaoru lagi. Tetapi ada sekelompok orang lain di sana.



"Astaga! Ada apa dengan orang-orang itu? (Kaoru)



Segerombolan wanita sedang menuju ke tempat kepala keluarga dan Cedric sambil memegang sesuatu di tangan mereka.



Ah, itu ...
Kakakku, yang merupakan tokoh utama hari ini.
Para wanita itu akan memberikan hadiah untuknya
Tetapi hanya orang yang belum menikah, tidak memiliki tunangan atau kekasih yang boleh pergi ke sana ... (Ashil)



Ashil akhirnya bisa mengobrol dengan Kaoru.



Kenapa aku tidak diberitahu soal itu? (Kaoru)

Yah, karena itu tidak ada hubungannya dengan Kaoru (Ashil)



Baik ...

Mari kita ganti rencananya dan keluar di sini!



Aku juga akan ke sana!  (Kaoru)

Eh, a ... Apa maksudmu, Tunggu ... (Ashil)



Mengabaikan Ashil, Kaoru menuju kursi pangeran pertama.

Sambil berjalan, Kaoru memeriksa posisi  beberapa pelayan.

Posisi pelayan itu sesuai seperti yang diceritakan Ashil.

Ketika Kaoru maju, ada antrian yang dibuat oleh para wanita. Pada saat itu, semua wanita melihat ke Kaoru.



Oh, apakah kamu juga mau menemui  Cedric-sama? (putri bangsawan)



Suara-suara terdengar dari wanita-wanita lain yang berbaris di depan Kaoru.



Sepertinya kamu tidak menyiapkan hadiah untuknya, apakah kamu akan menemuinya dengan tangan kosong? (putri bangsawan)



Tampaknya para wanita cemburu pada Kaoru yang sebelumnya sudah menarik perhatian semua pria. Atau mereka ingin memperebutkan Cedric?



Oh, tidak apa-apa, kamu tidak perlu khawatir (Kaoru)



Kaoru dengan santuy membalas.



Oh, ya ... Itu mengingatkanku, aku mendengar bahwa ada seorang wanita yang menjatuhkan hadiahnya dan memecahkannya sebelumnya, dan hanya memberinya ciuman tangan dan hak untuk memanggilnya dengan nama panggilan sebagai pengganti hadiah (Putri bangsawan)



Putri bangsawan itu, ketika dia mengatakan itu, wajahnya berpaling ke depan.

Mungkin, dia ingin membantu Kaoru yang terlihat tidak membawa hadiah.



(Hah, ya ... yah ...) (Kaoru)



Antrian para wanita secara bertahap mengecil dan akhirnya giliran Kaoru.



Kamu …… (Cedric)



Cedric yang membocorkan suara terkejut  ke gadis berambut hitam yang dia pikir tidak akan ada di sana.



Bukankah kamu pasangan adikku? (Cedric)

Ashil adalah temanku, dia orang yang sangat baik (Kaoru)

Orang yang baik, katamu ... (Cedric)



Cedric menatap mata saudaranya yang sedih dan tersenyum pahit.



Terima kasih banyak telah mengundangku hari ini.
Aku ingin menyapa saudara laki-laki dan orang tua Ashil, jadi aku masuk dalam antrian (Kaoru)

Adikku sepertinya telah pingsan di tempat ... (Cedric)



Cedric melirik lagi ke arah adiknya yang malang.



Aku tidak kesini dengan tangan kosong dan hanya memberi salam saja, jadi aku ingin memberikan hadiah ... (Kaoru)



Melihat gadis yang mengatakan itu, kelihatannya dia memegang apapun. Tidak mungkin dia memberikan permata yang dipakainya.



Bisakah kamu memanggil pelayanmu, Calvin-san? (Kaoru)

Huh …… (Cedric)



Cedric ternganga mendengar apa yang dikatakan gadis itu.




 Sebelumnya            Daftar Isi            Selanjutnya

Post a Comment