Novel Nigotta Hitomi no Lilianne Bahasa Indonesia chapter 1



Chapter 1   Prologue


Diterjemahkan Oleh : Lauraldy Mayu


Setelah keluar dari terowongan... Tampak sangat gelap.



Sebuah baris terkenal yang pernah aku dengar di suatu tempat melintas dalam pikiranku... meskipun sedikit berbeda.

Sudah sangat gelap ketika aku bangun



Aku tidak bisa melihat apapun meskipun mataku terbuka lebar.
Ini malam? Atau aku sedang dikurung di suatu tempat?
Mau tak mau, aku harus memahami situasiku.

Saat aku mencoba untuk mengangkat tanganku, aku menyadari sesuatu yang tidak nyaman.
Aku tidak bisa menggerakkan tanganku dengan benar.
Karena tanganku lemah, aku mencoba menggerakkan kakiku.
Aku menyadarinya, aku tidak memindahkan apapun di selain tanganku.

Hanya saja, apa yang sedang terjadi?

Pokoknya, aku menyadari sesuatu yang sangat serius selagi mencoba menggerakan tangan dan kakiku.
Aku sulit untuk bergerak, tidak, aku tidak bisa menggerakkan leherku sama sekali.
Aku juga sulit untuk menggerakkan punggungku.

Tapi, itu tidak terasa sakit, harusnya ada rasa sakit jika aku tidak bisa bergerak karena ada luka, tapi.... apa aku sedang ditenangkan?
Anehnya aku merasa lesu, mungkin aku telah diberi obat penenang.

Jika aku sedang terluka dan dibawa ke rumah sakit... ... Aku ingin tahu bagaimana bisa aku melukai diri sendiri? Kecelakaan?

Aku mencoba mengingat kembali ingatanku.

Ingatan terakhirku aku sedang memegang novel ringan tentang reinkarnasi di dunia yang berbeda, dan karena aku penasaran, aku membacanya sepanjang malam dan setelah itu, aku mengendarai mobilku ke kantor sambil menggosok mata mengantukku.

Aku tidak ingat lagi setelah itu.

Apa aku terkena kecelakaan karena aku tertidur?
Meskipun begitu, setelah terkena kecelakaan aku berjalan dengan sendirinya kerumah sakit? Tapi, aku tidak ada mencium bau khas rumah sakit seperti obat, hanya saja apa-apan ini... ...?


Gacha (di miringkan)

Aku mendengar suara kenop pintu sedang diputar.
Karena aku tidak bisa menggerakkan leherku, aku tidak bisa mengubah garis pandanganku, jadi aku tidak bisa memeriksanya.
Maa tetap saja, aku masih bisa tahu kalau seseorang datang, mari kita bicara dulu...


�u���������ӂ��������G���F�v


... .... Ya?
Anehnya aku merasa lesu, tapi aku bisa mendengar suaranya denga jelas.
Masalahnya cuman aku tidak mengerti apapun.
Mendadak, di kegelapan aku melihat sesuatu yang putih, tipis, dan berkabut.
Karena aku tidak bisa menggerakkan leherku, jadi aku tidak punya pilihan lain, tapi aku cuman bisa menatap langit-langit sampai benda berkabut itu pindah ke langit-langit.

Pikiranku yang mana berhenti mulai bergerak.
Apa-apan makhluk berkabut itu... Entah bagaimana makhluk itu terlihat seperti permen kapas yang enak... Tidak, makhluk itu masih di langit-langi dalam bentuk bulat... Tidak, makhluk itu bergerak? Makhluk itu bergerak sangat lambat.
Selagi aku berpikir, kali ini, tampak sesuatu yang berbeda dari makhluk berkabut putih yang berada di langit-langit... sosok manusia yang terdistorsi dan berkabut.
Nyaris saja aku berteriak saat aku melihatnya.

Jujur, aku agak terkejut.
Ini merupakan hal yang paling aneh selama 30 tahun dalam hidupku yang pernah aku lihat.

Sosok manusia itu terus mendekatiku dari arah kakiku.
Segera, hal yang serupa muncul dari arah yang berlawanan.
Aku sebelumnya tidak menyadari itu karena aku tidak bisa memutar kepalaku.


�uw�����������ڂ����G�v�F�G�F�����B�v


Sosok manusia berkabut yang terdistorsi berbicara dalam bahasa tidak dikenali.

Walaupun aku terkejut pada awalnya, suasana yang aku rasakan bukanlah rasa takut, tapi kehangatan yang terasa nostalgia.... Perasaan pulang ke rumah orang tua setelah waktu yang lama.
Aku mendekap perasaan hangat nostalgia ini, dan perasaan tersebut membungkusku dengan kuat.
Aku merasa seperti aku bisa mempercayakan semuanya tanpa keraguan.
Dan sebelum aku menyadarinya, aku sudah "diangkat"
Beberapa pertunjukan seketika dimainkan di dalam teater otak saya.

Setelah pertunjukan selesai, seseorang dengan pakaian hakim mendekatiku, menyerukan.
Sekarang pilihlah! ( di miringkan )

Sebutan terhormat "Ada apa dengan perawat ini yang memiliki kekuatan yang sangat kuat?"
Seperti karya komedi yang hebat, tapi karena argumennya yang panjang, itu cuman bisa dibilang dengan sebutan yang terhormat.

Jawabannya adalah "Jika bisa aku ingin kembali menjadi bayi."
Aku sudah muak dengan kehidupan 30 tahunku yang membosankan, dengan mengaktifkan sebuah aplikasi pada smartphone sakti, aku akan kembali menjadi bayi. Ini merupakan cerita yang diimpikan semua orang.
Masa lampau dan sebuah mimpi.... keren kan? Ini memenangkan tempat pertama karena alasan tersebut.

Aku kembali sadar dimana momen sosok manusia tersebut memegangku di dadanya.
Ada tiga sosok manusia besar dan dua sosok yang kecil.
Karena sosok manusia itu berkabut, aku tidak bisa ekspresi mereka sepenuhnya.
Aku tidak mengerti kata-kata mereka.

Namun, saat mereka berbicara kepadaku, cuma "Lilianne" yang bisa aku pahami dengan jelas.



Apa itu namaku?


Tapi, Lilianne.... itu..... tidak peduli bagaimana kamu mendengarnya, nama seorang gadis?



Post a Comment