Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia Chapter 5




Chapter 5  Cincin Raja Iblis



Meskipun masih ada cahaya, tidak terlihat adanya 'Aktivitas warga' di desa.
Bayangan tentang sebuah desa terpencil yang jauh di pegunungan muncul dalam pikiranku.

"Sepertinya desa tempat AKU tinggal tidak ramah terhadap pengunjung."



"Y, Ya ... orang-orang desaku cenderung tidak menyukai pendatang dari luar desa."

Jadi memang begitu ... Aku baru saja mau mengatakan apa yang kupikirkan barusan.
Aku berharap bisa mendapatkan makanan atau biaya perjalanan, tetapi kukira itu tidak mungkin.

“Rumahku ada di sana. Mungkin kamu tidak menyukai ini, tapi tolong maafkan aku ... aku akan segera selesai. "

AKU turun dari punggungku dan mulai berjalan sambil menyeret kaki kanannya.
Menyaksikan sosoknya yang menjauh memberiku perasaan melankolis. AKU mungkin tidak bisa mendapatkan perawatan yang tepat oleh dokter.
Saat mengikuti Aku dan memperhatikan sekeliling desa, aku tidak melihat adanya tanda-tanda peradaban modern.

(Bangunannya terbuat dari kayu yang dikupas dan tanah liat yang dikeraskan ...  atapnya terbuat dari jerami.)

 Aku tidak melihat AC atau Antena TV seperti di jepang.
Aku tersadarkan lagi bahwa  ini adalah dunia yang sama sekali berbeda dari Jepang.
Ketika aku melihat sekeliling, penduduk desa mulai muncul dari kejauhan di sekelilingku.
Mungkin itu adalah pengaruh GAME, tetapi aku segera menyembunyikan diri - jika aku ditemukan oleh player lain GAME, tidak ada hal baik yang akan terjadi; menyembunyikan diri itu seperti penyakit akibat kerja lembur bagai quda.

"Mode Countwr attack, berganti ke - << Mode Stealth >>"

Saat kuucapkan kata-kata itu, tubuhku memudar dan kemudian menghilang.
Dalam GAME, efeknya secara dramatis mengurangi peluangmu ditemukan, tetapi juga memiliki dampak menurunkan serangan dan pertahananmu.

Setelah memastikan kalau aku sudah tidak terlihat lagi, aku merasa lega.
Aku sedikit gugup, tetapi mengamati reaksi orang lain, mereka sepertinya tidak bisa melihatku sama sekali.

Aku merasa kurang nyaman melihat kalau bagian ini seperti di GAME.
Di dunia ini - apakah semuanya berfungsi seperti di GAME?
Jika demikian, ada banyak hal yang ingin ku coba.

"Huh ... Maou-sama?"
(TN: Pake maou-sama biar lebih greget kaya di anime dan manga)

Seperti yang diharapkan, AKU juga tidak bisa melihatku.
Ini situasi yang pas, ada sesuatu yang ingin kucoba.

Bagaimana dengan <Whisper>> yang biasanya jarang dipakai dalamGAME ? Itu adalah fungsi bagi para pemain untuk saling mengirim pesan.
Ketika game pertama kali diluncurkan, jelas belum ada smartphone. Pada waktu itu, chating dalam game lebih nyaman, tetapi dalam beberapa tahun terakhir itu sudah ketinggalan zaman.

<< whisper ke "AKU" - Bisakah kau mendengarku? >>

<< Maaf tiba-tiba berbicara. Jangan khawatirkan aku, aku berada didekatmu. >>

<< Y, Ya >>

Sepertinya fungsi Whisper bekerja dengan baik.
Seperti yang diharapkan, aku harus mencoba berbagai hal. Jika akuhanya tinggal sendirian di hutan, akan ada banyak hal yang tak kutahu.
Aku mungkin perlu lebih berterima kasih kepada AKU ...

(Tapi, aku memang punya mental baja ... Biasanya, ini adalah situasi di mana tidak aneh jika kau menangis dan menjerit.)

Mungkin pikiranku telah  dipengaruhi oleh kesadaran asli tubuh ini, "Kunai" itu sendiri.

(Stop, hentikan ... itu mengerikan.)

Meskipun itu adalah pemikiranku sendiri, itu adalah ide yang sangat menakutkan.
Aku menggeleng -gelengkan kepalaku untuk melepaskan ide liar itu.

"Hei, sampah! Kenapa kau di sini!?"

Melihat ke arah sumber kata-kata tidak menyenangkan itu, kulihat beberapa penduduk desa menunjuk dan berteriak pada AKU.
Tanpa memikirkannya, aku langsung tahu itu. Mereka pasti orang-orang yang menyiksa Aku. Tidak, mungkin seluruh warga desa seperti ini.

"Sampah, mungkinkah ... Kamu tidak melarikan diri, kan ?!"

“Ini bukan lelucon! Apa yang akan kau lakukan jika iblis itu datang ke sini! ”

"Apakah kamu mengerti arti menjadi pengorbanan !?"

Apa yang diteriakkan para warga desa membuat kepalaku sakit.
Apa mereka mengerti apa yang dikatakannya pada seorang anak kecil?
Meski begitu, agak sulit bagi seseorang sepertiku, yang bahkan bukan penduduk dunia ini, untuk memotong pembicaraan tanpa tahu apa-apa.

Mungkin normal di dunia ini untuk memberikan tumbal kepada iblis. Adat istiadat dari negara asing atau hal-hal yang "tidak terpikirkan di Jepang, tetapi normal di negara tertentu" tidaklah jarang bahkan di zaman modern.

(Walaupun begitu ...)

Walau begitu, menonton orang dewasa yang membully anak esdeh itu sangat bikin ilfeel.
Jika aku membawanya pergi saat masih dalam mode stealth, apa kami bisa pergi tanpa membuat keributan?

"Jika kau merasa terganggu, maka kau harus 'membersihkan' itu—"

Aku terdiam membeku mendengar suara yang bergema di pikiranku.
Aku langsung tahu "siapa" itu. Ada rasa sakit yang tak tertahankan dari jari tengah tangan kananku.
Aku secara refleks berlutut di tempat dan memegang tanganku.
Rasa sakitnya sangat hebat, aku tidak tahan ...!

"Aku punya ‘Hak’ untuk menyingkirkan mereka yang tidak mematuhiku  '."

Jangan main-main ... itu hanya di GAME.
"Membersihkan" dan "membuang" manusia  - tidak mungkin aku bisa melakukan itu.

“Kau mengatakan beberapa hal aneh. Orang yang membuat hak-hak itu, GAME, sistem, negara gila itu –semua itu adalah 'kau'. "

Mendengar kata-kata itu, aku secara refleks berhenti berbicara.

"Kau adalah 'akar dari segala kejahatan'. Jika aku adalah raja iblis, maka pada akhirnya, kaulah yang akan membawa kehancuran ke seluruh dunia— "

Sambil mencengkeram cincin itu seakan mau menghancurkannya, aku dengan paksa menekan suaranya.
Percayalah semua ini hanyalah halusinasi pendengaran – Aku menutup mata. Terlalu banyak hal telah terjadi, jadi aku pasti lelah.

<< AKU, abaikan saja mereka dan ambil barang-barangmu. >>

Aku menunggu sejenak, tetapi tidak ada jawaban.
Ketika aku membuka mataku, aku melihat AKU terbaring. Ada seorang penduduk desa dengan tinjunya terangkat sambil memakinya.
Tidak tahan melihatnya lagi, aku menghilangkan mode stealthku.

Saat aku melakukannya, penduduk desa menjadi gempar. Itu karna aku yang tiba-tiba muncul, tetapi kepanikan mereka sangat lucu.

"AKU, cepat dan ambil barang-barangmu."

"Aku, aku mengerti ..."

Setelah menyaksikan AKU menuju ke rumah sambil menyeret kakinya, aku perlahan menyalakan rokok. Selama waktu itu, penduduk desa terus gaduh, dan semakin banyak yang berkumpul.
Aku seharusnya bertanya kepada mereka berbagai hal, tetapi aku eneg berbicara dengan mereka.

“A, Apa kamu iblis ...? Apakah kau salah satu pengikutnya? "

“Tolong jangan serang desa ini! Kami sudah mengirim tumbal! ”

“Ini bukan apa yang kau janjikan! Bahkan Iblis pun harus menjaga kontraknya! ”

Sambil menghembuskan asap, aku merenungkan kata-kata penduduk desa.
Apa yang mereka katakan tentang janji atau kontrak dengan iblis itu menarik. Meskipun aku ragu "Mereka" akan mematuhi hal seperti itu.
Sebaliknya, bukankah kontrak itu dibuat untuk mengikat mereka?

"Maaf membuatmu menunggu, Maou-sama!"

"R, Raja Iblis !?"

"Rrrrrraja iblis!"
TN: saya ga tau yang nyebut itu warganya ato AKU,tapi ketahuilah hanya AKU-chan dan loli lainnya yang boleh manggil Maou-sama,yg lain manggil Raja iblis saja)

(Hei, jangan katakan hal-hal yang tidak perlu!)

Mendengar apa yang dikatakan AKU,warga desa menjadi lebih ribut.
Meski begitu, aku tidak punya waktu untuk memperbaiki kesalahpahaman dari orang -orang macam itu. Mengecam seorang anak sebagai sampah, menyiksanya dan menjadikannya sebagai tumbal.
Apa mereka patut untuk dipedulikan? Tidak, persetan dengan mereka.

"Aku, aku akan menghubungi kepala desa."

Pria yang memukul AKUmengatakan itu dan mulai berlari.
Senyum menjijikkan menempel di wajahnya.
Seolah-olah dia ingat sesuatu, pria itu kembali ke rumahnya sebentar. Ketika dia keluar, dia tampak membawa tas di tangannya. Mungkin dia membawakan sebuah sesajen.

Tanpa sadar aku mengerutkan alisku.

Seolah menyatu dengan emosiku, cincin itu mengeluarkan cahaya mencurigakan - tetapi saat ini, aku tidak punya niat untuk menghentikannya.
Tangan kananku meraih ke dalam mantel dan dengan acak melemparkan pisau ke rumah pria itu.
Saat pisaunya menusuk dinding rumah, api hitam menyembur darinya. Rumah kayu itu pun tertelan si jago hitam dan menimbulkan kepulan asap.
(TN: jago merah: api merah, klo jago hitam kan Api hitam,wkwk)

"Demi Kerang ajaib, rumahku ... rrruuummaaaahhhhhkkkkuuuuu!"

"--Ha ha ha! Tontonan Api yang sangat indah; sungguh menenangkan djiwa. ”

Aku terkejut dengan kata-kata yang keluar dari mulutku.
Aku cepat-cepat menggendong AKU di punggungku dan lari dari tempat itu. Aku merasa bahwa jika aku pasrah  dan membiarkan diriku dikuasai cincin lucknut ini, hal yang lebih buruk akan terjadi.

(Aku seperti pelaku pembakaran!)

Berkeringat dingin, aku mulai berlari dengan kecepatan penuh. Melihat pemandangan yang melintas, sepertinya aku bergerak sangat cepat..

"M, Maou-sama - Aku, apa tidak apa-apa!"

"J, Jangan salah paham, aku hanya melakukan itu untuk pemanasan. Tidak seperti aku melakukannya karna aku orang yang baik. Yup, begitulah! "
(TN: Dasar Om-om Tsundere :v)
Aku terus berlari.
Mulutku yang tidak bertanggung jawab juga tidak berhenti bergerak.

"T, Tapi ...! Itu memang membuatku merasa sedikit lebih baik! ”

Mengatakan itu, AKU tertawa.
Itu mungkin senyum pertama yang kulihat sejak kami bertemu.

“I, itu benar! Seperti yang diharapkan, kebaikanku bisa menjangkau orang lain! ”

Dengan kata-kataku yang konyol, aku juga tertawa.
Sebelum kami menyadarinya, kami tertawa bersama.
Melihat ke langit, matahari yang cerah tenggelam dan tabir malam pun mulai turun. Aku merasa seperti bisa berlari selamanya dalam tubuh yang tak kenal lelah ini.

"Maou-sama, seberapa jauh kita akan pergi !? ”

Angin bertiup meniup tubuhnya saat AKU meneriakkannya.
Sampai sekarang, dia memiliki ekspresi yang suram, tetapi sekarang dia terlihat ceria dan bercahaya seperti anak lain seusianya. Aku secara refleks melupakan usiaku sendiri dan balas berteriak padanya.

"Ke kota - ayo kita pergi ke Ibukota Suci itu!"

Dengan demikian, Dimulailah kisah perjalanan Seorang Raja Iblis dan Loli pertamanya AKU.
Berbagai insiden yang mereka berdua perbuat akan menciptakan kehebohan besar di Kerajaan Cahaya Suci, tapi ...

—Itu adalah cerita untuk sedikit lebih jauh di masa depan.

□ □ ■ ■ □ ■ ■ □ □

Database telah diupdate.

“Status”

Nilai rata-rata Attack dan Defense Manusia biasa adalah “1”.

Baik itu anak-anak maupun orang dewasa, itu tidak akan berubah.

Artinya, “2” bernilai dua kali lipat dari rata-rata manusia.

Selanjutnya, “3” adalah tiga kali, 4 dan 5 dan seterusnya …

Jika kau membandingkannya dengan zaman modern …

Ini akan menjadi sesuatu seperti atlit top atau tingkat olimpiade.

Di dunia ini, ada perbedaan besar antara nilai 1 dan 2, saat mau menambahkan satu digit, akan ada tembok besar yang menghalanginya. Ini bisa disebut sebagai “wall of talent.”
(TN: Wall of talent : Batasan Bakat,setiap manusia punya bakatnya masing-masing)



” Vitality ”

Digunakan untuk banyak hal; bahkan dikonsumsi saat menggunakan sihir.

Pada dasarnya, seseorang bisa menggunakan kekuatannya sampai vitalitynya habis.

Seorang prajurit elit akan memiliki setidaknya 50 poin.

Jumlah ini memungkinkan gerakan dengan kekuatan penuh selama dua jam.



Vitality Kunai adalah 600.

Dia mampu bergerak dengan kekuatan penuh selama 24 jam secara terus menerus di dalam GAME.

Dia adalah “monster” sekaligus “raja iblis.”



Sebelumnya          Daftar Isi          Selanjutnya

Post a Comment