Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia chapter 24



Chapter 24    Jamuan Makan Malam

—Malam harinya, Ibukota Suci.

(Yap, kami berhasil mengamankan penginapan.) (Raja Iblis)

Aku menggunakan emas besar yang kupunya dan mengamankan penginapan di Ibukota Suci.

Penginapan ni tampaknya cukup populer dan berkelas tinggi.

Jika kita mempertimbangkan krisis uang saat ini, sebuah penginapan murah saja sudah cukup, namun memikirkan bagaimana kami akan mempromosikan onsen dan rumah sakit, akan lebih baik apabila mendorong citra sebagai orang khaya.

gaya bicara orang miskin dan kaya memiliki tingkat persuasi yang berbeda bahkan jika mengatakan hal yang sama.

"Jadi, tempat ini disebut Artemis, kan?" (Raja Iblis)

Tempat yang dikenalkan Luna pada kami memiliki nama yang lumayan berwibawa. Fakta bahwa aku bisa menghitung nama tempat yang layak itu sudah cukup menyedihkan.

"Ya, ini tempat yang bagus yang layak dikunjungi oleh orang elit sepertiku ini." (Luna)

"Elit, ya ... yang lebih penting lagi, kenapa kamu juga tinggal di penginapan?" (Raja Iblis)

"Masalah? ... Itu urusanku sendiri di mana aku mau tinggal! "(Luna)

Ini bukan urusanmu sendiri! Aku orang yang membayar biaya menginapnya, tahu!

Aku ingin memelintir mulutnya, tapi aku tidak boleh menarik perhatian aneh di tengah kota. Bagaimanapun, aku sudah cukup menarik perhatian.

Seorang Gadis Suci, seorang pria yang menyebut dirinya Raja Iblis, wanita cantik berjas lab, dan seorang putri bergaun putih; tidak peduli kemanapun, kami akan mencolok hanya dengan berjalan saja.

<< Ketua, sungguh nostalgia, bukan? ... Suasana ini. >> (Yuu)

<< ... Memang. >> (Raja Iblis)

Tidak, maaf aku sama sekali tidak tahu apa yang kau bicarakan.

<< Mereka terlihat sama persis dengan warga-warga menyedihkan di distrik penduduk yang bersujud pada kekuatan militer kita. Aku masih mengingat seolah-olah itu baru kemarin saat seorang anak melemparkan kerikil ke arah kita dan dijadikan tumpukan daging. >> (Yuu)

<< H-Haha ... >> (Raja Iblis)

Sekarang jika diingat lagi, aku memang menulis sesuatu seperti itu di cerita singkat latar belakang game ...

Jadi bagi para pelayan dekat itu juga dianggap nyata, ya. Shizuka memiliki banyak latar beginian, jadi kurasa dia akan menjadi karakter yang cukup berbahaya.

Dia seperti lelucon kecil yang dibuat untuk menunjukkan belas kasihan dalam Kekaisaran Besar, namun apabila semuanya berubah menjadi kenyataan, itu membuatku gemetar sampai ke lubang perut.

"Maou-sama ... Apakah tidak apa-apa bagi orang sepertiku memasuki toko yang luar biasa seperti ini?" (AKU)

“Tidak perlu khawatir. Saat ini kamu terlihat layaknya seorang putri. ”(Raja Iblis)

"P-Putri, katamu ..." (AKU)

Aku menenangkan diri setelah melihat wajah AKU yang memerah dan jadi malu.

Bukankah gadis ini perlahan menjadi obat penenang pikiranku?

(Bagaimanapun, ini adalah kota mimpi ...) (Raja Iblis)

Lampu jalan yang mengeluarkan beragam cahaya berdiri di seluruh penjuru kota seolah-olah mewarnai malam.

Juga ada air mancur di jalan utama, aku bahkan bisa melihat banyak pasangan yang mengelilinginya.

(Pakaian yang mereka kenakan saat jalan-jalan juga sangat berbeda.) (Raja Iblis)

Pakaiannya sangat bersih, dan juga ada banyak pakaian yang bergaya. Sepertinya mereka bahkan pilih-pilih gaya rambut, aku bisa merasa seperti mereka telah memasukkan pribadi mereka sendiri ke dalamnya.

Aku tidak merasakan itu di pagi hari, tapi rasanya, ketika malam tiba, semua berubah menjadi seperti di Shibuya.

Berbagai tanda dibuat menggunakan kristal sihir berbaris di jalan, dan wanita berpakaian cantik berdiri di bar memanggil orang yang lewat.

Melihat bagaimana keadaannya, aku merasa seperti juga ada distrik lampu merah di suatu tempat.

(Pada hari ini adalah Ibukota Suci, dan di malam harinya menunjukkan wajah yang berbeda, ya ...) (Raja Iblis)

Menarik, itu yang ku pikirkan.

Sepertinya mereka tidak mencoba untuk dianggap sebagai kota yang murni.

Aku tidak membenci perasaan tenang yang diberikan kuil, namun juga sama sekali tidak membenci kota semarak dan mencolok seperti ini.

“Luna, ini kota yang menarik.” (Raja Iblis)

“A-Benarkah begitu? Jarang-jarang kamu memuji sesuatu. ”(Luna)

Luna membuat ekspresi terkejut, mungkin karna itu tak terduga.

Itu bukan sarkasme. Aku merasa seperti memahami sesuatu di sini.

“Ini jauh lebih mudah dipahami daripada diberi tahu hal-hal seperti malaikat atau sejenisnya. Keinginan orang-orang terpampang apa adanya ... Menjadikan tempat ini pusat dari negara. "(Raja Iblis)

Melakukan yang terbaik, memoles diri sendiri, dan akhirnya mendapatkan uang dan kekuasaan.

Ini adalah tempat yang menyambut orang-orang seperti itu.

Jauh lebih realistis daripada diberi tahukan hayalan seperti 'Kamu akan mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupanmu setelah mati nanti'.

"Keinginan, katamu ... Kau ... kita di sini. Ke Artemis. "(Luna)

“Fumu, kalau begitu, ayo pergi.” (Raja Iblis)


■■ □□ ■■ □□


Memasuki restauran, rasanya seperti ini adalah dunia yang berbeda.

Aku bisa segera tahu dari kualitas pelanggannya.

Orang-orang dengan pakaian yang terlihat mahal sedang menyesap anggur dan makan daging saat mereka mengobrol dengan elegan. Itu seperti pertemuan sosial.

"Luna-sama, kami merasa senang atas kunjungan anda."

"Ya, aku mengharapkan hal baik darimu, mengerti?" (Luna)

Ketika kami sampai di tempat duduk, seseorang yang tampak seperti pemilik tempat itu datang menyambut kami. Seperti yang diharapkan dari seseorang bergelar Gadis suci.

Sepertinya gelar Luna akan sangat bermanfaat bagiku di masa depan.

"baiklah, mari kita rayakan dengan megah untuk kesembuhan kaki  AKU." (Raja Iblis)

Piring yang dibawa ke meja satu per satu membuat mata AKU terbuka lebar, walau jantungku juga berdetak kencang. Namun, mungkin karena tubuh Kunai Hakuto sudah terbiasa dengan tata krama, aku menunjukkan perilaku yang dipoles seolah-olah seorang bangsawan sejak lahir.

“AKU, tak perlu memikirkan hal-hal seperti sopan santun. Makanlah dengan cara apa pun yang kamu suka. ”(Raja Iblis)

"Y-Ya!" (AKU)


Mungkin ide yang bagus untuk tidak hanya datang ke restoran kelas atas seperti ini, tapi juga restoran di mana kita bisa makan dengan lebih nyaman.

Bagaimanapun juga, aku ingin merilekskan bahu dan makan dengan nyaman.

<< Ini cukup layak, namun dibandingkan dengan dunia kita masihlah kurang. >> (Yuu)

<< Yah, itu bisa dimakhlumi. >> (Raja Iblis)

Makanan yang disajikan dalam Game kebanyakan bisa ditemukan di Jepang modern. Jika kita menggantinya dengan yang ada di kehidupan nyata, maka tentu saja mereka akan sangat lezat.

Jepang adalah negara yang akan mendapatkan bahan dari sisi lain dunia hanya untuk membuat hal-hal seperti makanan cepat saji.

Teknik pembekuan, teknik pembuatan, teknik memasak; dunia ini jauh lebih rendah dalam hal sejenis itu, jadi akan sulit untuk membandingkan masakan dunia ini dengan dunia kami.

(Nah, ketika berbicara tentang perayaan, tentunya harus ada kue.) (Raja Iblis)

Dalam Game jelas juga ada kue, tapi itu adalah item yang tak bisa diperoleh secara langsung. Ada  << Bahan >> khusus untuk membuat itemnya.

Dengan menggunakan bahan itu, kita bisa membuat empat jenis item pemulih.

<< Paket Sarapan: Memulihkan 50 HP. >>

<< Vegetable Soup: Memulihkan 25 HP. >>

<< Strawberry Tart: Memulihkan 50 vitality. >>

<< Cheese Cake: Memulihkan 25 vitality. >>

Selain itu, orang-orang yang memiliki Survival Skill [Cooking] bisa menambah pilihan menu dan menciptakan efek tambahan.

<< Five Grains Feast: Memulihkan 50 HP. >>


<< Noutrising Soup: Memulihkan 50 vitality. >>

<< Paket Hot Pot: Memulihkan 100 vitality. >>

 Begitulah.

Sedihnya, Kunai tidak memiliki Skill memasak. Walaupun kalau mau, ia bisa mendapatkannya dengan  Skill Acquisition Right, atau men-summon pelayan dekat yang punya skill itu.

"[Menciptakan Item Kelas Tinggi: Bahan]." (Raja Iblis)

Aku membuat bahan-bahannya di bawah meja.

Aku menyebutnya bahan, tapi sebenarnya itu bola putih yang indah. Tidak ada yang tahu akan jadi apa nanti, jadi aku harus meneruskan pembuatannya.

Haruskah kubuat seperti muncul dari udara?

"[Membuat Item: Strawberry Tart]." (Raja Iblis)


Kupikir itu agak pamer, tetapi aku menjentikkan jari tangan kiri dan membuatnya seolah-olah itu adalah sihir.

Bahan tadi mulai terlihat berubah dan Strawberry Tart tercipta dari dalam cahaya.

Dari perspektif orang lain, ini akan terlihat persis seperti sihir ...

“Waah! Maou-sama, apakah itu biskuit ?! ”(AKU)

“A-Apa itu ?! Lucu banget! "(Luna)

Seperti yang kupikirkan, para gadis menyukai kue tidak peduli di dunia manapun. 20 SP yang layak.

Walau bukan aku sendiri yang membuatnya, tapi rasanya seolah-olah aku telah menjadi patissiere kelas satu.

“AKU, ini hadiahku untukmu. Yuu, tolong potongkan! ”(Raja Iblis)








"Ya, Ketua." (Yuu)

Kue ini bisa memulihkan 50 Vitality, sehingga kelelahan dari perjalanan panjang pun akan mereda. Dapat dua burung dengan satu batu.

Potongan kuenya dibagikan ke masing-masing piring lalu mereka perlahan menyuapinya.

Aku sangat yakin akan rasanya, tetapi diriku tak terlalu menyukai yang manis-manis…

"Manis! Lezat! Imut! ”(AKU)

“Uaaaah! Wueenakk! Aku merasa pipiku akan meleleh! Kamu, sihir apa yang kau gunakan ?! ”(Luna)







"Sungguh membawa kebahagiaan ke dalam mulut seseorang, Ketua ... Fuuuh ...!" (Yuu)

"A-Aku mengerti ... baguslah." (Raja Iblis)

Bukankah gadis-gadis ini malah membuat keributan?

Aku mengerti mereka berdua menyukai yang manis-manis, tapi ... berpikir bahkan Yuu juga akan berperilaku seperti itu ...

"Kamu sepertinya bersenang-senang di sana ... Luna-chan."

"Feh, Madam ?!" (Luna)








Begitu aku melihat, ada seorang Nyonya bergaun biru yang jelas  membuktikan kalau dia itu kaya. Di jari-jarinya melingkar cincin yang bisa dibilang terlalu besar. Apalagi di masing-masing dari 10 jarinya.

Dia kemungkinan besar adalah kenalan Luna, ia bersikap cukup akrab dengannya. Di sisi lain, Luna sepertinya tidak pandai berurusan dengannya, jarang melihat matanya melihat kesana-kemari.


(Ada apa dengan orang super kaya ini ...? Seluruh tubuhnya bersinar.) (Raja Iblis)

Berpikir aku harus mempelajari Nyonya ini, diam-diam aku mencoba mengumpulkan info tentangnya.

Aku akan segera mulai berbisnis, jadi aku tidak boleh tersandung ke tempat-tempat aneh.

Aku berdiri dari kursi dan membungkuk dengan elegan.

“Madam, senang berkenalan dengan Anda. Namaku Kunai Hakuto. "(Raja Iblis)

“Ara, aku terlambat berkenalan. Namaku Ebifry Butterfly. ”(Butterfly)

(Apa kau seorang Stand-up komedian ?!) (Raja Iblis)

Alih-alih tertawa, nama itu membuatku marah.

Apa yang ada dalam benak orangtuanya saat mereka memberikan nama itu ?!

<< Luna, siapa Nyonya ini? >> (Raja Iblis)

<< Feh ?! Suara cabul raja iblis bergema di kepalaku?! >> (Luna)

<< Bagian cabul itu tidak perlu. Jawab saja. ​​>> (Raja Iblis)

<< Dia adalah tokoh terkemuka dari para istri bangsawan ... Dia dikenal luas di kalangan para bangsawan, dan pengaruhnya juga besar, jadi dia adalah orang yang menakutkan ... >> (Luna)

Jadi dia adalah Nyonya Ratu yang punya terlalu banyak waktu luang, ya.

Jika bisa menghasutnya, aku mungkin bisa melihat hasil yang tak terduga. Di masyarakat tanpa internet ini, omongan mulut ke mulut dari orang kuat akan besar pengaruhnya.

"madam, Sudikah Anda ikut duduk bersama kami?" (Raja Iblis)

"T-Tunggu, Raja Iblis!" (Luna)

"Ara, berpikir aku bisa menerima undangan dari sang raja iblis yang dirumorkan ... Ini cukup menggembirakan." (Butterfly)

Wanita ini sulit dihadapi.

Meski tahu tentangku, ia mendekati kami dengan ekspresi seolah tidak ada apa-apa.

Aku bisa mengerti kalau dia adalah tokoh terkenal dari para istri bangsawan yang kemungkinan besarnya cerewet. Dia mungkin berusia di atas 50 tahun, tapi aku tidak bisa mengatakannya secara pasti.

Dilihat, ia memiliki tubuh besar bagaikan bukit, dimana aku bisa melihat kalau dia tidak banyak berolahraga.

(Apa kita sudah semakin dekat dengan akar tujuannya? Tapi ingat, akulah yang akan melahapnya.) (Raja Iblis)

Dengan begini, apa yang tampaknya menjadi pembicaraan kasual dan damai telah dimulai.

Di saat yang sama, dalam bayang-bayang, para pemuja iblis berbaur ke dalam kegelapan dan diam-diam menunggu sinyal muncul.


□ □
□ □□ □ □ □



Database telah diupdate.

Ada item konstruksi lain. << Bahan Senjata >> dan << Unlawful Goods >> adalah yang paling menonjol.
 Begitu ditambahkan, maka akan membuat item memiliki efek +2 pada kekuatan serangan senjata, dan yang terakhir dapat meningkatkan stat.

Karena kedua item ini bisa merusak keseimbangan game, maka dibuatlah butuh skill [Prodigy] dan [Unlawful Goods] yang sulit didapat.

Selain itu juga ada << Change Item >> yang ketika digunakan mampu mengganti efek dan statnya secara acak.

Hal-hal seperti << Fortune Slip >> dan << Fortune-Telling Magazine>> bisa menimbulkan dampak baik ataupun buruk, dan ada kemungkinan Statusmu bisa berkurang, jadi harus cukup berhati-hati.

Hal-hal seperti << Lucky-dip Bag >>, << Small Treasure Crest >>, << Piggy Bank >>, dan << Santa's Bag >> dapat memberikan banyak item berharga, walau ada kalanya muncul item sampah, dan banyak juga pemain yang akan berkecil hati dengan itu.




Sebelumnya          Daftar Isi          Selanjutnya

Post a Comment