Novel Potion-danomi de Ikinobimasu! Bahasa Indonesia chapter 26



Potion-danomi de Ikinobimasu! Chapter 26





「Apakah Kaoru ada di sini?」 (Francette)



Ksatria wanita Francette datang ke bengkel. Dia sepertinya sedikit panik.



「Sebenarnya, kemarin ada pesan datang dari negara tetangga ...」 (Francette)





Kaoru memiliki firasat buruk dengan apa yang dikatakan Francette.



(Tidak, tidak, tidak ... Bahkan jika dia mengatakan negara tetangga, ada empat negara yang berbatasan dengan negara ini ...) (Kaoru)

「Negara mana?」 (Kaoru)

「Dari Kerajaan Brancott」 (Fran)

(Sudah kuduga ...) (Kaoru)



Melihat keadaannya, Kaoru bisa memprediksi apa itu, tapi untuk memastikannya dia  bertanya pada Francette.



「Jadi, siapa utusannya?」 (Kaoru)

「 pangeran pertama!」 (Francette)

Aaaahh ……



Tidak masalah siapa utusan yang dikirim, tetapi kaoru masih frustasi mengetahui bahwa itu adalah pangeran pertama sendiri.



「Dia mengatakan bahwa ada seorang gadis bernama Kaoru yang ingin dia temui.」 (Francette)



Raja dan menteri merasa terganggu dengan ini. Mereka tidak ingin dia bertemu Kaoru dan mereka tidak benar-benar tahu apa tujuannya bertemu dengan Kaoru.

Mereka tidak bisa berbohong tentang Kaoru karena dia sudah dikenal banyak orang.

Di antara orang-orang itu, ada pejabat, bangsawan, dan pedagang yang ingin memiliki hubungan dengan pangeran dari Kerajaan Brancott.

Bahkan jika mereka berhasil berbohong tentang Kaoru, mungkin masih ada seseorang yang ingin mengumpulkan informasi untuk pangeran.

Karena itu, Francette datang untuk memperingatkan Kaoru tentang keadaan tersebut.



「Ahh, sangat merepotkan, mari kita hadapi dia dan kirim dia kembali dengan cepat.
Aku tidak bisa merepotkan orang bengkel, minta dia temui aku di rumah Baron Lyotal.
Aku  masih perlu menyesuaikan jadwalku untuk beberapa hari ke depan,
Aku mungkin bisa bertemu dengannya minggu sore ini. 」(Kaoru)



Aku tidak boleh terlambat menyiapkan makanan untuk semua orang di bengkel atau melewatkan beberapa tugasku hanya supaya aku bisa bertemu pangeran pertama.



「Aku mengerti, aku akan memberi tahu Roland-sama」 (Francette)





*** Malam harinya ***


Fernand, pangeran pertama Kerajaan Brancott, sedang dalam suasana hati yang baik

Akhirnya, dia bisa melihat Kaoru.

Selain itu, ia tampaknya sudah mendengar tentang pengumuman Kaoru kalau, "Aku tidak akan pernah memasuki Istana Kerajaan"

Yang berarti bahwa Kaoru punya hubungan buruk dengan istana kerajaan dan dia mendengar bahwa seorang baron berpangkat rendah sedang merawat Kaoru.



「Karena itu hanya bangsawan berpangkat rendah, aku hanya bisa mengancamnya sedikit untuk membuatnya memberikan Kaoru kepadaku.」 (Fernand)

"Tidak. Apa pun yang terjadi, kau harus menghormati kehendak Kaoru.
Apakah kamu lupa apa yang terjadi tempo hari, Fernand? 」(Fabio)



Fabio menancapkan paku ke pikiran Fernand.



「Yah ... ya ... tapi ...」 (Fernand)



Dia menanvapkan paku, tetapi itu karena Fabio tidak berpikir semuanya sesederhana itu. Dia harus menyiapkan sesuatu untuk meyakinkan Kaoru agar dia mau kembali kepada mereka.

Dia telah menyelidiki Kaoru dan tampaknya dia mengalami masalah dengan Raja dan Bangsawan, hampir mirip dengan waktu ketika dia berada di negara kita.

Dengan ini, seharusnya sulit baginya untuk menjalani kehidupan normal di sini.

Namun, di Kerajaan Brancott, meskipun ada desas-desus tentang seorang gadis biasa yang menolak lamaran pangeran, rumor ini hanya menyebar sampai batas tertentu dan rinciannya hanya terbatas diantara para bangsawan.

Karena itu, nama dan penampilan gadis itu dirahasiakan.

Mungkin dia bisa hidup normal di kerajaan Brancott sebagai orang yang berbeda.

Tapi masalahnya adalah, akankah negara ini melepaskan Kaoru?

Menurut laporan yang dibuat oleh mata-mata, permasalahannya bukan karena orang-orang di negara ini tidak mau menyerahkan Kaoru, Tapi Kaoru yang tidak bisa begitu saja meninggalkan negara itu.

Saat ini Kaoru adalah eksistensi yang dicintai oleh sang dewi, yang menjadi sumber harapan yang penting bagi orang-orang di negara ini.

Juga, bahkan tanpa restu sang dewi, Kaoru sendiri sudah memiliki kebijaksanaan yang besar ...

Sejauh mana para pejabat dan bangsawan di negara ini mengetahui tentang dirinya?

Apakah mereka masih mempertimbangkan untuk menyerahkan Kaoru kepada mereka bahkan jika Raja Kerajaan Brancott mengancam negara mereka

Fabio tidak bisa memprediksikan semuanya hanya berdasarkan laporan saja.



「Ngomong-ngomong, jangan bicara sombong, jangan mengatakan hal-hal buruk, kita harus bersikap ramah dulu, dengarkan situasi Kaoru saat ini, minta maaf padanya, dan mudah-mudahan, dia akan memaafkan kita ...」

「Aku mengerti, mari kita lanjutkan」



Fernand setuju dengan apa yang dikatakan Fabio.





*** 2 hari kemudian ***


Fernand, Fabio, Alan, bersama saudara raja Roland dan Kanselir dikawal dengan aman sampai ke rumah Baron Lyotal.

Mereka disambut meriah di depan kediaman baron.

Beberapa orang dipandu masuk  sedangkan beberapa penjaga ditempatkan di depan mansion.

Saat penyambutan sosok Baron di rumah ini, Lyotal dan putra ketiganya Ashil muncul.

Setelah semua perkenalan dan sambutan selesai, pintu terbuka dan seorang gadis muda pun masuk.



「「 「Kaoru !!」 」」



Tiga orang itu berteriak.



「Apa yang terjadi pada bekas luka di wajahmu? 」

「Apakah kamu baik-baik saja? 」

       "Maaf atas apa sudah yang terjadi. 」



Gadis itu mendengarkan ketiga lelaki itu sebentar dan kemudian, dengan wajah muram, dia berkata dengan ekspresi meyakinkan.



"Apa kabar. Semuanya, apakah kalian adalah kenalan adik perempuanku? 」

"""Hah? 」」 」(Ketiga orang itu)

「Namaku Alpha Kaoru Nagase, terima kasih sudah merawat adik perempuanku, Milfa Kaoru Nagase」 (Kaoru)

「「 「Huh? 」」 」(Ketiga orang itu)

「Oh, apakah gadis itu tidak menceritakan hal ini ?
Kami berdua melarikan diri dari negara asal kami dan kami berpisah saat diikuti oleh pengejar.
Kupikir kami pasti akan segera bertemu lagi ...
Gadis itu, apa dia baik-baik saja? 」



Ketiga pria itu kesulitan menjawab. Mereka tidak bisa mengatakan bahwa adik perempuannya terluka dan menghilang.



「Jadi, siapa dari dua pria di sini yang memiliki hubungan dengan gadis itu? 」



Alan dan Fabio terkejut karena Kaoru tersenyum pada mereka berdua.



「Mengapa kau bertanya pada mereka berdua?」 (Fernand)



Fernand bertanya dengan wajah yang tampak putus asa.



"Itu karena aku tahu pria seperti apa yang disukai gadis itu,
Seorang pria yang kuat, liar, dan tulus (Alan).
Atau pria cerdas yang peduli pada semua orang termasuk gadis yang dia cintai (Fabio) 」(Kaoru)

「Oh, Ini m -!」 (Fernand)

「Oh itu benar, karena kakek kami yang keras kepala, Baik aku dan gadis itu tidak menyukai pria yang mencoba mengendalikan hidup kami.」 (Kaoru)



Fernand merasakan sakit tapi tak berdarah.

Alan dan Fabio merasa kasihan pada Fernand.



「Aku ingin bertanya, bisakah Milfa menggunakan berkah dewi sepertimu?」 (Fabio)



Kaoru menggelengkan kepalanya.



「Tidak, di antara kami berdua bersaudara, aku adalah orang yang cukup beruntung untuk berteman dengan Celes.
Meskipun kami memiliki wajah yang sama, aku dan saudara perempuanku adalah orang yang sangat berbeda.



Ketiga pria itu pun berwajah pahit.



"Yah, jika Alpha ingin tinggal bersama adikmu, bisakah kamu datang ke Kerajaan Brancott! 」(Alan)



Kaoru menggelengkan kepalanya lagi menanggapi ajakan Alan.



「Itu tidak bisa.
Jika kami berkumpul di satu negara, keseimbangan antara kekuatan negara-negara runtuh dan kemungkinan akan menyebabkan perselisihan, karena itulah alasan kami berdua melarikan diri dari negara kami.
Semoga suatu saat akan ada kesempatan untuk bertemu lagi dengan adik perempuanku. 」

「「 「………」 」」



Jika gadis ini adalah orang yang berbeda dari Kaoru, maka mereka tidak punya alasan untuk membawanya kembali ke Kerajaan Brancott.

Gadis ini adalah orang penting bagi negara ini, tidak peduli bagaimanapun, mereka yakin bahwa raja kerajaan ini tidak akan membiarkannya pergi.

Tidak ada lagi yang bisa dibicarakan.

Fabio, Alan, dan Fernand meninggalkan rumah Baron Lyotal. Di antara ketiganya, Fernand adalah orang yang paling tertekan.





***



「... Hei, apakah kamu pikir dia benar-benar saudara perempuannya? 」

"Mungkin ..., aku tidak begitu yakin."



Fabio, dengan ekspresi muram, menjawab pertanyaan Alan.



"Yah, sepertinya dia tidak punya niat untuk kembali ke Kerajaan Brancott, dia bahkan tampaknya tidak tertarik pada Fernand."



Mendengar kata-kata itu, wajah Fernand menjadi lebih sedih.





***





「Oh, sudah selesai, sudah selesai !!! ~~」



Ketika mereka melihat Kaoru yang merentangkan tangannya ke atas, semua orang memiliki pertanyaan serupa di kepala mereka.



「Um, orang yang kamu bicarakan.
Apakah dia benar-benar adikmu? 」(Francette)



Francette menanyakan pertanyaan yang ada di kepala mereka meskipun sebagian dari mereka tahu jawabannya.



「Itu jelas hoax bukan?
Bukankah seharusnya kalian sudah mengenalku.
Tidak ada yang seperti itu. 」(Kaoru)

(((Hmm, Sudah Kuduga!))) (Semua orang)



Semua orang mengerti satu hal, sang Pangeran pasti sudah membuat kaoru sangat kesal sebelumnya.




Sebelumnya              Daftar Isi              Selanjutnya



Post a Comment