Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia chapter 7



Chapter 7  Bayangan yang Merayap



- Jalan menuju Ibukota Kerajaan Cahaya Suci

(Inikah yang namanya mandi ...!?)

Aku terus menerus dikejutkan setelah memasuki Markas.

Hal pertama yang dia perhatikan adalah perbedaan kekokohan bangunan ini dibanding rumah di desanya. Misalnya, jika beruang atau babi hutan menyerang kesini, bukankah itu tidak akan berdampak sama-sekali pada dinding ini?
Dia merasa bahwa tempat ini tidak akan runtuh bahkan jika diserang Monster Ganas.

Bagian dalam markas bahkan dilengkapi dengan tempat tidur dan dapur, dan dia akhirnya bisa merasakan kehidupan manusia yang layak.

Di rumah lamanya, yang terbaik yang bisa dia lakukan adalah meletakkan kain lusuh di atas jerami dan tidur di atasnya.
Dibandingkan dengan itu, tempat ini terasa seperti surga.

(Dan hal terpenting, apa apaan pemandian ini—!)

Kata Maou-sama, ini disebut "drum Mandi."
Anehnya, Drum itu diisi "air panas" di dalamnya! Melihat kamar mandi itu, dia bergetar saat memikirkan kemewahan yang tak bisa dipercaya ini.

(Tapi, Maou-sama meminta maaf karena suatu alasan ...)

Tepatnya, dia bilang, "Maaf, Markas ini adalah yang terbaik yang bisa kubuat saat inu," atau begitulah pikirnya. Jujur, dia tidak begitu mengerti apa maksudnya.
Hanya saja jika ini adalah "yang terbaik," itu sudah lebih dari cukup; dia tidak bisa membayangkan sesuatu yang lebih mewah dari ini.

(Aku ingin tahu dari mana Maou-sama  berasal? Awalnya kupikir dia datang dari Neraka, tapi ...)

AKU juga sedikit tertarik pada "Kerajaan Agung" yang dia bicarakan saat dia mabuk.
Mungkin itu adalah kampung halamannya Maou-sama.
Sambil memikirkan hal itu, dia mendengar suara Raja iblis dari balik pintu.

"Maaf jika itu sempit. Tapi tunggu saja – nanti, aku akan membuatkan Onsen terbaek untukmu "

Setelah mengatakan itu, Raja iblis pergi bersama dengan suara langkah kakinya.
Kata-kata Raja iblis sulit dipahami ... mungkin jika AKU lebih pintar, dia akan bisa mengerti, tapi itu mungkin permintaan yang berlebihan.

(Bagaimanapun, AKU bertanya-tanya apa itu On...se..in?)

AKU menikmati mandi di drum, sambil memikirkan pertanyaan itu-
Benar-benar suasana yang damai.

Di samping itu -

Raja iblis berbaring di tempat tidur dan menatap langit malam melalui jendela.

(Jadi dunia ini memiliki bulan juga ...)

Jika dia tetap seperti ini untuk sementara waktu, dia mungkin akan sadar.
Sudah lama sejak dia datang ke dunia ini, dan sepertinya dia tidak bisa kembali ke dunia asalnya secara otomatis.

(Aku ingin tahu apakah aku bisa kembali jika mendapatkan kembali semua hak istimewa admin ...?)

Paling tidak, hak istimewa admin adalah fitur yang ada dalam GAME, jadi tidak ada perintah seperti "kembali ke dunia asal."
Jika dia benar-benar dipanggil oleh patung seperti dewa jahat itu, bukankah stu-satunya cara adalah menemukan patung lain dan meminta untuk mengembalikannya ke dunia asal?

(Masalah terbesarnya adalah jika aku bisa kembali, seberapa besar perbedaan waktu antara dunia asalku dan dunia ini?)

Tidak ada masalah jika dia bisa kembali ke waktu dan tempat yang sama ketika dia dipanggil.
Tetapi, jika aliran waktu di sini dan di dunia aslinya sama, maka itu akan berakibat fatal.

Jika dia kembali, misalkan, sebulan dari sekarang, dia akan dianggap sebagai orang hilang, dan itu akan menjadi kekacauan besar. Tidak mungkin dia bisa menggunakan alasan seperti, "Aku pergi ke dunia lain, teehee."
Dia akan disekap di rumah sakit dengan kamar berjendela besi.
(TN: Rumah sakit jiwa :v)

(Untuk saat ini, apakah aku harus mencoba mendapatkan kembali semua hak istimewa admin?)

Masih belum jelas syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kembali mereka.
Jika dia hanya memerlukan SP, itu bisa dibeli dengan uang atau mengumpulkan item.
Bagaimanapun, tidak ada terjadi jika dia hanya bengong saja. Sebaliknya, akan lebih berfaedah jika menganggap ini sebagai liburan dan menikmatinya.

(Bahkan jika aku kembali, aku hanya akan menjalani hari-hari membosankan itu lagi ...)

"Maou-sama Drum mandi ini luar biasa! ”

Mendengar itu, Kunai tidak bisa menahan tawanya.
Ini bukanlah jaman perang, jadi mengagumi drum mandi itu adalah sesuatu yang luar biasa.
Dia tidak tahu takdir seperti apa yang membuat mereka bepergian bersama, tapi ... saat dia mendapatkan kembali hak adminnya, tidak akan buruk jika aku membuat anak ini terkejut akan berbagai hal.
Sepertinya AKU tidak menjalani hidup yang bahagia sebelumnya.

(Penginapan onsen ... Kurasa aku mungkin juga harus membuat lagi “ Nightless Castle.")

Nightless Castle - area terakhir dari GAME di mana "Kunai Hakuto" dan semua bawahannya berada.
Itu adalah tempat di mana hanya beberapa orang terpilih dari Kumpulan VIP diundang untuk menikmati GAME secara realtime.

Sebuah benteng  tak tertembus dengan garis pertahanan terakhir yang dijaga oleh para bawahan terbaiknya beserta 2000 tentara.
Itu adalah benteng dengan teknologi tertinggi Kekaisaran Agung. Jika dia menunjukkan itu ke AKU - reaksi apa yang akan dibuatnya?

Itu adalah tempat berlumuran darah yang terus menerus menelan banyak pemain selama lebih dari sepuluh tahun, tetapi jika dia memiliki Nightless Castle sekarang, dia jamin keamanannya akan sempurna.
Bagaimanapun, tempat itu hanya pernah ditembus sekali di masa lalu.
Dan jika bawahannya bisa disummon ke dunia ini, jangkauan efeknya akan sangat meningkat.

"Maou-sama, hari ini pun aku juga mandi pakai sabun. "

"Mmm ... Aromamu sangat wangi."

"Benarkah? Heheh ... "

AKU tersenyum bahagia dan kemudian merangkak ke tempat tidur.
Mungkin karena rambut pirangnya itu, Kunai merasa seolah-olah dia dipeluk oleh anak kucing yang berbulu lembut.

"Kamu, apa kamu berencana tidur denganku?"

"Tidak boleh...?"

“Kamu sepertinya menganggapku seorang ayah, tapi aku harus memberitahumu sesuatu yang sangat penting - paham, aku masih berusia seorang 'Onii-san' . Aku akan mengatakannya lagi; aku bukanlah seorang ayah. "

"Maou-sama, aku mengerti apa yang kamu katakan. "

Dengan itu, raja iblis membuat usaha yang sia-sia dan malam pun berlalu.


■ □ ■ □


Beberapa Hari Kemudian – Di suatu Pegunungan – Kerajaan Cahaya Suci

Sekitar 40 bandit berjaga di sekitar pegunungan.
Mereka memperoleh informasi bahwa kereta gadis suci akan melewati jalur gunung. Tidak mungkin mereka bisa melewatkan kesempatan berlian itu, jadi mereka bersiap untuk melakukan serangan.

Di daerah ini, kelompok mereka disebut Mole, dan mereka sangat ditakuti.

Mereka tidak pandang bulu terhadap mangsa mereka.
Tidak peduli seberapa lemah atau kuat lawan mereka, mereka tetap akan mengeroyoknya.
Karena itu, mereka kadang-kadang kalah tawuran, tetapi jumlah anggotanya malah meningkat bukannya menurun. Yang menunjukkan bahwa situasi negara itu sangat kacau.

Ketuanya yang ceroboh itu sedang duduk santai di atas tunggul pohon dan memandangi kaki gunung.
Dia sudah jadi bandit saat masih boejang, sekarang dia adalah ketua bandit yang terkenal di daerah itu. Dia sudah berusia 51 tahun, tetapi tubuh itu masihlah sekuat masa jayanya.
Saat dia dengan santai memiringkan botol alkoholnya, dia melihat sesosok penampakan di kaki gunung.

—Itu bukan mangsa yang mereka incar.

Dia bisa langsung tahu, tetapi ide lain muncul di benaknya.
Melihat dua orang itu berlajan tanpa kereta melintasi jalur gunung yang panjang ini.

—Mungkin saja itu jebakan.

Mungkin saja itu  umpan, saat mereka terpancing, pasukan utama akan datang dari belakang -
Dan saat mereka bisa menyadarinya, mereka sudah di kepung dan terpaksa melarikan diri. Itu sesekali terjadi.
Dia akhirnya bisa memahami alasan gadis suci datang kemari— gadis suci itu berencana untuk memancing mereka keluar dan menghabisinya.

"... Heh, kita sudah diremehkan."

"Ketua, apa yang akan kamu lakukan terhadap mereka berdua?"

"Bunuh mereka. Lalu kita akan mundur sebelum pasukan utama datang. "

Mungkin karena sudah pengalamannya dalam profesi ini, Ketua bisa cepat mengambil keputusan.
Dia tidak punya waktu untuk banyak berpikir; jika kau tidak bertindak, kau akan mati. Ada banyak yang ragu-ragu pada saat-saat penting dan mati karenanya.
Anak buahnya mulai bergerak diam-diam dan memasangkan panah ke busur mereka.
Kemudian mereka secara bersamaan menembakkan panahnya – itu adalah tindakan tanpa ragu untuk membunuh.

■ □ ■ □

(Lemah…)

Raja iblis menghela nafas sambil melihat panah yang mendekat.
Para bandit tidak bisa menghapus kehadiran mereka, dan yang digunakannya hanya panah biasa.

—Mereka bahkan tidak menggunakan skill apapun.

Jika ini GAME, maka akan ada skill dipasang seperti << Early Summer Rain Strike >> yang akan menyebabkan puluhan kematian instan oleh serangan panah dari langit. Dari sudut pandang raja iblis, mereka menembakkan panah itu seolah-olah tidak suka dengan orang yang melewati mereka.

(Haruskah aku menghadapinya langsung—?)

Raja iblis mengambil keputusan dan memutuskan untuk membiarkan panah itu menyerangnya.
Dia mungkin ingin tahu berapa banyak damage yang akan dia terima. Setelah bertemu iblis itu, tidak ada musuh lain, jadi dia tidak punya kesempatan untuk bereksperimen.
Ini adalah kesempatan yang sempurna.

Untuk jaga-jaga, raja iblis telah mematikan fungsi auto-intercept dan auto-counter.
Dia tidak yakin apa pemicu skill itu, jadi dia tidak bisa memercayai mereka.

Jika dia tidak siap, dia mungkin secara tidak sengaja menyebabkan serangan balik yang fatal walaupun serangan mereka tidak berbahaya. Mungkin tidak ada masalah jika lawannya adalah monster, tetapi jika diarahkan pada manusia, itu pasti akan menyebabkan masalah.

"AKU, mundurlah."

"... Hah?"

Di mata raja iblis, panah yang terbang ke arah mereka tampak seolah-olah telah berhenti.
Tapi itu sudah biasa— di GAME, dia bisa menghindari peluru machine gun dan bisa menghindari tembakan AWM.
Saat hampir mengenainya, terdengar suara elektronik lembut dan anak panah itu terhenti kemudian jatuh ke tanah.

"Begitu, levelnya dibawah 30 ... serangan gak guna."

Karena sistem dalam GAME, hanya pemain yang di atas level 30 yang bisa menggores raja iblis, si Last Boss. Pemain yang berlevel lebih rendah dari itu tidak punya hak untuk menghadapinya.

Bahkan pemain berlevel maksimal pun tidak akan mampu menghadapi raja iblis secara langsung - sesuai julukannya sebagai Last Boss RPG, dia hampir tidak menerima damage kecuali mereka menggunakan banyak item, dan staminanya ga masuk akal.

"Mencoba membunuh seseorang, tetapi kamu hanya duduk disana dan melihat -?"

Merespon ucapan raja iblis, para bandit akhirnya menunjukkan diri.
Wajah mereka semua menunjukkan ekspresi kaget dan bingung.

"Kamu, apa yang kamu lakukan ... apa kamu seorang penyihir !?"

"Jangan terburu-buru. Begitu seorang penyihir kehabisan MP, mereka hanyalah macan yang jinak. "

"Begitu, macan jinak, ya ... itu julukan yang bagus."

Meskipun mereka berada dalam situasi kritis, ekspresi raja iblis itu terlihat tenang.
Dia mendengar AKU mengucapkan kata "Sihir" , tetapi karena AKU tidak tahu bentuknya, sepertinya itu masih belum berkembang.

"Jika kamu punya seorang penyhir, panggil dia, aku ingin dia mencoba sihirnya padaku."

Para bandit menunjukkan kegelisahan mendengar kata-kata itu.
Itu tidak seperti dia meremehkan  mereka - entah bagaimana, seolah-olah dia sedang melakukan eksperimen kepada beberapa serangga.
Akhirnya, karena tidak tahan, si ketua menampakkan diri dengan jenggotnya yang bergoyang.

"Hei, banyak bacot kau pak tua."

"Siapa yang sudah tua -!"

Raja iblis secara refleks berteriak.
Tapi, tidak peduli bagaimana dia mencoba mengabaikannya, penampilan luarnya jelas tidak seperti orang muda. Si ketua terkejut dan tenggelam dalam keheningan; gunung itu diliputi suasana canggung.

"Aku adalah ketua Mole, Oh NGohl. Siapa kamu?"

“Own Goal?” 

Oh NGohl! Jangan menyebutkannya dengan cara yang aneh! "

"... Dan, apa yang diinginkan Tuan Pencetak Goal-di Gawang-Timnya Sendiri dariku?"
(TN: tulisan englishnya Mr.Scores-Against-His-Own-Team)

“Siapa yang mencetak gol di gawang timnya sendiri? Apa ada yang salah dengan telingamu! ”

Itu adalah perdebatan buruk antara om-om.
Saat ketika ketua sedang marah, para bandit turun dari gunung satu per satu dan mengepung keduanya.

"M, Maou-sama! Berbahaya ... Ayo kabur! "

AKU, yang kulitnya yang bersinar karena mandi drum selama beberapa hari terakhir, berteriak.
Sungguh, Loli yang sedang masa pertumbuhan – makhluk yang sangat bersinar dibanding om-om kotor di sekitarnya.

"Apa ... Raja iblis ...? Pak tua, bukankah bocah itu memanggilmu dengan sebutan yang berlebihan? "

Salah satu bandit tertawa terbahak-bahak, dan beberapa pria di sekitarnya juga bertepuk tangan dan tertawa terbahak-bahak.
Tanda marah muncul di jidat raja iblis, tapi wajar saja jika mereka tertawa mendengar itu.
Bagi orang lain, ia seperti "bermain raja iblis, dengan usianya itu." Satu kesalahan mereka yaitu bahwa lelaki itu benar-benar seorang "raja iblis."

"Baiklah kalau begitu, semuanya ... Ayo kita bermain—"

Dengan kata-kata itu, raja iblis memberi orang pertama yang tertawa "jentikan" di jidatnya.
Pria itu melesat seakan dihantam angin kencang, terpental beberapa kali, dan jatuh dengan cara yang tidak sedap dipandang.
Ketika dia mendarat, tubuh pria itu kejang beberapa kali, dan kemudian dia pingsan.

"Hei, giliranmu sekarang— Oh? Kau tidak bisa bangun? Sayang sekali, kalau begitu otomatis aku yang menang. "

Raja iblis menunjukkan senyum arogan dan melihat sekeliling pada bandit.
Mereka semua terdiam membisu tetapi akhirnya pulih dan mulai membuat keributan. Melihat, raja iblis mulai tertawa.

"Seperti yang diharapkan dari kelompok yang dipimpin oleh seseorang bernama Gol bunuh diri.’ Kukira kau salah memasukkan bola ke gawangmu sendiri? "

"Jangan main-main denganku! Bajingan, apa yang kau lakukan! ”

"Bajingan ini pasti memiliki semacam sihir yang tersembunyi di jarinya!"

"Maksudmu sihir ini?"

Para bandit memandang ke arah suara itu setelah mereka mendengar kata-kata itu.
Itu hanya sesaat setelah mereka menatap ketika teriakan demi teriakan bergema di sekitar pegunungan.
Cahaya keemasan mengalir keluar dari pemilik suara itu dan tubuh bandit itu terkoyak.


□ □ ■ ■ □ ■ ■ □ □


Database telah diupdate.

“Attribute Skill”
Dapat dilakukan setelah serangan pertama.
SKILL PERTAMA ―― SKILL KEDUA ―― SKILL KETIGA - serangan terhubung yang membuat kombo neraka. Dengan kekuatan serangan Kunai, jika dia bisa mengkombo Ketiga skill itu, bahkan iblis elit pun akan lari menangis.

Meskipun kuat di GAME, mereka mengorbankan banyak senjata, jadi mereka juga pedang bermata dua.
Jika senjata yang digunakan adalah senapan, arena akan sepenuhnya dikosongkan.
Ketika arena perang memanas, jika jarang jika terbunuh saat sedang reload.
Senjata yang dipakai Kunai adalah item khusus NPC, dan jumlahnya tidak terbatas.



Sebelumnya          Daftar Isi          Selanjutnya

Post a Comment