Novel Potion-danomi de Ikinobimasu! Bahasa Indonesia chapter 21

Potion-danomi de Ikinobimasu! Chapter 21




* Sudut pandang Kaoru *



Ashil kembali ke bengkel, menceritakan hasil pembicaraan dengan ayahnya ke Kaoru.
Dan ketika Kaoru merasa lega sejenak.
Seorang pelayan keluarga Lyotal datang untuk menyampaikan pesan dari Baron Lyotal.





「Ada seorang utusan dari istana kerajaan. Anda diminta untuk datang. 」(pelayan)



Cepat. Itu jauh lebih awal dari yang diperkirakan!
Biasanya, ketika rumor seperti ini menyebar ke istana kerajaan, mereka mungkin tertawa seperti menonton OVJ.
Ketika beberapa laporan serupa didapat dari beberapa sumber, mereka mungkin percaya kebenarannya dan melaporkannya ke atasan, seharusnya mereka  mempertimbangkan banyak hal sebelum melapor kepada Raja.
Dan bahkan jika Raja mendengarnya, perlu waktu baginya untuk memutuskan apa yang harus dilakukan ...



「Ashil-san, Jika kamu tidak keberatan, silakan pergi dan atur tanggal dan waktunya. Juga, Tolong beri tahu mereka bahwa aku tidak perlu dijemput 」(Kaoru)

「... Aku mengerti」 (Ashil)



Setelah ashil pergi,  Kaoru mulai berpikir.
Tidak baik jika aku mengandalkan orang-orang dari keluarga Lyotal.
Sudah tugas mereka sebagai penghubung dan perantara.
Tetapi masalahnya adalah ini terlalu cepat.
Tidak mengherankan bahwa kerajaan akan bertindak jika rumornya sudah menyebar cukup jauh.
Apakah mereka tidak memeriksa fakta dari rumor itu sama sekali?
Kaoru tidak menduga kalau si ksatria wanita menggunakan potionnya saat pertemuan di istana kerajaan.
Kaoru itu pintar dan selalu berpikir ke depan, tetapi tidak mungkin untuk merencanakan sesuatu dengan tepat kecuali dia mendapatkan informasi yang diperlukan.
Yah, sesuatu, aku harus melakukan sesuatu untuk mengulur lebih banyak waktu ...
Juga, sesuatu untuk mencegah keluarga kerajaan atau bangsawan berpangkat tinggi mendapatkanku.



***



「Kaoru, Ada undangan dari Raja.
Kamu diundang untuk menghadiri pertemuan besok pagi! 」(Ashil)

「Aku mengerti」 (Kaoru)



Saat Ashil kembali ke bengkel, Kaoru sudah memikirkan sebuah rencana.



***Pagi selanjutnya***



(Di depan gerbang belakang istana kerajaan tepat setelah matahari terbit.)

Ada sesosok gadis biasa. Tentu saja, itu Kaoru.
Gerbang depan biasanya dibuka lebih siang, dan gerbang belakang dibuka segera setelah matahari terbit untuk memasok bahan makanan dan mereka yang datang bekerja di istana.
Selain itu, beberapa orang diizinkan keluar masuk di malam hari jika mereka memiliki izin.
Pagi itu kaoru akan mengadakan pertemuan dengan Raja.

Dunia ini tidak memiliki jam yang akurat. Dan tidak mungkin membiarkan raja menunggu.
Karena itu, jika undangan mengatakan 'pagi', masuk akal untuk datang lebih awal dan menunggu di ruang tunggu.
Namun, bagaimanapun juga, saat ini terlalu dini bahkan jika untuk menghadiri pertemuan.

Kaoru datang terlalu cepat.



「Uhm, bisakah kamu membiarkan aku lewat ...」 (Kaoru)



* Sudut pandang Penjaga gerbang *



Seorang gadis biasa berkata demikian kepada penjaga gerbang. Tidak peduli bagaimana kau melihatnya, dia hanyalah orang biasa.



「Oh, apa kamu punya izin masuk?」 (Penjaga Gerbang)

「Aku tidak memilikinya, tapi ...
apakah aku tiba agak terlalu pagi ... 」(Kaoru)

「Baiklah, kalau gitu apa kamu punya undangan pertemuan?」 (Penjaga Gerbang)



Di negara ini, bahkan orang biasa bisa menghadiri pertemuan dengan raja atau menteri.
Namun, orang biasa itu harus melewati banyak pemeriksaan terlebih dahulu dan survei identitas yang merepotkan, dll.
Jika orang biasa itu adalah kepala desa di suatu tempat, ia mungkin memiliki satu dari beberapa ratus kesempatan untuk benar-benar bertemu dengan raja.
Dan kepala desa itu juga harus memiliki masalah penting untuk dilaporkan yang mungkin melibatkan keberadaan desa atau semacamnya.
Raja dan menteri benar-benar sibuk.
Ngomong-ngomong, wanita muda dan cantik lebih mudah untuk masuk, bahkan penjaga gerbang atau petugas masih bermain-main dengan gadis cantik.
Meskipun gadis ini hanya seorang anak kecil, dia tetaplah seorang gadis yang cantik.
(TN: Jujur saya aga kurang suka translate kalimat kek ginian)


「... Aku juga tidak memilikinya」 (Kaoru)

「Kamu pikir bisa masuk istana tanpa izin?
Lagipula, apa yang kamu rencanakan dengan pertemuan di istana kerajaan?  (Penjaga gerbang)

「Yah, aku berpikir untuk melihat Raja ...」 (Kaoru)

「Tapi kamu tidak ada izin, kan?」 (penjaga gerbang)

「Ya, aku  tidak punya apa-apa ...」 (Kaoru)



Aku tercengang. Apakah gadis ini kepalanya baik-baik saja?
Namun, dia adalah gadis yang sangat imut.



(Bukankah ini bagus?) (Pikir penjaga gerbang)


Aku  mungkin bisa melakukan ini.



「Nona, jika kamu tidak memiliki izin, kamu tidak dapat memasuki istana kerajaan, kamu juga tidak bisa bertemu raja,」 (penjaga gerbang)

「Tapi, itu akan menjadi masalah ...」 (Kaoru)

(Asek...Asek...) (Pikir penjaga gerbang)

「Tapi, jika kamu memberiku uang,aku  bisa mengaturnya ...」 (Penjaga gerbang)



Tentu saja, seorang penjaga gerbang tidak memiliki wewenang seperti itu.



「Yah, tapi aku tidak punya uang ...」 (Kaoru)

(Aku tahu itu,kelihatan sekali, ...) (Pikir penjaga gerbang)

「Mau bagaimana lagi...
Aku akan berganti shift sebentar lagi, kita dapat melakukan pembicaraan pribadi di suatu tempat.
Jika kamu bisa memuaskanku,  aku bisa memberikan alasan yang bagus  dan membantumu bertemu Raja 」(Penjaga gerbang)

「Eh, apakah itu berarti ...」 (Kaoru)



Gadis itu memegang kedua tangannya ke dadanya dan menatapku dengan mata marah.

「Tidak, aku tidak akan melakukan ... hal seperti itu ...」 (Kaoru)

「Ayolah, ini bukan masalah besar.
Jika kamu ikut denganku sebentar, aku akan mencoba membantumu untuk bertemu raja! 」(Penjaga Gerbang)



Aku semakin dekat dengan gadis itu dan mencoba untuk memegangnya.



「Tidak, Aku tidak perlu belas kasihan darimu!!
Aku tidak akan pernah mau masuk ke  istana kerajaan ini!
Aku tidak mau bertemu dengan Raja, aku tidak akan mendengarkan pejabat negara ini dan para bangsawan lagi.
Aku bersumpah atas nama dewi Celes! 」(Kaoru)



Kaoru berteriak keras dan melarikan diri.



「Ohh, sayang sekali.
Yah, itu hanya berhasil sekali dalam belasan kali percobaan.
Sayang sekali, padahal dia adalah gadis yang imut! 」(Penjaga Gerbang)



Ini adalah hal yang biasa, penjaga gerbang tidak peduli bahwa kata terakhir Kaoru agak tidak wajar.



*** Bengkel Maiyaru ***



Ashil yang tinggal di rumah orang tuanya tadi malam datang ke bengkel sedikit terlambat.
Karena mereka biasa begadang semalaman, tidak ada yang peduli dengan jam kerja.



「Oh, Ashil-san, Selamat Pagi」 (Kaoru)

「Oh, selamat pagi, Kaoru ...
... Bukan itu masalahnya!
... kenapa kamu masih di sini? 」(Ashil)



Ashil menjerit.



「Bukankah kamu pergi ke istana kerajaan pagi inj?」 (Ashil)



Ashil gemetar ketika dia bertanya.



「Ah, aku sudah pergi ke Kastil Raja, tetapi penjaga gerbang menghentikanku jadi aku tidak bisa masuk.
『Jika aku ingin masuk aku harus membayar uang atau membiarkanku pergi bersamanya』 katanya
Jadi aku memberitahunya, 'Aku tidak akan pernah memasuki Istana Kerajaan, aku tidak mau bertemu dengan Raja, aku tidak akan mendengarkan pejabat negara ini dan para bangsawan lagi. Aku bersumpah atas nama dewi Celes 』!」 (Kaoru)

Asil hampir pingsan.
Setelah itu, dia dengan panik berlari ke keluarga Lyotal dengan putus asa.



***



Raja dan anggota menteri yang menyelesaikan pertemuan pagi langsung menuju ke aula kota.
Kemudian, semua orang duduk, menunggu 「Malaikat Dewi」 dengan wajah tegang.
Lagi pula, sudah 53 tahun sejak terakhir kali dewi Celestine menunjukkan wujudnya.
Setelah itu, para pendeta besar kadang-kadang mengumumkan bahwa Kuil Agung dari n
Negara suci Rueda telah menerima 「Oracle」 beberapa waktu.

Tetapi isi dari 「Oraclr」 itu hanya menguntungkan tempat suci dan kuil.
Tidak ada sosok dewi, hanya pendeta besar dari kuil negara suci mengatakan demikian.
Raja tidak percaya, dan tidak banyak orang yang percaya.
Dan kali ini, kita telah menyaksikan kunjungan dewi dari dunia lain yang merupakan teman dewi Celestine. Dan hanya 2 hari sebelum kita mendapati berita tentang munculnya malaikat.

Apakah ini kebetulan bahwa keduanya terlibat dengan Kerajaan Balmoa?
Sang Dewi ada di negara tetangga, tetapi dia hanya membantu orang-orang Kerajaan Balmoa.
Dan Malaikat itu terlihat seperti dari negara lain juga.
Kami tidak tahu dari mana asalnya, tetapi saat ini ia tinggal di Kerajaan Balmoa.
Apakah pertanda dari Celestine-sama? Apakah ada oracle baru? Apakah ini ramalan bencana?
Semua orang tidak bisa mengatakan apapun dan menjadi gugup.

…dia terlambat.

Sudah beberapa puluh menit sejak raja tiba di kursi dan mempersiapkan dirinya.
Mustahil membuat raja menunggu.
Ketika ruangan menjadi berisik, sebuah laporan tiba.

「Gadis itu belum datang」 (Kepala Penjaga)



Mustahil!
Mengabaikan undangan raja untuk menghadiri pertemuan!
Tidak peduli siapapun gadis itu, itu tidak bisa diterima.
Sementara penonton yang berangsur-angsur menjadi berisik.
Tentara lain panik berlari.



「Baron Lyotard ingin segera bertemu dengan Raja!
Dia mengatakan bahwa ada laporan penting yang sangat penting tentang pertemuan dengan gadis itu! 」(Tentara)

「Bawa dia kesini!」 (Raja)



Raja juga sudah tidak sabar.



「Yang Mulia, saya datang untuk melaporkan ...
Gadis itu diminta uang atau menawarkan tubuhnya oleh penjaga gerbang, jadi dia kembali ke rumah tanpa memasuki istana ... 」(Lyotal)

「Siapa yang melakukan hal seperti itu ...」 (Raja)

'Pada saat itu, dia juga bersumpah atas nama dewi bahwa
Dia tidak akan sudi memasuki istana kerajaan!
Dia tidak akan bertemu dengan Raja juga tidak akan mendengarkan pejabat negara ini dan bangsawan lagi ... 」(Lyotal)

「Bagaimana hal seperti itu bisa terjadi」 (Raja)



Semua orang yang hadir terkejut atau putus asa.



「Amoros, apa artinya ini?」 (Raja)



Raja menanyai orang yang bertanggung jawab untuk menyambut tamu.



「Ya, aku telah menginstruksikan mereka yang bertanggung jawab atas gerbang utama hari ini. Mereka akan menyambut dan membimbing tamu itu. Jika ada gadis bangsawan dari negara lain masuk! Tapi tidak ada gadis seperti itu yang datang pagi ini! 」(Amoros)

「... Jadi itu artinya, gadis itu datang dari gerbang belakang pagi-pagi dan bahkan sebelum penjaga gerbang berganti shift hari ini.
Selanjutnya, dia datang sebagai orang biasa?
... Lyotal, mengapa dia melakukan itu? 」(Raja)

Menjawab pertanyaan raja, Baron menceritakan apa yang dia dengar dari putranya.



「Ya, karena gadis bernama Kaoru telah meninggalkan negara dan nama keluarganya, dia tidak lagi memiliki hubungan dengan tanah airnya.
Dia ingin hidup sebagai orang biasa di negara ini, wajar jika dia sekarang hanya warga biasal.
Saat dia berada di pestaku kemarin, dia meminjam gaun dari kenalannya sehingga dia tidak dicurigai saat ditempat itu ... 」(Lyotal)

「... Ini salahku karena aku tidak tahu kalau gadis itu bukan bangsawan dari negara lain.
Saya pikir dia akan datang melalui gerbang utama dengan kereta kuda, saya telah menginstruksikan sejumlah tentara tetapi saya seharusnya meminta seseorang memandunya langsung ... 」(Kepala Penjaga)



Akan sangat kejam untuk menyalahkan orang yang bertanggung jawab atas hal ini.
Raja memberi tahu semua  hadirin soal itu dan tidak memberikan hukuman bagi orang yang bertanggung jawab.
Namun, dengan ini, gadis itu tidak bisa lagi dipanggil ke istana kerajaan. Dia juga tidak akan mendengar apa pun dari raja, keluarga kerajaan, menteri, dllnya
Sekarang, apa yang harus kulakukan ...

Dan sang Raja Merasa Sakit kepala memikirkannya.


Sebelumnya            Daftar Isi            Selanjutnya

Post a Comment