Novel Potion-danomi de Ikinobimasu! Bahasa Indonesia chapter 28

Potion-danomi de Ikinobimasu! Chapter 28




Penjualan potion berjalan lancar dan telah menyebar ke seluruh benua.
Namun, Kaoru tidak mengambil banyak keuntungan dari menjual potion karna dia tidak menginginkannya. Jadi dia harus mencari cara lain untuk menghasilkan uang.



Pertama-tama, Kaoru menyewa sebuah rumah dengan taman di kawasan penduduk biasa. Rumah itu agak tua tetapi lumayan besar. Dengan beberapa perbaikan, itu akan menjadi rumah yang layak untuk anak-anak 「Mata Dewi’ 」. Dan Kaoru bisa mengatur pekerjaan untuk anak-anak.

Ada banyak jenis pekerjaan yang bisa dilakukan sambil mengumpulkan informasi seperti: membuat restoran dan membiarkan anak-anak sebagai pelayan, atau membuat warung di alun-alun kota, mengantarkan makanan,dll.

Makanan yang dibuat Kaoru seperti Taiyaki, Takoyaki, Mie Udon dll sangat terkenal.

Kaoru memesan piring untuk Takoyaki dan cetakan untuk Taiyaki dari bengkel. Tentu saja, Dia membayar dengan semestinya.

Dan terlepas dari penjualan potion, Kaoru dan anak-anak masih diam-diam melakukan kegiatan menolong dengan 「Air mata Dewi 」yang merupakan obat yang sempurna. Meskipun itu tidak lagi rahasia karena hampir semua orang di ibukota sudah mengetahuinya.

Orang-orang di kerajaan Balmoa, terutama ibu kota sangat menghormati dan mencintai Kaoru atas apa yang telah dilakukannya. Sampai-sampai perlakuan buruk apapun terhadap Kaoru sangat dilarang meskipun itu tidak membuat Dewi marah.

Posisi Kaoru di Kerajaan Balmoa menjadi stabil.

Kadang-kadang muncul orang yang mencurigakan, tetapi setelah minum teh dari Kaoru, dia akan dengan jujur mengatakan semua rencanan atau kaki tangannya. Belum lagi, Kaoru selalu memiliki penjaga kerajaan yang diam-diam mengikutinya sebagai pengawal, berjaga-jaga atau menjemputnya.

Tidak ada yang berani meminta Kaoru terlibat dalam negara militer, apalagi negara agama dll.

Namun, semua.berubah saat negara api menyerang.



*** Istana kerajaan ***



「Yang Mulia, Kekaisaran telah bergerak!」 (Prajurit)

「Dari jalur mana mereka akan datang?Kerajaan Ashid atau negara Suci? 」(Raja Serge)

Ketika dia mendengar pertanyaan raja, prajurit yang datang untuk melapor, menjawab dengan suara bingung.

「Ya, Mereka langsung menyerang ke negara kita dari pegunungan range (Prajurit)

「「 「Apa kau bilang ……」 」」 (Serge,Roland, dan Perdana Menteri)

Raja Serge, kakaknya Roland serta Perdana Menteri semuanya terkejut.

Kenapa tentara kekaisaran memilih rute pegunungan curam? Mereka tidak bisa menggunakan kereta, jadi bagaimana cara mereka mengangkut persediaan?

「Apa yang dikatakan pengintai soal kekuatan tempur pasukan kekaisaran?」 (Raja Serge)

「Sekitar 30.000 orang. Dan sekitar 10.000 dari mereka tampaknya adalah pasukan tentara, setengah dari mereka telah kembali ke pegunungan dan 5.000 lainnya mengawal kereta  (Tentara)

「Seandainya mereka menggunakan 5000 pasukan itu untuk membawa kereta mengitari gunung kemudian kembali lagi untuk mengambil persediaan makanan. Berarti mereka memiliki setidaknya 20.000 pasukan tentara dan 5000 pasukan pengangkut persediaan ... 」(Serge)

Mereka segera melakukan pertemuan darurat dan mengambil keputusan.

Kerajaan Balmoa terbentang panjang dari timur ke barat, Ibukota Gurua terletak di timur. Kekaisaran Arigo akan memulai invasi mereka dari barat, jauh dari ibukota kerajaan sehingga Balmoa masih punya banyak waktu. Namun, semakin mereka bereaksi, semakin banyak kerusakan yang akan diderita desa dan kota yang diserang. Ada juga kemungkinan desa-desa dan kota-kota itu akan dihancurkan dan dikuasai sepenuhnya. Mereka perlu mengumpulkan banyak pasukan mereka untuk menyeberangi gunung itu, jadi seharusnya mereka tidak memiliki peraediaan yang cukup.

Namun, Balmoa memiliki keunggulan di kandang sendiri. Kita bisa dengan mudah menyiapkan persediaan dengan lebih sedikit pasukan karena kita dapat menggunakan kereta  dan jalan utama. Terlebih lagi, pasukan negara kami berjumlah sekitar 40.000 tentara dengan 4000 di antaranya adalah pasukan persediaan. Jumlah kekuatan tempur kami lebih banyak dari musuh.

Tetapi karena ini terjadi secara tiba-tiba, akan butuh beberapa hari untuk persiapan perbekalan dan mengumpulkan semua prajurit dari seluruh negeri ...

「Mereka hanya memiliki 20.000 pasukan tanpa kendaraan... Apa mereka berpikir mereka bisa memenangkan ini?」 (Menteri A)

Salah satu menteri bergumam.

「Tidak, mungkin mereka masih memiliki pasukan ke-2 atau pasukan ke-3 yang belum melintasi gunung. Setengah dari pasukan persediaan telah kembali ke sisi lain gunung…… (Menteri B)

「Yah, mereka mungkin tidak bertujuan ke ibukota segera tetapi menguasai sisi barat sebagai titik aman mereka. Kemudian mereka akan mengangkut komponen -komponen kereta kuda melalui gunung dan merakitnya di sana  (Menteri C)

「Ya, Untungnya kita bersahabat dengan kerajaan Brancott dan Kerajaan Ashid. Kita bisa memindahkan pasukan ke barat tanpa khawatir. Karena Kerajaan Brancott dan Kerajaan Ashid tahu bahwa negara mereka akan menjadi target berikutnya setelah negara kita jatuh sehingga mereka tidak akan mengkhianati kita 」(Menteri D)

「Yah, aki juga berpikir kita akan aman dengan itu ...」 (Menteri E)

Rapat tetap berlanjut setelah kebijakan dasar diputuskan, dan pasukan tentara bergegas pergi menyiapkan persediaan dan kereta.



Perang sudah dimulai.

Tidak ada deklarasi perang, tetapi pasukan musuh telah menyerbu melintasi perbatasan. Itu belum bisa disebut perang. Tetapi bahkan jika perang sudah sepenuhnya dimulai, tidak seperti semua orang putus asa.

Mereka sudah tahu kalau Kekaisaran Arigo menekankan kekuatan militer sebagai sumber daya Kekaisaran, yang terisolasi di tengah-tengah pegunungan yang curam, tidak terlalu kaya, dan populasinya sedikit lebih kecil dibandingkan dengan negara lain.

Selain itu, jika pasukan melintasi pegunungan, mereka tidak bisa menggunakan kereta kuda atau membawa senjata dan barang dalam jumlah banyak. Dengan demikian kekuatan tentara mereka tidak akan maksimal.

Juga, jarak  ke ibukota cukup.jauh.

Jadi, bahkan jika pasukan Balmoa kalah dan musuh terus bergerak maju, masih ada banyak jalan untuk melarikan diri.

Bahkan saat pertempuran, kamu tidak akan dibunuh jika kau tidak ikut pertempuran secara langsung.

Pihak pemenang perang tidak akan membunuh para penduduk karena akan mempengaruhi pendapatan pajak di masa depan. Mereka hanya berusaha mengendalikan warga. Jadi untuk rakyat jelata, tidak ada perbedaan besar jika penguasa mereka berganti.



***Beberapa hari kemudian***



Pasukan utama kerajaan Balmoa yang sebagian besar prajuritnya berkumpul di wilayah Timur mulai bergerak.

Setelah itu, pasukan penguasa Barat akan bergabung untuk mengatur pasukan.

Akankah kita bertemu dan melawan musuh saat bergerak, atau musuh hanya akan menduduki sisi barat sambil menambah kekuatan tempur ...?

Di dunia di mana pengiriman informasinya lambat, sangat sulit untuk mengetahui situasi musuh dengan akurat.

Tentara berada di bawah komando jenderal. Tidak ada yang namanya raja pergi ke medan pertempuran.

Raja harus tetap aman di istana kerajaan. Namun, ketika sebuah negara dikalahkan, bukan rakyat yang akan dibunuh melainkan raja mereka.

Itu adalah tugas dan Harga yang harus dibayar oleh seorang Raja suatu negara.

Sudah 7 hari sejak tentara bergerak ke barat.

Raja Serge mengadakan pertemuan dengan Roland dan para menteri kabinet.

 Berapa hari sampai laporan invasi musuh tiba, berapa waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan prajurit, sudah hari ketujuh setelah pasukan kita bergerak.

Jika musuh maju terus, mereka pasti akan bertemu dengan pasukan kita hari iini ... 」(Raja Serge)

「Ya, jika pasukan mereka benar-benar maju tanpa kuda, perjalanan mereka akan lambat. Pasukan kita tidak perlu terburu-buru dan menyimpan tenaga untuk nanti. Kita harus berjuang dalam kondisi terbaik 」(Menteri A)

Salah satu menteri menjawab gumaman Raja.

「Jangan khawatir, paling banyak satu atau dua hari, informan akan tiba dan kita akan tahu situasinya ...」 (Menteri B)

Mempertimbangkan waktu yang diperlukan bagi negara kita untuk mengumpulkan sisa prajurit, masuk akal untuk berpikir bahwa musuh masih berjarak 7 hingga 8 hari dari ibukota. Tetapi tidak ada cara untuk memastikannya.

Pada pertemuan itu, ketika semua orang menunggu informasi, seorang utusan datang dengan cepat.

"Pesan telah tiba! Tentara Kekaisaran Arigo menyerbu dari perbatasan barat laut kita melalui negara suci Rueda, jumlah tentara sekitar 20.000! 」(informan)

「Apa kau bilang !!」 (Raja)

Ruang pertemuan menjadi gaduh.

Kami tidak mempertimbangkan invasi dari berbagai arah.

Karena itu, hampir semua prajurit tertinggal. Pasukan kerajaan yang berada di ujung timur tidak akan berhasil tepat waktu. Semua pasukan yang bisa kita kumpulkan saat ini hanya 15.000 orang.

Meskipun kita memiliki lebih sedikit tentara daripada musuh yang datang dari arah negara suci. Kami memiliki keuntungan dari sisi pertahanan Istana, tidak ada masalah dengan lebih sedikit orang daripada musuh. Untuk mengepung benteng, mereka membutuhkan kekuatan militer paling sedikit 3 kali pasukan kita. Jika hanya 20.000 lawan 15.000 tidak mungkin mereka bisa menang.

Namun, itu hanya jika 「musuh hanya menyerang kota benteng」

Bagaimana jika merekamengelilingi ibukota tapi tidak menyerang. Pertempuran jangka panjang dengan semua jalur persediaan yang terputus akan sulit. Selain itu, kami tidak dapat membantu kota atau desa terdekat jika musuh menjajah dan merampok mereka.

Masalah selanjutnya adalah bahwa 「Musuh telah menyerbu dari perbatasan negara Suci」

Negara Suci itu kecil dan hanya ada satu kawasan di barat laut yang bisa dilewati. Tidak mungkin 20.000 tentara Kekaisaran bisa melewati negara mereka tanpa pemberitahuan. Dan sebagai negara netral, negara Suci akan menghentikan Kekaisaran. Tetapi tidak ada berita dari negara Suci sama sekali. Dengan kata lain, negara suci telah berpihak pada Kekaisaran.

「Bahkan jika kita menghubungi kekuatan utama sekarang, kita tidak akan tiba tepat waktu. Dan ketika pasukan kita kembali, pasukan kita akan terjepit dari kedua sisi.

Satu-satunya harapan kami adalah pasukan utama akan segera mengalahkan musuh di perbatasan dan kembali.

Sampai saat itu, kami akan terus bertahan di ibukota dan membiarkan pasukan utama yang kembali menyerang dari belakang musuh 」(Menteri B)

「Tetapi jika tujuan utama musuh di perbatasan adalah mengulur waktu. Tentara musuh akan mencoba mundur atau menghindari pertempuran dan memperpanjang pertempuran, bisakah kita mencegatnya sampai saat itu 」(Menteri C)

Berbagai pendapat muncul dari para menteri. Masing-masing dari mereka mengusulkan pendapat yang menguntungkan, tetapi ada beberapa pilihan.

Akhirnya, kami memutuskan bahwa hanya melaporkan situasinya kepada tentara utama, dan memerintahkan mereka untuk terus bertarung di perbatasan. Dan kita entah bagaimana akan melawan 20.000 tentara musuh dengan 15.000 tentara yang audah kita kumpulkan saat ini.



*** Keesokan harinya ***



Seorang utusan dari negara suci Rueda tiba di istana kerajaan.

Dengan kereta mewah, dan yang mengendarainya, mengaku sebagai utusan kuil dari negara Suci. Dia membawa surat dari Paus. Paus ingin memastikan gadis itu aman dari Kekaisaran. Mereka ingin melindungi gadis itu dan melarikannya dari medan perang.

Itu adalah penipuan.

Tidak hanya Raja tetapi semua orang mengetahuinya dengan baik.

Para pihak kerajaan dan anggota kabinet menolak dan memulangkan utusan, tetapi saudara Raja Roland berkata.

「Tidak, biarkan dia bertemu Kaoru dan membujuknya langsung」 (Roland)

Terkejut, para menteri kabinet sangat menentang itu.

Bahkan sang Raja pun tidak mengerti niat kakaknya, Roland.

Roland terus berbicara.

「Mungkin kalian tidak tahu, tetapi saat bertemu dengan Kaoru, dia akan mengatakan semua informasi, kita juga bisa mempelajari sesuatu tentang rencana dan situasi mereka」 (Roland)

Mengingat cara dan perilaku Kaoru, para menteri secara bertahap berubah dari kesal jadi tertawa.

Dan akhirnya mereka menyetujui rencana Roland.



Sebelumnya           Daftar Isi           Selanjutnya

Post a Comment