Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia Chapter 4





Chapter 4   Kuil Keinginan

Seorang pria berambut panjang sedang berjalan sambil menggendong seorang anak kecil di punggungnya.
Dari ciri-ciri itu, mereka terlihat seperti seorang ayah dan anak, tetapi penampilan pria itu aneh. Dia memiliki rambut hitam, yang jarang ada di dunia ini, dan sepanjang rambut seorang wanita.
Untuk melengkapi itu, dia mengenakan pakaian serba hitam, siapapun yang melihatnya akan tampak  seperti iblis atau malaikat maut.


“Kau bilang itu disebut Kuil Keinginan? Apakah itu seperti tempat di mana kalian memberikan persembahan, bertepuk tangan, dan berdoa? ”

"Aku tidak tahu detailnya, tapi aku mendengar kalau Kherub meminjam kekuatan kuil untuk menyegel raja iblis."

Mendengar kata-kata itu, raja iblis dengan bergumam,pelan "Seperti Ilmu Ghoib?"
Dia pasti berpikir bahwa itu akan menjadi sesuatu yang mirip dengan kuil Shinto, tetapi sepetinya bukan itu masalahnya.
Pertama-tama, baginya, hal-hal seperti kherub dan iblis itu tidaklah nyata.

Oono Akira, Pemilik tubuh ini, tidak terlalu peduli dengan agama dan bisa disebut atheis.
Adapun Kunai Hakuto, jika seseorang bertanya kepadanya apa itu dewa, dia mungkin akan menjawab "Itu Aku."

Dia adalah pria yang sama sekali tidak cocok untuk hidup di dunia fantasi ini, dan jika ada yang namanya Hukum Agama, dia akan segera dibakar di tiang gantung.

"Sepertinya aku tidak akan menemukan sesuatu yang berguna bahkan jika aku pergi kesana ..."

“I, itu tidak benar! Ada legenda yang megatakan bahwa itu akan mengabulkan keinginan pengunjungnya. "

Sambil mengatakan itu, AKU mengencangkan lengannya ke leherku.
Tampaknya raja iblis itu berjalan sangat cepat. Meskipun alasan AKU melakukan itu adalah agar tidak terjatuh, melihat perilakunya, kelihatannya itu bukan satu-satunya alasan.

"I, Ini adalah pertama kalinya aku, um, menyentuh seseorang begitu banyak."

AKU mengatakan itu dengan wajah terbenam di punggungnya, tetapi mendengar ini, raja iblis mengangkat alisnya.

(Aku masih belum tahu jenis kelamin anak ini ...)

"Jika, Tuan Raja Iblis pergi ke kuil, mungkin akan mendapatkan kekuatan untuk menguasai dunia!"

"Aku tidak ingin kekuatan seperti itu!"

Sikap dewasa Raja iblis mulai runtuh, tetapi mereka akhirnya sampai ke tujuan mereka. Di hutan yang sepi, tempat yang sepi pengunjung.
Tempat itu adalah gua yang terbuka di sebuah batu raksasa.




(Hei, bau ini ...)

Ketika mereka mendekat ke gua, aroma yang kuat menusuk hidungnya, dan raja iblis meringis.

"AKU, tunggu di sini. Sepertinya berbahaya di dalam. ”

"Y, Ya!"

Dia bisa langsung tahu alasan dari bau itu. Ada mayat manusia yang berserakan di bagian dalam gua.
Mayat yang terliha seolah-olah mereka telah tercabik oleh cakar besar, bagian tubuh mayat yang gosong, banyaknya darah yang terkumpul, kotoran manusia yang keluar dari usus, semuanya tercampur menjadi satu menciptakan aroma yang mengerikan.

(Apa ini? Ritual Ilmu Hitam?)

Ada patung batu yang diabadikan. Tampak seolah-olah sedang memandangi mayat-mayat itu.
Sepintas, itu adalah patung yang terlihat jahat. Seperti akan bergerak untuk membunuh seseorang. Nama "Kuil Keinginan" dan apa yang kulihat ini terlalu jauh berbeda.

Saat raja iblis melangkah lagi, mata patung itu menyala merah.
Ketika raja iblis melihat sosok itu, tangan kanannya meraih pisaunya, tetapi patung itu tidak bergerak lagi. Sebaliknya, mata itu tampak seperti sedang memperhatikan penyusup.
Mulutnya, yang seharusnya tidak bisa bergerak, terbuka dan menggumamkan sesuatu.

"Aku mengerti - Kamu pasti adalah 'raja iblis'."

"…Hah?"

"Aku telah mengabulkan banyak permintaan, tetapi ini akan menjadi yang terakhir."

"H, Hei, tunggu ... Apa yang kau tahu? Kamu yang memanggilku, kan? ”

Menanggap pertanyaan raja iblis, patung itu terdiam beberpa saat, tetapi akhirnya ia mulai bicara. Raja iblis sangat menantikan jawabannya, tetapi patung itu memberikan jawaban yang mengecewakan.

"Bukan diriku sendiri, tapi mereka yang di sana. yang ‘memanggil Raja iblis’. "

"Orang-orang ini ... !? Mereka yang memanggil monster yang tadi? ”

"Benda itu hidup kembali dengan kekuatannya sendiri - berkat itu, kekuatanku hampir hilang."

"Hampir hilang ... Lalu, sebelum itu, kirimkan aku kembali ke dunia asalku."

Jawaban patung itu cukup sederhana - "Aku tidak bisa."
Raja iblis menyisir rambutnya saat mendengar jawaban yang menentukan itu.

"Kenapa kau tidak bisa melakukannya? Apa kau menginginkan sesajen? Kau tidak akan memintaku untuk memberikanmu tumbal seperti orang-orang ini, bukan? "

“Mayat-mayat itu dibunuh oleh Greol. Dan aku tidak bisa mengabulkan permintaan yang menentang keinginan lainnya. "

Permohonan untuk pemanggilan raja iblis telah dikabulkan - keinginan untuk membatalkan permohonan itu tidak dapat dikabulkan. Itu sudah menjadi aturannya.

"Tapi, mungkin kamu akan menjadi pengunjung terakhirku, aku akan memberimu ini."

Patung itu mengeluarkan cincin yang tampak sangat berbahaya dan dengan dengan paksa dipasangkan di jari raja iblis. Melihat desainnya yang menjijikkan, raja iblis itu berusaha keras untuk melepasnya, tetapi cincin itu tidak bergerak sedikitpun.

"Kamu, jangan main-main denganku! Harus berjalan-jalan memakai cincin seperti ini sama saja seperti menjalani hukuman! ”

"Aku akan berdoa , agar keinginanmu dikabulkan -"

"Kamu bajingan, dewa jahat ... tunggu sebentar!"

"Bahkan aku, yang pada awalnya memiliki wujud nan suci - dalam jangka waktu yang telah lama berlalu, keinginan jahat manusia telah mengubah tubuh ini."

Dengan kata-kata terakhir itu, patung itu mulai runtuh dan akhirnya menjadi butiran pasir, berhamburan ke lantai. Raja iblis tidak dapat melakukan apapun selain takjub melihatnya perlahan hancur.

"Huh ... Yang kudapat hanyalah cincin jelek ini ... apa yang harus aku lakukan sekarang ..."

Melihat cincin yang dipaksakan ke jari tengah tangan kanannya, raja iblis itu menundukkan kepalanya.
Tidak peduli seberapa keras dia berusaha, tidak peduli apa yang dia lakukan, itu tidak terlepas. Bentuknya juga buruk, tapi itu benar-benar item yang negatif.

“Fungsi Admin - << Item Appraisal >>”

Raja iblis bergumam sambil memeriksa item itu dan menundukkan kepalanya lagi.
Jika ini adalah item "atribut terkutuk", ia akan mencoba melepaskannya dengan item penghapus kutukan, tetapi tampaknya itu tidak perlu.

"kenapa itu dinilai sebagai item normal ... Dan kenapa memakai Appraisal harus menggunakan SP ..."

Desahan raja iblis pun berlanjut.
Daripada disebut Kuil Keinginan, ini lebih pantas disebut Kuil Kutukan.
Setelah dia keluar gua dan AKU bertanya "Ada apa?" Dengan wajah tersenyum, raja iblis itu menoleh dengan ekspresi masamnya.

“Apa setelah ini kamu akan menguasai dunia? Atau melakukan sesuatu seperti menikmati pesta? "

Mendengar kata-kata itu, raja iblis  meletakkan lengannya di leher Aku dan menguncinya di tempat.
Kemudian, dia tiba-tiba memukulnya pelan dengan tinjunya.

"Yoga! Yoga! ”

"Aduh! Aduh! Tolong hentikan, Tuan Raja Iblis! "




(Sekarang apa yang harus kulakukan ... Haruskah aku pergi ke suatu kota untuk mengumpulkan informasi?)

Sambil mengibaskan rambut panjangku ke belakang, aku jadi kebingungan.
Terlalu banyak hal yang tidak ku ketahui, hal-hal yang tidak kupahami.
Jika aku tidak tahu apapun, aku bisa jatuh ke dalam jebakan di saat tak terduga. Kukira aku sudah mencapai batasku untuk tinggal di hutan terpencil ini.

(Aku juga tidak bisa menemukan apapun dari mayat-mayat itu ...)

Itu adalah tontonan yang membuatku mual hanya dengan mengingatnya saja.
Di GAME, selalu ada banyak mayat, tetapi sangat berbeda saat melihatnya di kenyataan. Jika adegan itu benar-benar diciptakan oleh iblis itu, maka menghancurkannya adalah pilihan yang benar.
Kehadiran Iblis seperti itu pasti akan menghasilkan banyak mayat.

"AKU, apakah ada kota besar di dekat sini?"

"Ya ... Tapi, sebelum itu, bisakah kita mampir ke desaku? Tidak banyak, tapi aku punya beberapa barang ... "

"Hah? Apa kau berencana ikut denganku? "

"Bi, bisakah aku ... Um, karena aku dikirim untuk jadi tumbal, aku tidak bisa kembali dan tinggal di sana lagi ... Uu ..."

Aku hampir ingin memeluk kepalaku mendengar kata-kata AKU, tetapi kemudian memutuskan untuk berpikir kalau itu bukanlah saran yang buruk.
Lagipula, ada terlalu banyak hal yang tidak kuketahui tentang dunia ini. Akan meyakinkan untuk memiliki penghuni dunia ini bersamaku.
Dan mengingat apa yang dia katakan sejauh ini, AKU tidak akan diperlakukan dengan baik jika dia tetap tinggal di desa.

"Baiklah, ayo pergi ke desamu dulu. Apakah sudah dekat? ”

"Terima kasih banyak! Dengan kecepatan Tuan Raja Iblis, kita akan segera sampai! "

Dan dengan demikian, erlihat lagi pemandangan raja iblis yang menggendong  anaknya.
Raja iblis bergumam, "Ini bukanlah kisah Lone Wolf dan Cub ..." 3 dan hal-hal lain sejenisnya, tetapi pipi AKU mengendur, dan dia tampaknya cukup senang.




(Yah, aku mungkin juga harus menanyakan berbagai hal sebelum kami sampai ke desa ...)

Sepanjang jalan, dia mengajukan berbagai pertanyaan kepada AKU.
Agak terlambat saat ini, tetapi karena mereka bisa berkomunikasi dalam bahasa Jepang, dia menuliskan angka dan huruf di memo-nya dengan bahasa jepun dan menunjukkannya ke AKU, sepertinya dia bisa membacanya dengan baik.
Dia tidak paham sejauh apa kesamaan dengan dunia asalnya, atau memang dari awal orang-orang  dunia ini berkomunikasi dalam bahasa Jepang.

"Yah, jika kita bisa berkomunikasi, tidak ada masalah dengan itu... aku tidak mau mempelajari bahasa dunia lain pada usia ini."

"...? Tulisannya sangat cantik dan mudah dibaca? ”

Ya, kata-kata yang tertulis di memo itu ditulis dengan tulisan tangan yang sangat indah.
Bukan milikku, tapi tulisan tangan ini milik Kunai.
Karena tulisan tangannya sendiri jelek, ia merasakan perasaan kekalahan yang aneh.

"Tapi pengorbanan manusia ... itu pasti pemikiran yang ketinggalan zaman ... Apakah itu semacam kebiasaan di sini?"

"Sepertinya raja iblis dihidupkan kembali beberapa tahun yang lalu dan menghancurkan daerah sekitarnya ... Jadi tampaknya desa-desa itu mulai bergiliran memberikan tumbal ..."

"aku tidak benar-benar mengerti ... Bukankah 'kerajaan' yang kamu bicarakan harusnya melakukan sesuatu? Seperti menakhlukkan iblis itu atau semacammnya. ”

"Daerah ini jauh dari Ibukota Suci, jadi ..."

Jadi dibandingkan "kota" wilayah ini tidak layak untuk dikhawatirkan?
Bahkan di Jepang, terkadang ada desa-desa berpenduduk dan pulau-pulau terpencil muncul di berita. Mungkin seperti itu.

"Um, Tuan Raja Iblis ... Dari mana kamu berasal?"

Sejenak, aku ragu bagaimana harus menjawabnya.
Bahkan jika aku menyebutkan Jepang, dia tidak akan mengerti, dan dia pasti tidak akan mengerti tentang Kekaisaran Besar.

"Y, yah  ... Katakan saja dari suatu tempat nan jauh."

Sambil menjawab dengan gugup, aku mempercepat langkahku. Bahkan jika aku mengatakan yang sebenarnya, tidak akan ada yang mempercayaiku, dan aku hanya akan dianggap orang gila.

"Ah, Tuan Raja Iblis, desaku ada di balik pagar itu!"

"Itu, ya ..."

Sementara ketakutan bahwa aku yang sudah terbiasa dengan cepat dipanggil Raja Iblis, aku bahkan lebih takut melihat pemandangan di balik pagar itu. Daripada menyebutnya sebagai kota hantu, tempat terpencil yang biasanya berada dalam cerita hantu tersebar di depan mataku.


□ □

Database telah diupdate.

Peralatan Cincin Raja Iblis: Satan Ring

Keajaiban terakhir yang ditinggalkan dari Takhtanya. Saat dunia dilanda kekacauan dan kehancuran, berbagai harapan akan dikabulkan.
Daripada disebut Berkah dari Dunia, lebih tepat disebut rekonstruksi dari kehampaan.

Hak Istimewa Administratif – Item Appraisal
Seiring berjalannya waktu, hak istimewa akan dipulihkan.
Mengkonsumsi 1 SP.
Hanya menampilkan nama dan atribut Item, sehingga detail spesifikmya tidak bisa diungkapkan.
Item Superior Appraisal  juga ada, tetapi sepertinya masih coming soon.




Sebelumnya         Daftar Isi         Selanjutnya

Post a Comment