Novel Potion-danomi de Ikinobimasu! Bahasa Indonesia chapter 57




Chapter 57   Waktunya Fanatik




『Eeeeehhhh!』 (Riette)



Yah, aku menjelaskannya dengan selow, namun Riette-chan masih terkejut.



『Ka ... Kaoru-sama adalah Dewi?
Tidak, karena sudah menolong dan membawaku, aku sudah menganggapmu bagai seorang dewi.
Tapi aku tidak tahu kalau kamu itu Dewi beneran! 』(Riette)





Mata Riette-chan berkilauan bagai permata.
…Ini buruk. Pasti akan berakhir seperti 《itu》.
Tatapan yang sama seperti Emil dan Bell.
Ya, itu adalah 《Tatapan Fanatik》
Dua fanatik itu sudah cukup!
Aku tak mau ada yang ketiga.
Yang kuinginkan hanya Loli segar.
Yah, loli yang menyejukkan hati !



『Ini rahasia lho, Riette-chan.
Aku memberitahumu karena kupikir Riette-chan itu anak yang bisa menyimpan rahasia dan tidak akan pernah mengatakannya pada orang lain.
Semua orang di sini sudah tahu jadi tak masalah dengan mereka.
Namun, jangan bicarakan hal ini bahkan jika tak ada orang lain karena kita takkan tahu kalau ada penguping.
Saat ini statusku adalah putri bangsawan sekaligus adiknya Roland.』(Kaoru)

『Terdengar mengerikan ...』 (Riette)



Tidak ada gunanya menjelaskan masalah politik ke anak kecil ...
Saat aku berpikir, Francette menyambung kata-kataku.


『Riette-chan.
Jika Riette-chan adalah seorang dewi, semua orang akan mendatangi dan memujamu, mereka tidak akan berani berbicara secara normal padamu.
Apa menurutmu itu menyenangkan? 』(Francette)

『... Uu』 (Riette)

『Para bangsawan dan orang kaya akan datang tiap hari, memintamu memenuhi keinginan mereka,
Bahkan sampai berkelahi saat meminta keinginannya dikabulkan.
Apakah itu menyenangkan? 』(Francette)

『... Uuu』 (Riette)

『Nah, kalau gitu kau tahu apa yang harus dilakukan?』 (Francette)

『Un!』 (Riette)



Seperti yang diharapkan dari Francette, sungguh bijaksana sesuai usianya!
Usia mentalnya sudah 30 tahun!
…Aku merubahnya jadi gadis 15 tahun, jadi usia fisiknya baru 20 tahun setelah 5 tahun berlalu.
Kalau begitu, usia mentalku seharusnya 26 tahun di tubuh 19 tahun ini.

Meskipun usiaku akan tetap 15 tahun selamanya ...

Yah, jangan terlalu dipusingkan.
Untungnya Riette-chan masih berbicara normal denganku saat ini.
Oke, saatnya relaksasi loli ...



『Kaoru-sama, perintahkanlah aku sesukamu!』 (Riette)



Eh?



『Bagaimana…? Kenapa ...? Bukannya kamu setuju tidak  memperlakukanku seperti seorang dewi ...? 』(Kaoru)

『Umu.... Meski begitu, sebagai orang biasa aku harus memperlakukan gadis bangsawan dengan hormat ...… 』(Riette)



Ah ya, itu benar!
Aku benar-benar lupa.
Riette-chan adalah orang biasa.
Dan aku seorang wanita bangsawan.
Kami tidak punya status yang sama!
Bagaimana ... Bagaimana dengan waktu relaksasiku ...?



『... aku mengerti, seorang adik! Mulai saat ini Riette-chan adalah adikku!』(Kaoru)

『Eeehh!』 (Riette)



Riette tidak punya penampilan seperti seorang putri bangsawan, seperti Emil dan Bell.
Tapi aku bisa saja bilang dia adalah anak dari ayahku dan pelayannya,
Ya, kami akan jadi saudara!
Itu dia!!



『Itu dia!』 (Kaoru)



Aku berteriak keras sampai terdengar semua orang di sekitar kereta.
Roland dan Francette terkejut dan mereka tak bisa melarangku.
Emil dan Bell juga tidak bisa menentangku.

Yah, sudah diputuskan Riette-chan akan jadi adikku.
Tanpa peduli akan kehendak orangnya sendiri.



Dan setelah bermalam di kota kecil dan berkemah lagi besoknya, kami sampai di kota.
Aku tidak berniat tinggal lama di kota itu karna masih dekat perbatasan,
Meski dekat, jaraknya cukup jauh dari Kerajaan Brancott jadi kami tak perlu khawatir dikejar lagi.

Jadi mulai sekarang kami bisa tinggal lebih lama di suatu kota, sesuai rencana awalku.
Lakukan perjalanan dan tidak perlu terburu-buru.

『Kita akan tinggal di kota ini sementara』 (Kaoru)



Sebelum pergi ke kota, aku berhenti dan berbicara dengan semuanya.



『Onee-chan, apa kamu punya keperluan di sini?』 (Riette)



Riette-chan bertanya sambil memiringkan kepalanya.
... Ah, sungguh imut!

Ya, mulai sekarang Riette-chan akan memanggilku sebagai 《Onee-chan》.
Di depan orang lain dengan panggilan Kaoru-onee-chan.
Saat hanya kami berdua, dia akan memanggilku 《Onee-chan》.

Tak perlu khawatir soal itu, Bell dan Francette selalu dipanggil 《Bell-nee-chan》 dan 《Fran-nee-chan》.
... Kenapa mereka sudah seakrab itu dengannya?
Yah, itu bukan masalah.



『Ya, itu adalah misi penting untuk mencari pasangan hidup,
yang merupakan tujuan perjalananku ini ... 』(Kaoru)

『Eh?』 (Riette)



Suara terkejut Riette-chan memotong kata-kataku.
Yah, pasti mengejutkan kalau sang dewi mencari pasangan manusia.



『Banyak kakak yang mengintimidasi siapa pun yang berani mendekati adik mereka,
Lalu adakah pria yang berani mendekati putri bangsawan yang tinggal di penginapan?
Takkan ada kesempatan untuk bergaul dengan pria itu kan? 』



……
…………
……………….
……………………….



『... AKU TIDAK MEMIKIRKANNYA SAMA SEKALI !!』 (Kaoru)



**************************



"Itu sebabnya, itu adalah perubahan strategi" (Kaoru)



Aku harus menjelaskan strategi baru pada mereka semua.



『Berperan sebagai putri bangsawan akan menghalangi pernikahanku.
Tidak ada lelaki yang mau mendekatiku dan aku juga tidak bisa kencan dengan seorang bangsawan meskipun aku ini bukan putri bangsawan.
Earl Adam memang mengijinkanku menggunakan namanya, namun meski disebut sebagai 'keluarga Earl Adam', aku bukanlah bangsawan ... 』(Kaoru)



Roland memotong kata-kataku.....



『Selain sebagai keluarga kerajaan, aku juga punya gelar Dukei,
Francette juga diberikan gelar atas prestasinya dalam perang.
Artinya kita adalah sekelompok bangsawan itu bukanlah kekeliruan belaka.』(Roland)

『Jadi, Kaoru tidak bisa mengatakan kalau dirimu itu bukan bangsawan,
Jika aku mengungkapkan statusku ketika berperan sebagai kakakmu, otomatis kamu juga jadi seorang bangsawan ...
Ibaratnya seperti 《 Kakak Ipar》.
Juga, seperti yang kukatakan berkali-kali sebelumnya, katakan saja kalau mau.
Aku akan segera menghubungi pihak kerajaan dan memberimu gelar.
Earl, tidak, bagaimana kalau Marquis? 』(Roland)



Ya, itu normal bagi para anggota kerajaan untuk terlihat berbeda.
Bukan hanya keluarga kerajaan saja melainkan bangsawan juga.
Bahkan saat memakai nama samaran, tidak pakai nama samaran, menyamar, atau ketika sudah meninggalkan status keluarga kerajaan.
(TN: FUNA-sensei, apa maksudnya kalimat ini....)

Francette juga diberikan gelar.
Tetapi meskipun tidak diberikan Gelar, ia tetaplah Pahlawan terhebat Kerajaan dan pengawal dewi yang diberikan pedang Sang Dewi.

Tak ada siapapun yang berani menentang pernikahannya dengan Roland.



『... Tidak, terima kasih』 (Kaoru)



Aku langsung menolak saran Roland tanpa ragu.
Setelah perang itu, tidak, setelah kedatangan Dewi Celes,
Istana Kerajaan terus berusaha memberikanku Gelar, tapi selalu kutolak.
Roland juga terus mengulanginya.

Nah, jika dia menjadikanku bangsawan di negaranya,
Aku akan jadi warga Kerajaan Balmoa,
warga dari Raja Kerajaan Balmoa,
Itukah yang mereka rencanakan?

Aku tidak berpikir mereka mau mengekang atau memanfaatkanku,
Tapi dengan membuatku jadi bagian dari Kerajaan Balmoa,
Itu bisa menjadi kartu yang kuat melawan negara lain.



『Bilang saja kalau kamu mau Gelar, hanya butuh waktu sekitar 3 menit bagi Istana Kerajaan untuk menyiapkan dokumen yang dibutuhkan』 (Roland)



Eh, apa dia sudah mempersiapkan semuanya untukku?

Tetap kutolak. Itu akan merepotkan.
Jika punya gelar, aku akan terikat oleh status, posisi, dan kenegaraan.
Aku takkan bisa melakukan apa yang kumau dengan bebas.

Aku ingin hidup bahagia dan bebas!
Yah, Kuputuskan untuk menolak.



『Kalau gitu aku akan melanjutkan sendiri.』 (Kaoru)

『『 『『 Eeeeehhh !! 』』 』』 (Roland + Francette + Emil + Bell)



Eh, apa sangat mengejutkan?



『Jika kamu melakukan itu, aku tidak bisa menghentikan pernikahan Kaoru dengan orang lain ...
Ah ... tidak jadi ... 』(Roland)



Tak sengaja, Roland mengatakan apa yang dipikirannya tapi berhenti di tengah jalan.



『... ... Apa yang baru saja kau ucapkan, bilang apa kau?』 (Kaoru)



Sepertinya aku punya musuh dalam selimut !!




Sebelumnya           Daftar Isi           Selanjutnya

Post a Comment