Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia chapter 3




Chapter 3    Raja Iblis & Aku



Sudah lama sejak kehadiran manusia telah menghilang dari hutan ini, tetapi hari ini ada dua orang.
Satunya adalah pria yang mencurigakan berambut panjang, satunya lahi adalah loli.

"Aku, aku ... aku dipanggil Kunai. Aku bukanlah orang yang mencurigakan. Aku tidak punya hubungan dengan raja iblis mana pun. Aku punya beberapa hal yang ingin kutanyakan padamu. Apakah itu baik-baik saja? "



Pria itu ... tidak, "Raja Iblis" Itu berbicara sambil menyisir rambutnya yang panjang.
Dia sedikit khawatir bagaimana memperkenalkan dirinya, tetapi pada akhirnya, dia memutuskan untuk mengatakan namanya adalah Kunai. Di depan loli itu, dia mencoba berbicara seperti orang dewasa, tetapi itu terlihat seperti lapisan tipis yang siap untuk dikupas.

"Y, Ya ..."

Meskipun, untuk menghindari kecurigaan, raja iblis berbicara dengan senyum terindahnya, namun loli itu membuka matanya lebar-lebar dan tubuhnya bergetar.
Itu tidak mengejutkan, karena bagaimanapun juga, ada mayat Iblis Tingkat tinggi yang terbunuh di depannya.

Mengingat eksistensi “Itu”  di dunia ini, itu adalah reaksi yang sangat wajar.
Seseorang yang benar-benar bisa mengalahkan iblis peringkat tinggi, siapa lagi kalau bukan "Raja Iblis."
Bahkan penampilannya seperti raja iblis, menakutkan.

"Kurasa aku harus menanyakan namamu dulu. Maukah kamu memberitahukan namamu? "

"AKU, namaku adalah AKU ..."
(TN: nama loli itu adalah “AKU”)

Mendengar jawaban itu, raja iblis mendengus dengan “Pfff!” Dan terbatuk hebat. Yah, perasaan yang bisa dimengerti.
"Raja Iblis" dan "AKU" - sungguh kombinasi yang warbyasah.(TN: Dasar Pedo)

“I, itu nama yang bagus. Jadi, apakah kamu kenal negara yang disebut Jepang? Atau mungkin New York? "

"Aku, aku minta maaf ... aku belum pernah mendengarnya."

"Kupikir begitu," gumam raja iblis, sambil menyalakan sebatang rokok. Dia terlalu banyak merokok.
Tidak peduli bagaimana dia melihatnya, pakaian yang dia kenakan bukanlah pakaian modern. Pakaian yang terbuat dari kain mentah, dengan desain seperti pola warna biru. Itu jauh dari kata modis.

Dia mengenakan celana pendek yang hampir tidak sampai sepaha, dan dengan wajah cantiknya itu, sulit untuk menentukan jenis kelaminnya.
Rambutnya pendek, tetapi poni anehnya yang panjang menutupi sisi kiri wajahnya.

Raja iblis hampir saja keceplosan menanyakan jenis kelaminnya, tetapi masih bisa menahan diri dan menjaga martabatnya sebagai orang dewasa. Seperti yang diduga, dia terlalu malu untuk bertanya kepada seorang loli yang baru saja dia temui pertama kalinya, “Apakah kamu seorang shota? Atau seorang loli?"
Jika dia adalah "Kunai Hakuto" dia pasti akan menggunakan segala cara untuk menggali informasi, tetapi untungnya bagi AKU, dia adalah "sosok yang berbeda."

Pertanyaan raja iblis tidak berakhir–
Dunia apa ini? Hutan apa ini? Iblis apa tadi itu?
AKUmenjawab dengan bingung dan tidak membantu.

Kelihatanya, sepertinya AKU tidak memiliki banyak pengetahuan.
Dia tahu akal sehat dunia ini, tetapi tidak memiliki informasi umum tentang dunia ini.

Menilai dari pakaiannya, dia hanyalah seorang penduduk desa.
Bahkan jika Orang desa A dan Penduduk bisa A berkumpul, tidak ada informasi yang bisa diperoleh.

"Aku punya beberapa hal yang ingin kutanyakan ... tapi sebelum itu, kalo ga salah ada sebuah danau di sana. Bagaimana kalau kamu membersihkan diri dulu?

"Ap, apa tidak apa-apa ?!"

"Hm ..? Tidak apa-apa? Jangan lupa Gosok tubuhmu saat mandi. "

"Te, Terima kasih banyak!"

Senyum yang ditunjukkan oleh AKU membuat raja iblis itu terengah sejenak.
Dia hanya melihat wajah dan pakaiannya yang kotor dan mengatakan itu.
Itu benar, dia tidak tahu betapa berharganya "air" di sini.

Di negeri ini, air sangat langka sehingga yang bisa mereka lakukan hanyalah menyediakan air untuk minum dan memasak. Jika kau  menginginkan lebih, tentu saja, kau butuh uang.
Mereka yang bisa Menggunakan air untuk membersihkan tubuh adalah yang hak istimewa yang diberikan hanya kepada sebagian penduduk saja.
Di pedalaman ini, air adalah sumber daya dan penghasilan yang penting bagi Penguasa wilayah.


■ □ ■ □


(Hmm ... Apa yang harus kulakukan)

Sambil melihat AKU berjalan ke danau dengan gembira, "Aku" mendesah.
Meskipun kupikir sudah menemukan sumber informasi, AKU tidak lebih dari penduduk desa yang sederhana, dan jumlah informasi yang bisa dikumpulkan terlalu sedikit.
Yang paling bisa kupelajari adalah tentang negara ini dan desa tempatnya tinggal.

(Kerajaan Cahaya Suci, ya? Tidak mungkin ada kerajaan seperti itu di Bumi ...)

Sepertinya itu adalah kerajaan pemuja kherub yang menyegel iblis itu. Di bawah itu adalah tiga wanita yang dipanggil Miko, Ksatria Templar, Gereja Suci dan sejenisnya. Menanggapi daftar kosa kata yang kudengar, aku hanya bisa tertawa kesal.
Dunia fantasi, betapa mengesankannya.
Itu akan menjadi kebanggan menjadi siswa SMA yang dipanggil dalam masa remajanya, tetapi siapa yang menginginkan orang dewasa kantoran yang hanya selangkah sebelum menjadi orang tua.
(TN:apa coba maksudnya nih kalimat)
Setelah berpikir sejauh itu, sebuah pikiran yang tidak menyenangkan terlintas di benakku - bagaimana jika "Aku" bukanlah orang yang dipanggil.

(Sebaliknya, apakah tubuh ini yang dipanggil ...?)

Setelah begitu banyak hal misterius terjadi satu per satu di depan matanya, akal sehat sehari-harinya mulai runtuh. Salah satu player, Dynamite ☆ Shikoku berkata sambil tertawa, "Apa pun dan semuanya bisa ditransfer ke dunia paralel."
Apapun seperti karakter game, patung Buddha, atau komandan militer, Negara-Negara Berperang, itu adalah era di mana tidak aneh jika ada yang dipanggil.

Jika aku memikirkannya seperti itu, aku bisa mengerti kenapa aku dipanggil dalam "tubuh" ini.
Aku tidak tahu tujuan apa yang mereka, tetapi - jika itu "Kunai Hakuto" ada banyak cara dia bisa digunakan. Kebetulan saja aku "login" ke karakter yang seharusnya dipanggil.

(Sederhananya, aku hanya "terseret" kesini!)

Saat pemikiranku mencapai titik itu, kemarahan pun muncul.
Berkat pria tua terkutuk ini, aku terlempar ke dunia antah-berantah ini.
Pasti begitu, tidak salah lagi. Atau lebih tepatnya, aku tidak akan bisa melanjutkan ini kecuali aku berpikir seperti itu.

(Aku harus bergegas dan menemukan cara untuk kembali.)

Haruskah kukatakan aku beruntung kali ini? Orang tuaku sudah meninggal dan aku hidup sendiri. Tapi tidak peduli bagaimana kau mengatakannya, pekerjaanku sedang dipertaruhkan.
Berhenti dari pekerjaan tanpa pemberitahuan pada usia ini, aku bertanya-tanya apa yang akan mereka katakan ...

(Sekarang setelah ini, haruskah aku pergi ke suatu kota? Atau mencari petunjuk di sekitar hutan ini?)

Aku perlahan melihat sekeliling area, tapi hanya ada keheningan yang menakutkan memenuhi hutan ini.
Aku tidak bisa tinggal terlalu lama disini.

(Bagaimanapun, AKU butuh waktu lama ... mungkin terlalu lama?)


■ □ ■ □


(Senang rasanya bisa hidup!)

Saat ini AKU berada di puncak kebahagiaan.
Berendam dalam air jernih nan berlimpah, dia bisa mencuci pakaian dan tubuhnya sebanyak yang dia mau. Bahkan kepala desa pun tidak bisa memiliki kemewahan itu.
Semua orang hanya bisa menunggu hujan untuk bisa mandi.
Dan itu harus hujan lebat, bukan hanya hujan kecil. Akibat iblis yang mengamuk di sini, tanah telah gersang dan sebagian besar sumur tua beracun, sehingga mendapatkan air bersih pun sulit.

Di atas segalanya, dia terlihat sangat "kotor". Jadi tidak mungkin dia melewatkan kesempatan ini.

(Tapi, aku ingin tahu siapa sebenarnya orang itu ...)

AKU melepas pakaiannya dan meluncur ke danau sampai selehernya sambil berpikir.
Seseorang yang mampu meledakkan iblis peringkat tinggi itu dengan satu serangan. Apakah dia raja iblis yang disebutkan dalam legenda di ibukota suci?
Penampilannya yang serba hitam itu tidak mungkin seorang malaikat.

Pertama-tama, aneh kalau dia sendirian di hutan. Ada cerita turun temurun kalau ada kuil suci di hutan ini, sehingga kebanyakan orang tidak akan memasuki tempat ini.
Alasan mengapa tidak ada yang datang ke hutan ini walaupun memiliki danau yang indah bukan hanya karena tradisi, tetapi karena iblis itu ada di sana.

(Mungkinkah dia ingin memakanku setelah aku membersihkan diriku ...?)

Hawa dingin merasuki tubuhnya.
Dia ingin melarikan diri, tetapi pakaiannya basah dan tergantung di pohon.
Jika terjadi sesuatu, dia harus lari telanjang. Mempertimbangkan kemungkinan bahwa ada Iblis lain di sekitarnya, itu sama saja dengan bunuh diri.

"Hei, kamu sudah selesai, AKU?"

“M, maaf! Aku akan segera keluar! "

“Tidak, maaf. Aku hanya memeriksa. Luangkan waktumu dan madilah yang bersih. ”

Bahkan setelah disuruh mengambil waktu, dia jadi kedinginan saat dia berpikir untuk membuat raja iblis menunggu. Untuk saat ini, dia mungkin masih punya alasan untuk dibiarkan tetap hidup.
Tetapi jika dia sedikit menyinggung perasaannya, dia mungkin terbunuh.

Saat ini, dia sedang menggumamkan sesuatu sambil menggerakkan tangannya dengan gelisah.
Apakah dia sedang melakukan ritual untuk kutukan?

"Oke! Aku bisa menggunakan fungsi manajemen sekarang! "

Apa itu Fungsi Manajemen? Mungkin nama dewa jahat kuno?
Itu adalah nama yang terdengar menakutkan saat dia mendengarnya. Dan sepertinya dugaan itu benar.

Di depan raja iblis ada lingkaran hitam yang melayang, yang disodorkannya tanpa ragu-ragu. Itu membuatnya ingin menangis hanya memikirkan apa yang akan keluar nantinya.
Apakah itu sabit hitam, atau peralatan terkutuk, atau mungkin "peralatan" yang digunakan untuk memakannya.

"Bagus, bagus, keluar ... Ini, sabun dan handuk mandi. Gunakan ini."

"Apa ...? Mungkinkah ini ... alat kebersihan !? ”

"Pe, Pembersih? Yah, tidak apa-apa. Aku akan melihat-lihat area sekitar untuk berjaga-jaga. "

Setelah mengatakan itu, raja iblis meninggalkan danau.
Ketika dia pergi, dia menggumamkan hal-hal yang tidak dapat dimengerti seperti, "SP ku berkurang drastis ..." Apa yang dia bicarakan?

Tidak, sekarang Alat pembersihnya! Produk seperti mimpi yang dia ingin coba sekali sebelum koid.
Biasanya kau tidak akan bisa mendapatkan produk kelas tinggi seperti itu kecuali kau seorang bangsawan. Di mana dia mendapatkannya !?


■ □ ■ □


"Aku tidak tahu mana yang akan berguna ..."

Sambil melihat layar admin, pikirannya tidak sengaja bocor.
Baru saja, karena insiden tadi, beberapa hak admin sudah bisa diakses. Tampaknya bisa digunakan dengan mengkonsumsi SP, bagian dari sistem unik dalam GAME.

SP: Skill Point , mereka digunakan dalam GAME untuk battle, counter, dan pemakaian item.

Di GAME, kau bisa menggunakannya untuk mempelajari skill yang kuat atau meningkatkan pertahananmu. Sebaliknya, kau bisa mendapatkan SP dengan mengalahkan musuh.
Tampaknya SP bisa diperoleh di dunia ini melalui battle juga.

"Tapi kalau dipikir bahkan item sampah seperti itu juga harus menggunakan 5 SP ..."

Membuat Item Low Grade – 5P

Membuat Item Mid Grade – 10P

Membuat Item High Grade– 20P

Membuat Item Rare– 50P

Karena senang karna memiliki hak admin, ia telah membuat beberapa item, tetapi item yang dibuatnya tidak teralu berguna. Sabun itu adalah senjata ampas, dan handuk mandi adalah armor gagal, efeknya hanya +1 dan tidak layak untuk dilihat.
Di final GAME, jika kau memakai item seperti itu, kau akan terbunuh setelah 5 detik pertarungan dimulai.

"Tersisa sekitar 30 SP ... Aku ingin tahu jika aku menyimpannya, akankah lebih banyak fungsi akan bisa digunakan? Atau ada beberapa persyaratan lain? "

Aku tidak yakin seberapa kuat musuh tadi, tapi melihat SP yang kudapatkan, levelnya pasti cukup tinggi.
Tapi, untuk seorang musuh, dia terlalu lemah. Tingkat kekuatan musuh dan seranganku terlalu jauh.

"Sepertinya tidak semuanya sama seperti di GAME ..."

Dalam GAME, untuk membuat semuanya seimbang, jumlah SP yang diterima tergantung pada perbedaan level antara dirimu dan lawannya. Yang berarti menurut sistem, jika seseorang level rendah menyerang seseorang berlevel tinggi, mereka akan mendapatkan banyak SP, tetapi jika itu sebaliknya, hanya sedikit exp yang akan diterima. Tetapi, tanpa kecuali, mereka yang berlevel tinggi adalah makhluk jahat.

"Jadi, mungkin itu yang ... Mungkin begitulah cara sistemnya bekerja"

Seekor monster dari game RPG lokal muncul di pikiranku. Dia lemah tapi larinya cepat, tetapi jika kau bisa mengalahkannya, kamu bisa mendapatkan banyak sekali exp. Jika mereka sering muncul di daerah ini, apa mungkin akan lebih baik memburu mereka semua?

“Ra, Raja Iblis! Maaf membuatmu menunggu!"

"Sudah kubilang aku bukan raja iblis ... aku tidak peduli lagi. Yang lebih penting, lalat kecil tadi, apa mereka sering muncul di sini? ”

"O, tentu saja tidak! Jika ada banyak hal seperti itu, kerajaan sudah lama dimusnahkan! "

"Huh ... Apa benda itu berbahaya?"

AKU menganggukkan kepalanya dengan penuh semangat sebagai penegasan.
Mungkin pemahamanku belum cukup... dalam hal apa pun, untuk bisa menggunakan semua fungsi manajemen, pengumpulan SP harus diprioritaskan.
Jika memungkinkan, aku ingin mendapatkan banyak SP sebelum meninggalkan hutan.

Pada tingkat ini, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi setelah kami pergi ke luar hutan.
Yang paling penting, ada kemungkinan bahwa mungkin ada cara untuk kembali ke dunia asalku jika aku mendapatkan cukup SP dan membuat semua fungsi manajemen bisa diakses.

“AKU, apa kamu tahu darimana asal atau sarangnya? Aku ingin memeriksanya. "

"Raja iblis  ... Aku mendengar dia disegel di 'Kuil Keinginan' yang ada di hutan ini."

"Keinginan, ya ... Maaf, tapi bisakah kamu mengantarku kesana?"

"Aku, aku minta maaf. Aku sangat ingin mengantarmu, tetapi kakiku sedang sakit ... "

Saat kulihat lebih dekat, aki melihat pergelangan kaki kanan AKU memiliki bekas luka yang lebar. Sepertinya ada luka besar yang sembuh tanpa adanya banyak perawatan. Itu terlihat menyakitkan.
Tidak, apakah terlalu dini untuk memutuskan hal itu berdasarkan pendapat pribadi? Mungkin ada beberapa penyakit yang unik di dunia ini.
Sayangnya, aku bukan dokter. Di antara bawahan yang mengelilingi Kunai, ada karakter seperti cheat yang bisa menyembuhkan penyakit atau luka apa pun, tapi tidak ada gunanya meminta sesuatu yang mustahil ...

"Baiklah kalau begitu ... Aku akan menggendongmu, jadi naiklah ke punggungku."

"Aku, Mustahil! Seseorang yang kotor sepertiku tidak berhak naik ke punggungmu Raja Iblis! "

"Maaf, tapi aku tidak ingin membuang-buang waktu. Aku tidak akan mengatakannya dua kali, cepatlah. "

“… .Uu”

Aku berjongkok dan menoleh ke belakang, tetapi tidak ada tanda-tanda dia mau naik
Sebaliknya, wajahnya  menunduk ke bawah seperti kesusahan dan dia tampak seperti akan menangis.
Hei, hei ... apakah kamu sangat membencinya sampai kau ingin menangis? Itu benar-benar menyakiti perasaanku !?

“Aku, aku sudah lama menjadi beban di desaku. Jadi aku selalu mengumpulkan sampah dan membuangnya, melakukan pekerjaan seperti mengumpulkan kotoran dan membuangnya, aku mencoba melakukannya sebisaku ... "

“... Singkatnya, pembuangan sampah dan pengolahan air, kan? Itu pekerjaan yang penting. "

"Penduduk desa selalu mengatai aku kotor dan bau ... Dan akhirnya, aku dikorbankan untuk iblis ..."

Haha ... Aku membuat ekspresi tertawa sambil menangis.
Aku tidak terlalu mengerti, tapi itu bukan kisah yang menyenangkan untuk didengar. Membuat loli melakukan pekerjaan seperti itu, dan perlakuan semacam itu ...

“Semua orang di desa mengatakannya. Bahwa jika kau menyentuhku kamu akan 'tercemar' ... jadi ”

Rasanya seperti melihat anak Esdeh yang dibully.
Ungkapan 'mulutmu harimaumu' pas untuk situasi seperti ini. Aku perlahan meraihnya dan menempatkannya di punggungku.

“T, Tunggu! Tolong tunggu, jika Raja Iblis menyentuhku! "

"Seorang manusia tidak akan tercemar oleh sesuatu seperti itu. Tubuh manusia akan jadi sangat bersih hanya dengan mandi pake sabun lifebuoy. "

"... .uuu"

"Lebih penting lagi, soal lokasi kuil itu ..."

Kata-kata yang mau kuucapkan, tertahan di bibirku.
Karena aku bisa mendengar isakan tangisnya yang terdengar dari punggungku.

(Tung ... Dia benar-benar menangis! Terlebih lagi, jika terlihat orang lain, bukankah aku akan terlihat seperti tukang karung loli!?)

Jika dipikir-pikir, aku terlihat seperti om-om yang dengan paksa ngarungin loli yang sedang menangis.
Jika dunia ini memiliki organisasi seperti polisi, aku pasti akan dicyduck. Aku akan dipenjara sebagai pedo tepat setelah datang ke Isekai antah berantah ini?

"Apakah kamu tidak apa-apa.menyentuhku ....?"

Untuk suara yang kudengar dari belakang, aku berpikir sejenak bagaimana harus menjawabnya.
Mendengar tentang keadaan AKU, dia mungkin sudah lama dihina kotor dan bau seperti itu.
Di zaman modern, itu akan menjadi trauma dan dia akan langsung mengalami depresi akut. Tidak aneh baginya jika mencoba untuk bunuh diri.

"AKU, kamu memanggilku raja iblis kan, tapi ... apakah seorang Raja Iblis Segitu lemahnya sampai bisa tercemar olehmu?"

Sial, bukankah itu terdengar terlalu sombong?
Jika rekan kerjaku mendengarnya, aku yakin mereka akan menggunakannya untuk bahan lelucon sampai 10 tahun mendatang.

"Tidak ... bukan itu masalahnya ..."

Ketegangan pun lenyap dari tubuh AKU, dan rasanya seperti beban di punggungku meningkat.
Meski begitu, aku merasa seperti bisa mengangkat truk sampah pake satu tangan dengan tubuh ini, jadi menggendong loli bukanlah masalah.

"Terima kasih ... Tuan Raja Iblis ..."

Tubuh lembut AKU menempel erat di punggungku ... Tercium aroma sabun yang menyegarkan dari tubuhnya.

"... Kau, bukankah kamu terlalu menempel?"

"I, Itu tidak benar!"


□ □ ■ ■ □ ■ ■ □ □


Database sudah diupdate.

Aku

Ras: Manusia

Umur: 13 tahun

Item Pribadi: Sabun (Buatan Kekaisaran Agung)

Sabun di dunia ini dibuat dengan metode dan bahan pembuatan kuno yang merupakan produk mentah, tetapi kaum bangsawan, orang kaya, dan kupu-kupu malam akan membayar mahal untuk mendapatkannya, jadi itu tidak tersedia untuk masyarakat umum.
(TN: kenapa saya pake kata “ kupu2 malam? karna saya ga suka kata pelac*r)

Produk dari negara berteknologi tinggi yang menguasai sebagian besar dunia, “Sabun Buatan Kekaisaran Agung ” dibuat dengan sangat baik, dengan perbedaan kualitas yang sangat jauh bahkan jika membandingkan keduanya.

Item Pribadi: Handuk(Buatan Kekaisaran Agung)

Kekaisaran Agung yang dikatakan telah menunjukkan kehebatan dan keahlian yang “abnormal” di setiap bidangnya, telah membuat berbagai inovasi bahkan untuk sebuah handuk.

Handuk mandi ini memiliki kelembutan yang jauh diatas pelembut kain sekalipun dan daya serapnya pun berbeda.



Armor: Kaos biasa.

Daya Tahannya 0.

Tapi, karena itu adalah pakaian itu digunakan untuk pengorbanan pada raja iblis, kainnya memiliki kualitas tinggi menurut standar penduduk desa. Dalam kasus orang miskin, ada sebagian dari mereka memakai baju yang terbuat dari jerami.

Level: 1

HP: 10/10

VIT: 20

ATK: 1

DEF: 1

AGi: 1

MP: 1

MDEF: 1

Poni AKU cukup panjang dan dengan begitu, bagian kiri wajahnya tertutupi rambutnya.
Itu bukan Style, tetapi karena mata kirinya berwarna hijau.
Dia mungkin dibully lebih buruk karena heterokromia itu. Orang tuanya meninggal karena sakit saat dia masih kecil dan itu akhirnya memicu dirinya dibully oleh seluruh desa.
(TN:Kelainan pada Warna Iris mata antara kiri dan kanan, sialnya ga pernah ada yang jadi sharingan atau rinnegan)





Sebelumnya         Daftar Isi          Selanjutnya

Post a Comment