Novel Maou-sama, retry! Bahasa Indonesia chapter 20




Chapter 20    Petualang


—Sebuah tempat di Kerajaan Cahaya Suci —

Di dalam tempat luas yang lebih dari sekedar ruang bawah tanah.

Di sanalah tempat para petinggi pemuja iblis berkumpul. Di tempat ini, saat ini berlangsung rapat yang membahas serangan beberapa hari yang lalu.


"Walking, meskipun membawa “Neraka”, namun kau malah berakhir seperti ini?"

"Meskipun pintar memerintah, sepertinya kepengecutanmu masih seperti biasanya."

Kata-kata itu adalah kritikan terhadap Walking.

Tapi dia tidak membalas dan diam-diam saja. Tidak peduli siapa yang ada di tempat itu, jelas bahwa dia akan kalah.

“Dragonewt itu memiliki kekuatan yang abnormal. Dan dia melakukannya sendiri. "(Walking)

Kata-kata yang diucapkan seolah-olah itu adalah ancaman perpisahan dan membuat gerombolan itu lebih ribut. Namun, saat orang yang duduk di kursi paling tinggi mengangkat tangannya ... ruangan pun menjadi sunyi.

Orang yang memimpin para pemuja iblis, Utopia, berbicara.

"Daripada pria itu, aku lebih tertarik pada desas-desus  'Munculnya Raja Iblis." (Utopia)

Tidak ada yang menjawab.

Membangkitkan Raja Iblis adalah tujuan utama mereka, tapi mereka yang dikirim ke Kuil Keinginan tidak ada yang kembali. Wajar untuk menganggap bahwa mereka telah gagal.

Lalu muncul rumor mengenai seseorang yang menyebut dirinya Raja Iblis, tapi tidak peduli bagaimana kelihatannya dia adalah om-om manusia. Wajahnya agak menyeramkan, tapi sulit mengatakan kalau dia itu Ras Iblis.

"Juga ada rumor bahwa Raja Iblis dibangkitkan kembali, tapi ... dibunuh oleh Raja Iblis lain. "(Utopia)

Kata-kata Utopia membuat semua orang berekspresi pahit. Raja Iblis yang mereka dambakan dibunuh Raja Iblis lain, itu cerita yang tidak masuk akal.

"Apa pun masalahnya, kita butuh lebih banyak pengorbanan untuk meningkatkan kekuatan Neraka." (Utopia)

Perintah untuk membawa lebih banyak kekacauan dan pertumpahan darah.

Semua orang mendengar dan mengangguk dalam. Bagi mereka, penyakit yang menggerogoti negara ini sudah pada tahap tidak bisa disembuhkan.

Lalu, tidak ada pilihan selain merubah semuanya menjadi abu sampai ke akarnya, itulah yang mereka pikirkan.

"—Hancurkan Ibukota Suci, dan lempar semua batu kristal ke kedalaman Neraka." (Utopia)

Kata-kata yang diucapkan Utopia adalah pernyataan kehancuran.

Para atasan dengan cepat berdiri dari kursi, meninggalkan ruangan dan melakukan persiapan yang diperlukan. Satu-satunya yang tersisa di ruangan itu hanyalah Utopia.

"Si tolol Greol itu, kerikil macam apa yang membuatnya tersandung. ”(Utopia)

Di ruangan tanpa siapa pun kecuali dia, Utopia menggumamkan itu.


■■ □□ ■■ □□


—Bar ‘Glug Glug’ , Ibukota Suci —

Jika berbicara tentang bar tempat petualang berkumpul, di sinilah tempatnya.

Tanpa mempedulikan level petualang, mereka memiliki kebiasaan berkumpul sejak dulu hingga sekarang.

Di sinilah salah satu tempat mereka singgah sejak masih pemula, jadi banyak yang memiliki keterikatan yang kuat terhadapnya.

Banyak orang telah tertolong oleh tempat ini dan mereka tetap datang ke sana bahkan setelah level mereka tinggi.

Awalnya ini hanyalah bar kecil, tapi dengan perluasan berulang kali, sekarang tumbuh menjadi salah satu tempat terbesar di Ibukota Suci dan menjadi salah satu nilai jualnya.

Bisa dibilang ini adalah kasus langka dimana sebuah bar telah berkembang bersama dengan para pelanggannya.

"Raja Iblis. Tak diragukan lagi dialah Raja Iblis! ” (Mikan)

Mikan bercerita pada pemilik bar wanita apa yang hanya bisa didengarnya sebagai keluhan itu. Di tangan Mikan ada gelas bir dingin, dan sepertinya dia cukup mabuk.

Sepertinya dia tidak bisa melupakan Raja Iblis yang ditemuinya beberapa hari yang lalu.

"Raja Iblis, ya ... Apakah dia pria yang baik?"

Si pemilik yang mendengar ini merespon dengan sepenuh hati.

Namanya Yay.

Wanita berusia 50 tahun dengan tubuh tegap dengan penampilan layaknya seorang Ibu. Dikarenakan kebaikannya pada orang lain, banyak petualang yang mencintainya.

"... Om itu sangat keren. Kuharap dia akan mengisi lubang di hati dan pantatku ini. ”(Yukikaze)

"Nahaha! Yukikaze-chan sama seperti biasanya, ya. Pria itu, begitu kamu meraihnya, dia akan menjadi milikmu ”(Yay)

Yukikaze mengatakan sesuatu yang keterlaluan sambil minum susu, tapi Yay tertawa dengan ceria mendengarnya.

Saat sadar saja mereka bersikap seperti ini, akan menakutkan membayangkan seperti apa mereka ketika mabuk.

Mikan, yang bisa dikatakan sebagai satu-satunya orang yang waras dalam partynya, berteriak dengan wajah merah seolah tidak mampu menahan diri.

"Yukikaze, dia itu Raja Iblis tahu? Kau, apa kamu tidak mempertimbangkannya saat mengatakan itu ?! Yang terpenting, kau itu laki-laki! ”(Mikan)

"... Mikan, kamu bodoh. Seorang Trap sepertiku juga bisa hamil tahu. ”(Yukikaze)

"Apakah susu itu beralkohol?" (Mikan)

Para pria di bar mendengarkan pembicaraan itu dan ekspresi mereka berubah.

Idola yang paling mereka cintai, "Yukikaze-tama", hatinya telah tercuri oleh seseorang. Mereka tidak bisa tenang saat mengetahui hal ini.

"Pria itu ... Tak.kan.ku.ma.afkan"

“Apanya yang 'Raja Iblis'! Tidak diragukan dia hanyalah pria gila yang lebay! "

"Aku lebih suka kalau Yukikaze yang membuatku hamil-de gozaru."

“Eh sompret! Berhentilah mengigau! ”

Mereka adalah anggota fanclubnya Yukikaze, dan mereka telah membentuk persatuan yang melampaui sebuah party. Mereka menciptakan berbagai item, dan terkadang membuat buku-buku tipis.
(TN: Doujin Trap)

Bahkan ada beberapa anggota yang mengenakan jubah dengan gambar dirinya terlukis disana.

Sepertinya tidak peduli di dunia manapun, para penggemar bertindak dengan cara yang sama.

"Disana ada hampir 300 Serigala Pasir, kau tahu ...? Dan dia membakar semuanya sampai mati dalam sekejap! Itu tidak bisa dipercaya! Seperti sebuah bencana! "(Mikan)

"... Mikan, apakah kamu lupa kalau nyawa kita diselamatkan oleh si Om?" (Yukikaze)

"Uuh! ... I-Itu benar, tapi ... "(Mikan)

"... Hutang itu harus dibayar dengan tubuhmu." (Yukikaze)

“Lakukan sendiri!" (Mikan)

Hari ini pun keributan berlanjut tanpa akhir di Glug Glug.

Tetapi di antara mereka, ada satu orang yang memegang pedang di pangkuannya tanpa berbicara dengan siapa pun dan terus meminum banyak anggur beralkohol.

Di negara ini, ada seorang pendekar pedang yang berumur panjang, Sword Saint Albedo.

Dengan satu pedang di tangan itu, dialah si ahli pedang yang menebas semua halangan di depannya.

"Kaka, pria yang menyebut dirinya Raja Iblis, ya ... Sepertinya ada peluang bagus untuk mendapatkan prestasi."

Dengan menebas ia yang dirumorkan itu — berapa banyak ketenaran dan uang yang akan didapatnya?

Membayangkan itu, dia pun tersenyum lebar.


■■ □□ ■■ □□


—Bar ‘Artemis’, Ibukota Suci —

Ini bukanlah bar untuk para petualang, melainkan sebuah restoran super mewah yang disukai oleh para bangsawan.

Bagian dalam bangunan dipenuhi dengan apa yang bisa disebut suasana damai, jauh dari kebisingan.

Di pojokan, ada dua wanita yang makan dengan tenang.

Di tempat di mana sekelilingnya adalah para bangsawan, kedua gadis ini yang mengenakan pakaian petualang biasa, tetapi tidak ada yang mengeluhkan hal ini.

Itu karena mereka adalah petualang yang terkenal di dunia; ia yang dikategorikan sebagai S Rank, keberadaan yang disebut Player Sepuh.

Topik pembicaraan mereka bukanlah Raja Iblis, tetapi si Dragonewt.

"Organ, apakah kamu benar-benar berpikir dia adalah Dragonewt?"

Wanita itu mengatakannya sambil menyuap sesendok sup ke mulutnya.

Pakaian yang dikenakan wanita itu dipenuhi kekuatan suci dan bisa dikatakan layaknya seorang pendeta. Iblis berpangkat rendah bahkan akan kesulitan mendekatinya.

Namun yang paling menonjol adalah dadanya.

Begitu besar hingga seolah keluar dari pakaiannya, walau dari sudut pandang berbeda itu tampak menyakitkan.

Nama wanita itu adalah Mink.

Dia adalah salah satu petualang sepuh, dengan wajahnya yang cantik dan dada montok yang secara alami akan menarik perhatian para pria.

"Tidak ... bisa dibilang begitu, tapi aku tidak 100% yakin." (Organ)

Organ menjawab sambil menyuapkan salad ke mulutnya.

Sepertinya salad di sini tidak memiliki saus apa pun. Dimakan begitu saja.

Tubuhnya kecil layaknya loli dan ditutupi jubah hitam, jadi lekuk tubuhnya ga kelihatan.

Namun, pemandangan mulut kecil yang mengunyah salad itu sangat imut.

Dialah ras campuran yang sangat langka, * Cambion *.
(TN: cambion = Manusia x Iblis)

Tergantung tempatnya, mereka mungkin akan menjadi sasaran penaklukan. Jadi biasanya mereka menyembunyikan identitas dan terus-menerus berpindah tempat tinggal.

Kerajaan Cahaya Suci jelas tidak mengizinkan keberadaan iblis, dia hanya singgah di sini saat perjalanan.

Saat ini hanya ada Mink yang tahu kalau dia adalah Cambion. Itu karna dia telah ... membunuh semua orang lain yang mengetahuinya.

"Tapi bukankah itu seperti dongeng? Sang Dragonewt yang membenci kejahatan. "(Mink)

"Jika dia benar-benar ada, tidak mungkin bangsa beastkin akan membiarkannya." (Organ)

"Apa dia itu Dragonewt liar?" (Mink)

“Bodoh sekali. Jika dia memang ada di luar sana, aku mau melihatnya dengan mata kepalaku sendiri. ”(Organ)

Meskipun dianggap sebagai ras campuran sepertinya, para Dragonewt sangat dihormati, sementara Cambion begitu dibenci.

Di mata Organ itu hal yang tidak masuk akal, dan membuatnya kesal.

“Aku juga mendengar rumor munculnya Raja Iblis. ‘Kegelapan’ ku juga mengatakan hal yang sama. "(Mink)





"Bukannya kamu itu pendeta ...? Apanya yang kegelapan ... "(Organ)

"Rasa gatal di mata kananku ini ... tak diragukan lagi. Raja Iblis yang akan membawa dunia ke kekacauan telah bangkit, dan kita akan tertelan dalam kegelapan. "(Mink)

"Apa yang kau katakan ..." (Organ)

Sayangnya, Mink menderita penyakit yang disebut sindrom kelas delapan. <Chuunibyou>

Mungkin sudah takdir bahwa dalam party manapun, salah satunya pasti orang aneh.

Tanpa mengetahui kejadian di kalangan para petualang, kelompok Raja Iblis mendekati Ibukota Suci.

Di saat bersamaan, para pemuja Iblis mulai bertindak.

Sudah tidak ada jalan untuk menghindari kekacauan yang akan terjadi dalam waktu dekat.


Sebelumnya          Daftar Isi          Selanjutnya


Post a Comment