Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia chapter 13




Chapter 13   Pemuja Iblis


Kerajaan Cahaya Suci, meskipun ada perbedaan dalam berpendapat dan taraf hidup, mereka bersatu memuja Kherub.

Namun, ada organisasi yang sangat menentang hal itu. Mereka bukanlah bandit atau perampok melainkan orang-orang yang memuja musuh dari para malaikat.



Pemuja iblis, sebuah kelompok yang disebut Satanis.

Pada awalnya mereka melakukan kegiatan amal seperti meminta sumbangan dari orang kaya untuk rakyat miskin, namun perlahan mereka berubah lalu mempercayai bahwa  kherub adalah penyebab terjadinya perbedaan taraf hidup.

Sebenarnya bukan Kherub yang menentukan taraf  hidup maupun para bangsawan.

Setelah pertempuran melawan Raja Iblis, Kherub itu sendiri telah menghilang.

Mereka  yang bertarung bersamanya mendapatkan kekuatan politik dan menjadi bangsawan; itu sesuatu yang wajar. Namun, para pemuja iblis tidak mempedulikan hal itu.

Sosok yang menciptakan keadaan saat ini adalah penyebabnya.

Suatu ketika, aktivitas mereka meningkat sejak munculnya seorang yang menyebut dirinya Utopia.

Mereka akhirnya melawan Malaikat dan memuja iblis, menyebar ke seluruh negara lalu melakukan terorisme tanpa pandang bulu, dan akhirnya mencoba memanggil Raja Iblis.

"Luna, keluar kau!"

Teriakan Queen bergema sampai ke sudut  gang. Ada yang tertawa pelan mendengarnya.. Pemanggilan Raja Iblis tampaknya gagal, tapi ... Gadis suci telah bertindak.

Tindakan mereka tidak ada gunanya.

Mereka akan bergerak sesuai rencana, dan mulai bertindak untuk membunuh Gadis Suci.

"Buat Gadis Suci menderita."

"" Buat dia menderita. ""

Pimpinan pembunuh bayaran, Walking, Meneriakkan itu, lalu diikuti sorakan lainnya.

Mereka berpikir untuk membunuh salah satu dari Perawan Suci sebagai ganti atas kegagalan sebelumnya.

(Kita pasti bisa menang jika memiliki 'itu' ...) (Walking)

Walking tampak senang.

Mereka akan semakin dekat dengan 'Raja Iblis'.

■■ □□ ■■ □□

(Ada apa dengan wanita yang luar biasa itu ... Dari era perang mana dia datang ?) (Raja Iblis)

Aku mendengar keributan dari gang dan menyelinap ke dalam kerumunan di jalan utama.

Yang kilihat adalah seorang wanita duduk di kursi besar yang bodoh, dan sekelompok orang berambut mohawk dan botak.

Awalnya kukira mereka adalah bandit atau kelompok sirkus sebelum mendengar kata ‘Gadis Suci-sama' dari kerumunan.

(Mungkinkah itu kakaknya Luna ...? Tidak mungkin!) (Raja Iblis)

Itu adalah tipe wanita yang akan dengan entengnya meneriakkan 'Aku tidak butuh cinta!'. Bayanganku tentang Gadis Suci semakin kabur.

"Dan selain itu, jika ada 'Raja Iblis' di sini, keluarlah~." (Queen)

Kelompok mohawk mengayunkan tongkatnya dan berteriak mengikuti wanita gila itu.

Tidak peduli bagaimana kau memikirkannya, tidak ada apapun yang membuatnya terlihat seperti seorang Gadis Suci. Aku merasa dia bahkan bisa meneriakkan: "Bawakan aku semua makanan dan airmu!"

"Apakah Raja Iblis itu pengecut ...? Apa dia takut padaku? "(Queen)

(Jangan bercanda, Dodol! Pergilah ke dunia pasca-apokaliptik atau apapun itu!) (Raja Iblis)

Aku berteriak dalam hati dengan seluruh kekuatanku.

Orang bodoh mana yang mau menghampiri kelompok itu dan berkata: ‘Halo, aku Raja Iblis. Ehehe '.

Aku akan langsung ditusbol oleh para mohawk itu.

"N-Nee-sama ... kenapa kamu di sini ?!" (Luna)

Luna tiba disana, dan keributan semakin besar.

Aku secara refleks memegang kepala melihat itu.

Pasti akan terjadi sesuatu yang merepotkan ...

"Dasar bocil... Pergi bermain diam-diam. Yah, cukup mengesankan. ”(Queen)

“I-itu salah! Aku mendengar kemunculan Raja Iblis lalu....! "(Luna)

“Dasar otak kerupuk! Apa yang bisa kau lakukan sendiri ?! Kotoran harus bertingkah selayaknya kotoran dan tetap tinggal di rumah! "(Queen)

Wanita itu mengangkat jari tengahnya mengarah ke Luna.
(TN: Pose jari Metal :v)

Pose jari  'F*ck You' itu sangat cocok dengan penampilannya.

Sampai melakukan itu, wanita ini ....

“T-Tidak, bukan seperti itu! Aku akan menjelaskannya, tapi ada apa dengan kursi aneh itu ?! "(Luna)

"Haah? Kau, apa kau mau menghina kursi Tahtaku ini? ”(Queen)

Aku menyalakan rokok sambil mendengar perdebatan mereka.

Itu bukanlah percakapan yang bisa dipahami dengan akal sehat.

Pertama, apa dia benar seorang wanita? Memang terlihat cantik, tapi bukannya lebih mirip semacam monster?

"P-Pokoknya, aku akan menakhlukkan Raja Iblis! Jadi Nee-sama pulang saja! ”(Luna)

“Menakhlukkan sesuatu yang tidak ada? Aku terkesan kau bisa mengigau sampai segitunya. ”(Queen)

“Dia benar-benar ada! Pria itu terpesona oleh pantatku! ”(Luna)

"…Hah? Pantat? ”(Queen)

Kamprett !! Aku memang berharap ini terjadi, tetapi apa-apaan yang barusan dia katakan, oi!

Kenapa aku harus jadi orang mesum yang mengincar pantatnya? Atau lebih tepatnya, lupakanlah masalah pantat itu!

(T-Tunggu ... Aku harus menggunakan keributan ini untuk membawa AKU meninggalkan kota ini.) (Raja Iblis)

Ide yang bagus.

Luna sendiri saja sudah menyebalkan, akan jadi mimpi buruk jika aku terlibat dengan wanita gila itu.

Saat aku hendak menuju penginapan, sebuah teriakan bergema di telingaku — dan darah segar bercucuran di jalan utama.



■■ □□ ■■ □□



"Musnahkan para malaikat pembohong, [Fire Bird]!"

"Buat Gadis Suci menangis, [Ice Hammer]!"

(Apa itu…)

Cahaya ... berwarna merah dan biru.

Melihat pemandangan yang tidak realiatis itu, aku hanya bisa memberikan kesan kekanak-kanakan. Hawa panas dan dingin menyebar ke tempatku berdiri, dan tubuhku dapat merasakannya..

Deretan serangan sihir itu mengenai para warga tak bersalah, membuat tempat itu dihujani oleh darah.

(Sial ... Sihir lagi ya!) (Raja Iblis)

Bercampur dengan teriakan dan jeritan yang bergema, aku bisa mendengar sorakan...

Kelompok berpakaian hitam muncul entah darimana lalu menyerang wanita gila dan para pengikutnya.

(Baju-baju itu, aku pernah melihat itu sebelumnya ...) (Raja Iblis)

Ah, aku ingat.

Mayat yang ada di Kuil Keinginan. Mereka punya pakaian yang sama. Aku tidak tahu siapa orang-orang itu, tetapi mereka adalah kelompok yang menentang para Gadis Suci yah.

"... Sepertinya suasana hatimu lagi baik, Pemuja Iblis."

Di tengah kepulan asap putih, wanita itu memukul orang-orang berpakaian hitam dengan Tongkat Besi yang gila itu.

Mereka yang terkena pukulan jatuh terlentang menyemburkan darah.
Tengkorak mereka pasti hancur berkeping-keping.

Wanita itu mengayunkan Tongkat besi berduri itu, membuat percikan darah dari mereka yang terkena pukulannya.

Dia membantai kelompok berpakaian hitam sambil tertawa seperti orang gila.

(Apanya yang Gadis Suci? Dia itu monster!) (Raja Iblis)

Biasanya kau akan mati jika terhantam Tongkat itu.

Dia memukul kepala musuh dan menerbangkannya tanpa merasa berdosa, daripada membunuh dia lebih terlihat seperti  berolahraga.

"Mampus kau Dodol, [Gold Splash]!" (Luna)

Luna mengayunkan tongkatnya, dan menembakkan sejumlah tombak emas. Dalam sekejap mata, hampir sepuluh pria yang berpakaian hitam menjadi merah, darahnya mengalir sampai ke gang.

Para mohawk bersorak.

"Habisi para pemuja iblis!"

"Persembahkan darahnya untuk Anego!"

"Aku akan membuat Anego menyiksaku nanti ...!"

Para mohawk dan Botak beraorak sambil tawuran dengan kelompok berpakaian hitam.

Aku bahkan tidak bisa mengatakan siapa yang menjadi penyerangnya.

Dua Gadis Suci gila yang moodnya sedang baik.

"Ahahaha! Wahai para pemuja Iblis, bagaimana rasanya dilukis dengan warna merah tua ?! ”(Queen)

"Kalian harusnya merasa terhormat bisa mati oleh sihirku!" (Luna)


Tidak peduli bagaimana kau melihatnya, merekalah iblisnya di sini.

Mari kita gunakan keributan ini untuk membawa AKU meninggalkan kota. Atau lebih tepatnya, aku tidak ingin terlibat. Bukankah aneh melihat terjadinya pertumpahan darah dimana para Gadis Suci muncul?

Saat aku hendak berbalik, seorang pria dengan pakaian berbeda yang sepertinya adalah pemimpin mereka mengeluarkan sebuah kotak besar dan membuka tutupnya. Apa yang keluar dari dalamnya adalah cairan hitam pekat.

Benda itu membuat suara aneh dan menyebar ke jalan utama.

Lalu dia  tersenyum seakan sudah menang.

"Ini adalah 'Kegelapan pekat', seharusnya menggunakan itu untuk  dua Gadis Suci akan setimpal."

Tiba-tiba perasaan aneh menyebar ke seluruh tubuhku.

Cairan hitam menyebar luas, para  mohawk yang kakinya terkena cairan hitam pingsan satu per satu.

Melihat kejadian aneh itu, wanita batang logam berteriak dengan gelisah.

“Mundur Luna! Itu adalah 'Neraka'! "(Queen)

"Eh? Tung ...! ”(Luna)

Cairan menyebar lebih cepat dari kata-katanya dan mengenai kaki mereka berdua. Kemudian jatuh berlutut dalam sekejap.

"Sekarang…! Habisi mereka! ”

Si pemimpin memerintahkan itu, cairan hitam pekat itu tidak hanya meluas ke jalan utama, tetapi juga ke dalam gang.

Warga yang terkena juga langsung berjatuhan, lalu 'benda' itu mencapai kakiku.

(Racun?) (Raja Iblis)

Jika itu racun, aku punya penetral dari game. Saat aku sedang berpikir, cairan itu menyebar seolah mencoba menghindariku.

Apa yang kurasakan saat itu ... Waspada. Benda itu seolah-olah menatap dan  mengamatiku.

Apakah ini bukan cairan melainkan makhluk hidup?

“Semuanya, perlindungan malaikatnya sudah lenyap. Bunuh Gadis Suci itu! "

Kelompok berpakaian hitam menyerang sekaligus mengikuti perintahnya.

Wanita tongkat besi yang energik beberapa saat lalu bernafas kasar sambil berlutut di tanah.

Seorang pria besar seperti gunung berdiri di depannya menjadi perisai, dia berdiri tegak meski wajahnya pucat..

(Seburuk itukah?) (Raja Iblis)

Meski begitu, bukankah akan lebih merepotkan jika aku pergi kesana? Terutama wanita Tongkat besi itu, sangat merepotkan jika dia mengingat wajahku.

Aku bisa menghapus keberadaanku, namun tidak bisa ikut bertarung saat mode Stealth. Mode itu menghilangkan 70% kemampuanku.

Aku tidak bisa bertarung dengan baik jika tidak tahu apa yang direncanakan musuh.

(Haruskah aku membuat item <<Granat>> dan melemparkannya ke sana?) (Raja Iblis)

Ketika ide brilian itu muncul di benakku... cahaya aneh muncul dari cincin, dan kepalaku terasa sangat sakit.

{Itu benar, semua akan terselesaikan jika kau meledakkan mereka bersama para wanita itu.}

Kau lagi ...! Apa kau bercanda?!

Aku akan masuk daftar pencarian jika aku membunuh wanita itu.

Aku tidak bisa menyelesaikan masalah hanya dengan membunuh seperti dalam game..

{Tapi ... wanita itu, negara ini, sedang memburu Raja Iblis tahu?
Benar, ini adalah 'pertahanan diri yang sah' seperti yang biasa kau sebutkan.}

{Warbiazah. Alasan yang tepat untuk melindungi diri; itu kata favoritmu.}

Rasa sakitnya semakin parah dan membuatku jatuh berlutut.

Bahkan cairan hitam pekat itu seperti beresonansi dengan suara ‘Kunai Hakuto ’. Permukaannya membuat riak, kadang-kadang berubah bentuk jadi aneh, dan mengeluarkan aura seolah-olah akan menelanku saat kehilangan kesadaran.

(Adakah sesuatu ...? Adakah yang bisa kugunakan untuk lolos dari situasi ini ?!) (Raja Iblis)

Dengan tangan gemetaran, aku membuka fungsi admin, dan apa yang muncul adalah log yang belum pernah kuihat sebelumnya.

<< Character Change – Tidak Terkendali >>

Hah?!



□ □ ■ ■ □ ■ ■ □ □□ □ ■ ■ □ ■ ■ □ □


Database telah diupdate.

Queen Killer

Ras: Manusia

Usia: 17

Weapon: Conclusion of Bloodshed
Tongkat besi yang sangat berat.
Permukaannya ditutupi oleh duri, menghasilkan damage yang tinggi.
Sangat sulit dihancurkan, jadi Queen menyukainya.

Weapon: God Hammer Sigma
Senjata bersejarah yang diberkahi Kherub.
Tidak hanya memiliki damage besar, senjata ini dilengkapi empat elemen dasar. Memakai vitality untuk menembakan sihir sederhana.

Armor: Sigma  monastic clothes
Pakaian bersejarah yang diberkati Kherub ... Seharusnya begitu, tetapi karena Queen telah banyak melakukan modifikasi sehingga jadi berbeda dengan aslinya.
Ada celah besar di area pahanya..

Level 18

HP.: ?
VIT : ?
ATK : 28 (+12 / +20)
DEF : (+15)
AGI :  25
MP : 15
Magic DEF : 5 (+15)

Anak kedua dari tiga Gadis Sucii.

Melihat statusnya, dia lebih mirip pejuang garis depan daripada seorang Gadis Suci.

Dia memiliki skill dan pengalaman dalam pertempuran jarak dekat, termasuk yang terkuat di dunia..

Sikapnya memang selayaknya Ratu yang setiap perkataannya mengandung hinaan..

Karena tidak ada pria yang lebih kuat darinya, dia tidak tertarik sama sekali dalam percintaan, tapi ... jauh di dalam hati, dia berharap suatu saat akan muncul seseorang yang dapat meluluhkan hatinya.
(TN: Summon para Maso)



Sebelumnya          Daftar Isi          Selanjutnya



Post a Comment