Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia chapter 11






Chapter 11    Golden Luna

"Aku menemukanmu! Raja Iblis!"

Para pengunjung restoran kaget mendengar teriakan Luna.

Ini agak merepotkan ... mengingat dia menyelinap keluar istana tanpa mengatakan apa pun pada kakaknya demi misi memusnahkan raja iblis.

Jika dia membuat keributan, informasi itu mungkin akan sampai ke ibukota suci. Jika itu terjadi, tidak bisa dipungkiri akan menjadi masalah besar ...

"Hmm, apakah menendang pintu dianggap sopan di Negara ini?"


Mendengar kata-kata raja iblis, dia merasa seolah-olah pembuluh darah di kepalanya mau pecah.

Orang yang duduk di meja itu sudah pasti mereka yang ditemuinya beberapa hari yang lalu, tetapi mereka mengenakan pakaian yang terlihat sangat mahal. Mungkinkah dompetnya yang hilang itu ...

"Itu kamu ... jadi kau yang mengambil uangku!"

“Mengganggu orang makan, lalu menuduh seseorang sebagai pencuri? Aku mulai meragukan negara ini.”

"Jangan main-main denganku! Itu adalah uang tabunganku! ”

"Bukankah tidak seperti  uang itu didapat dari keringat dan air matamu sendiri? Jika petinggi Negara bersikap seperti ini, tidak heran jika keamanan Negara ini rendah. Seharusnya kamu mendengarkan pendapat orang lain dulu! "

Raja iblis mengubah topik pembicaraan - berusaha menutupi fakta bahwa dia mengambil uangnya.

Mendengar raja iblis yang ngeles, Luna bergetar mencengkeram erat tangannya.

Raja iblis mengalihkan pandangan darinya dan melihat ke arah lain.

“Kembalikan uangku ...! Lalu matilah! "

“Menfitnah dan mencaci seseorang ? Gadis Suci memang menakutkan. ”

"Bacot..diam! baka! Mesum! Maling! Mati!"

“Daripada ngoceh ga jelas, bagaimana kalau kamu duduk dulu? Apa kau lupa kalau ini adalah tempat makan? "

Mendengar kata-kata raja iblis, Luna sadar kalau orang-orang di sekitar mereka terganggu.

Kenapa, kenapa dia terlihat seperti pihak yang salah ...

Raja iblis ini - dia melibatkan orang-orang di sekitar mereka untuk memutarbalikkan fakta.

"Siapa yang mau menurutimu—"

"Kamu— apakah kau ingin didisiplinkan lagi?"

Tatapan tajam raja iblis itu membuatnya tersentak.

Ketika raja iblis mengangkat tangan kanannya dengan santai, terasa seperti sengatan listrik menyengat punggung dan jantungnya berdetak kencang.

(Tidak mungkin ... apa ini ...)
(TN:Yang namanya Cinta…?)

Wajahnya memerah semerah apel, dan napasnya menjadi sesak.

Akhirnya dia dijinakkan, lalu duduk dengan sopan.

"Bagus kalau kamu mengerti. Semuanya, maaf atas gangguan ini - meskipun tidak banyak, tolong terimalah permintaan maafku. "

Raja iblis membungkuk dengan anggun lalu memesan satu botol anggur untuk tiap meja. Mendengar itu, sorakan bahagia terdengar di seluruh restoran.

Anggur yang disajikan jelas tidak murah.

Raja iblis tersenyum lembut melambaikan tangannya ke semua orang, mengangkat gadis itu dari lantai, dan membawanya ke kursi.

Kenapa ... bagaimana ..bisa jadi begini ...?

Sebelum dia menyadarinya, makanan yang dipesan oleh tuan iblis sudah disajikan di hadapannya, dan mereka memulai makan malam.

"Ini traktiranku — makanlah sebanyak yang kamu mau."

“Bakaa! Akulah yang mentraktirmu! ”

"Hmm, Yah - kurasa itu benar juga."

Raja iblis tertawa riang - dan hati si gadis berdegup kencang melihat ekspresinya.

Raja iblis mesum ini, mungkinkah dia menggunakan semacam sihir aneh ...!




“Um, gadis suci-sama, maafkan kami! Maou-sama bukanlah orang jahat! "

"Apa kamu bodoh? Tidak mungkin ada yang namanya raja iblis yang baik! "

Luna terus menyuapkan daging dan salad ke mulutnya sambil berteriak.

Sepertinya dia kelaparan.

Sambil mengamatinya, raja iblis berpikir ...

(Sungguh ... siapa sebenarnya gadis suci ini? Lalu siapa Kherub itu?)

Kenapa item dan hak admin GAME bisa digunakan di dunia ini?

Ada terlalu banyak hal yang tidak diketahui.

Apakah itu hanya karena dia adalah "Kunai Hakuto?"

Atau apakah itu karena dia adalah administrator GAME? Mempertimbangkan pertanyaan akan diajukan kepada gadis suci, pertama-tama ia memasang item di bawah meja.

Memasukkan tangannya ke dalam ruang hitam, dia mengeluarkan sebuah mesin kecil.

Ini adalah item yang disebut <Whisper>> yang digunakan untuk menyamarkan percakapan agar tidak bisa didengar orang lain.

Di GAME,  <<Whisper>> digunakan untuk mencegah pemain lain menguping percakapan kita, tetapi seiring perkembangan internet, <<Whisper>> jadi jadul dan akhirnya tidak terpakai lagi di GAME.

(saat situasi ini yang paling pas ... "No. 19 Keramaian Restoran Keluarga" .)

Ketika perangkat itu dinyalakan, suara mereka tersamarkan seperti suasana restoran bagaikan dikelilingi oleh pembatas suara. Senang melihat item itu bisa berguna.

Semuanya sudah beres—

"Kamu kalo tidak salah, Luna. Ada beberapa hal yang ingin kutanyakan mumpung ada kesempatan. "

"A, ada apa ..."

Kenapa dia begitu waspada? Tidak, mengingat kembali apa yang sudah dilakukannya, mungkin itu hal yang wajar.

Meskipun tidak direncanakan, tapi ini kesempatan yang sempurna untuk mewawancarai tokoh penting negara ini. Dia harus menanyakan banyak hal padanya.

"Luna, apakah kamu pernah mendengar negara bernama Jepang atau Amerika?"

"Hah? Apa itu? Dan jangan panggil aku dengan nama. "

Tatapan mata merah muda itu seperti mengancam.

Itu mengingatkannya pada chihuahua.

"kalau gitu, apa kamu pernah mendengar kata-kata: GAME , kekaisaran Agung atau internet?"

"Apa yang kau bicarakan? Apakah kau bodoh? Mati sana. "

(Nih loli ampas banget ...)

AKU akhirnya tenang dan mulai menyuapkan makanan ke mulutnya sedikit demi sedikit, membuat ekspresi bahagia. Entah kenapa melihat ekspresi AKU membuat pikiran menjadi tenang.

Terlihat begitu indah sampai sulit membayangkan bahwa dia adalah bentuk kehidupan yang sama dengan chihuahua di depannya.

"Rambut Pink – apa itu Kherub?"

"A, siapa yang rambut pink ?! Kamu pikir aku ini apa !? ”

"Chihuahua, cepat dan katakan padaku. Tidak sepertimu, bagiku waktu sangat berharga. "

“W, Waktuku juga sangat berharga! Dan apa itu chihuahua! "

Sementara raja iblis menenangkan Luna, dia perlahan menanyainya.

Apa yang dia jelaskan soal Kherub tidak jauh berbeda dari apa yang dia dengar dari AKU.

Meskipun sepertinya masih ada dua malaikat lagi.

Ada Kherub yang lenyap setelah menyegel raja iblis. Yang lainnya dipanggil Thrones dan Seraph, tetapi sudah lama mereka tidak muncul.

(Tiga malaikat, ya ... Begitu, aku benar-benar tidak mengerti.)

Konsep-konsep Barat atau hal-hal semacam itu tidak menarik baginya, jadi dia benar-benar tidak bisa memahami itu.

Haruskah dia bertanya padanya soal patung itu? Mungkin saja dia tahu sesuatu tentang itu.

"Apakah kamu tahu sesuatu tentang 'patung' yang diletakkan di Kuil Keinginan?"

Wajah Luna sedikit berkerut.

Jadi dia memang tahu sesuatu.

"Ada beberapa orang yang salah paham dan mengatakan bahwa itu adalah utusan dewa ... Aku yakin mereka akan mendapatkan hukuman ilahi."

"Itu ... adalah Utusan ...?"

Kalau tidak salah patung itu mengatakan kalau awalnya ia memiliki penampilan nan suci.

Meski begitu, dia tidak bisa berbuat apa-apa. Apakah itu yang disebut malaikat jatuh?

Jika itu adalah game R-18, mungkin judulnya adalah" Indignity of the Angel Statue ~Defiled by My Meat Rod ~".
(TN: bagi yang penasaran judulnya dalam indo :”Patung malaikat yang ternodai oleh tongkat dagingku”)

"Apa isi ajaran Kherub yang kamu yakini itu?"

"Oh, jadi bahkan raja iblis sepertimu ingin meminta ajaran pada Dewa Kherub kami?"

Luna sedikit tersenyum dan mulai berbicara dengan bangga.

Meski begitu, penjelasannya lebih seperti seminar daripada khotbah. Bekerja keras, tingkatkan kekuatanmu, mengatasi rintangan. Malaikat menyukai dia yang taat, memberikan kekuatan dan perlindungan ilahi – ajarannya normal saja.

Yah, tidak ada yang salah dari perkataannya.

"Dengan kata lain, wajar saja jika ada perbedaan derajat antar wilayah."

Segala sesuatunya akan berubah sesuai dengan usahamu.

Akibatnya, kekayaan dan kejayaan diberikan pada mereka yang bekerja keras, dan mereka yang malas akan tetap miskin. Melihat kondisi AKU, aku tahu itu tidak sepenuhnya benar.

“Jika kamu mengatakan perbedaan dalam berusaha menghasilkan perbedaan kekayaan, maka itulah masalahnya. Padahal, aku selalu bekerja keras. "

"Ku, kudengar ... gadis suci itu dipilih dari panti asuhan karena bakatnya ..."

"... Itu sudah lama berlalu.”

Ketertarikan raja iblis itu sedikit terusik mendengar tanggapan AKU.

Jika cerita itu benar, maka dia pasti bisa mencapai puncak dengan kekuatannya sendiri. Mungkin itu sebabnya dia mengabdikan diri pada ajaran-ajaran itu.

Tidak, sebagai yang terpilih, dia telah "mempelajari" kebenaran di balik ajaran itu.

"Aku mengerti - itulah ajaran yang dipenuhi dengan ambisi dan aspirasi."

"Kenapa kamu berbicara seperti punya semacam niat tersembunyi?"

Mata merah muda itu menatap dengan tatapan mengejek.

Lagi pula, dia adalah seseorang penyendiri yang mencoba menakhlukkan raja iblis tanpa membawa dua gadis suci lainnya dan hanya membawa 20an orang pasukan bersamanya.

Ini adalah ambisi dan dorongan dari seseorang yang telah melalui pahit manisnya kehidupan.

"Menurutku - 'mereka berdua' hanya akan menghalangi saja."

"A ... A-apa yang membuatmu berpikir seperti itu?"

“- Tidak seperti aku menyembunyikan itu. Aku akan mengatakannya."

Dia mengatakannya dengan penuh percaya diri, tetapi dia tidak terlalu menyombongkan dirinya.

Dia baru saja mengatakan yang terdengar seperti dia adalah "orang dewasa yang pro." Menanggapi itu, raja iblis hanya bisa terdiam.

Apakah gadis suci ini tidak pernah berinteraksi dengan orang lain sebelumnya?

Nah, melihat sikap arogan dan mulut busuknya, mungkin dia tidak punya teman.

"-Penyendiri."

"Apa ...! A, apa kau bilang... ”

"Tidak, tidak ada. aku hanya sedang melamun, ‘Oh tidak, sudah waktunya untuk pergi.’

"I, Itu benar ... Aku orang yang sibuk!"

Mata gadis suci itu menjadi gelisah, dan dia berdiri dengan gugup.

Gadis yang mudah dibaca.

"Aku tinggal di penginapan bernama Gugure — jika kau butuh sesuatu, kau bisa menemukanku di sana."

“Aku tidak punya urusan denganmu! Bakaa!"

Gadis suci - Luna meninggalkan restoran seolah-olah dia melarikan diri, dan suasana kembali tenang.

Sudah waktunya bagi raja iblis dan AKU untuk kembali ke kamar mereka untuk beristirahat.

Raja iblis mengurus tagihan dan membawa AKU bersamanya meninggalkan restoran. Apa yang seharusnya menjadi jamuan makan malam yang damai telah berubah secara tak terduga, tetapi ada untungnya juga.

"Maou-sama kadang sangat baik namun terkadang juga jahat. "

"Aku selalu bersikap sopan. Hanya saja aku orang yang pilih-pilih. "

“Gadis suci adalah orang yang sangat penting, tahu? Maou-sama sudah - Wawa! "

Setelah mengatakan itu, raja iblis menggendong Aku seperti putri sampai ke penginapan.

Dia tidak bisa menggendongnya di punggung disaat dia mengenakan gaun yang begitu indah. Tatapan orang-orang di sekitar mereka sedikit menyakitkan, tetapi seperti kata pepatah, "Orang asing yang kau temui di luar negeri mungkin tidak akan terlihat lagi, lupakan rasa malumu saat bepergian."

"Aku, kurasa ... kamu kelihatan sangat menikmati hari ini..."

"Hm? Sepertinya kita akan bisa tidur di tempat tidur yang nyaman malam ini  ... "

Keduanya tersenyum, dan malam yang damai pun... tidak berlalu.

Begitu mereka kembali ke kamar, seseorang mengetuk pintu dengan kasar. Ketika raja iblis membuka pintu, di sana berdiri Luna yang berlinang air mata.

“Bakaa! Karenamu, aku tidak punya uang untuk menginap! "

Melihat dia berdiri di sana, Raja iblis merasa sedikit kasihan, tetapi dia tidak mau membantu gadis tisak sopan itu. Dia mungkin tidak mau obrolan tidurnya menjadi sesuatu yang menyebalkan.

“Tidur saja di luar. Aku tidak peduli walau kamu akan sakit, masuk angin atau demam. "

"Jangan main-main denganku! Ini semua salahmu tahu! "

"M, MAou-sama ... aku tidak ingin melihat gadis suci terkena flu."

"Mau bagaimana lagi ... Ini, kukembalikan uangmu, cari tempat lain untuk menginap. "

Sepertinya akan menyebalkan jika dia mengikuti mereka, jadi dia menyerahkan tas kulit berisi uang itu. ”

Dia juga perlu mencari cara untuk mendapatkan uang. Dia pikir ini akan menjadi kesempatan yang bagus.

(Hmm ....?)

Meskipun dia telah mengembalikan uangnya, Luna tidak menunjukkan tanda-tanda bergerak dari depan pintu.

Selain itu, matanya semakin berkaca-kaca.

kenapa? Seharusnya masih ada banyak uang yang tersisa.

"S, Sssss tidak ada jalan lain, bersyukurlah! Aku akan tidur di sini juga! "

"Apa ???? Kau, apa ada yang salah dengan kepalamu? ”

Apa yang dia katakan?

Dia tidak mengerti ...

“K, Kamu menggunakan uangku untuk tinggal di sini kan ?! Jadi wajar bagiku untuk tinggal di sini! "

"...Jadi inilah yang terjadi ketika aku memprovokasi seorang penyendiri."

"Siapa penyendiri! Minggir! Aku akan menggunakan tempat tidur terbaik! "

Dan dengan demikian, itu kombinasi aneh antara "gadis suci," "raja iblis," dan "AKU" .

Sepertinya malam ni akan jadi sangat berisik.





Sebelumnya            Daftar Isi           Selanjutnya

Post a Comment