Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia chapter 27







Chapter 27    Iblis VS Raja Iblis
 

"Datangkanlah keputusasaan ... di tanah terkutuk ini ..." (Merge)

Saat Merge menggumamkan itu, dari salib terbalik muncul banyak duri.

Duri-duri ini menembus telapak tangan Merge dan darah pun mengucur.

"Ayah ... aku minta maaf ..." (Merge)

Merge mengingat ayahnya di kampung halaman dulu.

Dia adalah tukang sepatu yang terampil, tetapi karena resesi, pesanan menurun drastis dan akhirnya terpojok dalam kebangkrutan.

Dari sana, ayahnya tenggelam dalam alkohol, mengamuk di rumah, dan terus memukul Merge.

Merge, yang masih muda saat itu, tidak tahan lagi dengan gaya hidup seperti itu dan akhirnya, ia menikam ayahnya sampai mati dan melarikan diri dari desa.

Dalam kehidupannya yang seperti terjun bebas, orang-orang yang mengambil Merge adalah para pemuja iblis.

Ini adalah kisah yang bisa kau temui di mana saja pada era ini.

Asap merah hitam muncul dari salib yang terbalik, dan menutupi tubuh Merge.

Ini adalah ritual yang menggunakan dirinya sebagai persembahan untuk memanggil Iblis. Asap merah hitam tak hanya menutupi Merge, namun juga menutupi 500 pemuja iblis yang berlutut di belakangnya.

Persembahan kecil dari manusia biasa, paling hanya akan memanggil Iblis Rendah.

Namun, salib terbalik yang Utopia berikan kepada mereka mampu memanggil satu tingkat di atas biasanya. Apalagi Iblis peringkat menengah sudah cukup kuat.

"[Summon Devil]!"

Asap darah menyatu membentuk iblis level menengah, Carnival pun dipanggil.



 








Melihat ini, para petualang pun jeritan. Sesuatu seperti itu seharusnya mustahil.
Monster seperti itu muncul di dalam kota manusia, dan di atas itu, di Ibukota Suci yang punya penghalang Iblis!
"Ya ampun ... Tidak disangka aku akan dipanggil oleh manusia biasa. Apa yang terjadi? ”(Carnival)
Dua tanduk di kepalanya, rambut hitam, warna kulit yang terbakar, wajah yang seolah-olah tercipta pleh kumpulan keburukan. Dia seperti eksistensi yang membuat habis energi hanya dengan melihatnya.
Namun, hanya saja pakaiannya yang begitu mencolok tak sesuai dengannya, pakaian berwarna emas itu memiliki banyak permata berkilau yang dijahit di setiap sisinya.
Di punggungnya ia bahkan terdapat alat musik yang aneh.
"Baiklah. Ada banyak yang tampak lezat. [beautiful Prison Land]. "(Carnival)
Carnival menggunakan Skill khusus Iblis dan menciptakan dinding sihir di daerah itu.
Iblis suka memotong rute melarikan diri dan kemudian bermain dengan mangsa mereka.
Entah itu dengan membunuh, memakan, memotong-motong dan bermain dengan mereka, mereka tidak terlalu suka ada yang berhasil melarikan diri. Terutama seperti Carnival yang memainkan instrumennya dengan teriakan orang sebagai pengiring. Itu seperti instrumen tanpa vokalis.
Para petualang melihat Carnival dan berusaha melarikan diri, akan tetapi sudah terlambat. Iblis telah menciptakan ruang khusus, dan menerobos dinding itu akan membutuhkan kekuatan yang hebat.
Tidak hanya petualang, semua distrik umum dengan ribuan orang di dalamnya sekarang terjebak di dalam ruang yang diciptakan Carnival.
"Tidak mungkin! Kenapa Carnival ada di sini ?! ”
"T-Tunggu, tolong ... Kami adalah petualang biasa!"
“I-Itu benar! Kami bukan orang dari gereja! ”
"Tidaaak ... aku tidak mau dimakan Iblis!"
Carnival membuat ekspresi gembira mendengar irama yang dimainkan petualang, matanya menyipit.
Baginya, ini bisa disebut menyenangkan.
Warga dari distrik umum pun bersembunyi di rumah mereka dambil gemetaran. Memiliki 'galeri' manusia sangat ideal untuk sebuah panggung di mata Carnival.
“Aku senang disambut seperti ini ~. Jadi, anak kucing mana yang akan bernyanyi untuk m — gyaaaaaahh !! ”(Carnival)
Kata-kata penuh sukacitanya terputus di tengah jalan.
Sebuah kerikil terbang yang siapa-tahu-entah dari mana dan mematahkan tanduk Carnival.
Terasa sangat sakit sampai di Iblis memegangi kepalanya dan menjerit. Tanduk yang mewakili hal-hal seperti kebanggaan dan kedudukan Iblis ... dipatahkan oleh kerikil.
“S-SIAPA ITU ?! Dasar serangga !! ”(Carnival)
Carnival merubah nada yang telah dia gunakan sampai tadi dan berteriak dengan suara barebone.
Teriakan itu membuat para petualang mundur, tapi pelaku yang melemparkan kerikil itu sangat acuh tak acuh, seolah-olah ia sedang membicarakan soal cuaca besok.
“Suara itu lebih cocok untukmu dibanding nada waria tadi.” (Raja Iblis)

■■ □□ ■■ □□

“Jadi itu kau! VANGSUAT !!! ”(Carnival)
“... Kau makhluk yang sangat vulgar. Wajahmu mengerikan, suaramu tidak senonoh, pakaianmu mengerikan. Tidak ada sudut manapun yang layak dilihat, namun jika kami melihatnya sebagai seorang komedian, itu mungkin cocok untukmu. "(Raja Iblis)

Perkataan Raja Iblis membuat ekspresi Karnaval semakin melengkung.

'Aku tidak akan memberikan serangga ini kemewahan untuk menyanyi', itulah yang dipikirkan Carnival saat dia melangkah maju, memutuskan untuk segera menghancurkan kepalanya jadi berkeping-keping.

Namun kakinya terhenti.

Justru karna ia adalah Iblis yang kuat hingga dirinya mungkin memiliki perasaan naluriah.

Raja Iblis perlahan membuka mulutnya.

Kata-kata yang terucap darinya adalah aktivasi skill ... dan itu akan membuat Iblis lari ketika mendengarnya.

“Ini sebenarnya kali kedua aku bertemu Iblis, kau tahu.” (Raja Iblis)

<<  Survival Skill: [Fighting Spirit] diaktifkan.
Meningkatkan 10% Attack dan Defense pengguna. >>

"Yang terakhir kali mati terlalu cepat." (Raja Iblis)

<< Battle Skill: [Exhaustion] diaktifkan.
Mengurangi 10% Attack musuh. >>

"Bagaimana denganmu?" (Raja Iblis)

<< Battle Skill: [Pressure] diaktifkan.
Mengurangi 10% Defense musuh. >>

“Demi penelitian, aku akan menunjukkan wujud asliku.” (Raja Iblis)

<< Battle Skill: [Peerless] diaktifkan.
Attack dan Defense pengguna meningkat 30%. >>

“Kau bilang namamu Carnival, kan? ... Apa kau siap? "(Raja Iblis)



 

 








Orang itu sendiri mungkin belum memperhatikan.
Ada aura aneh yang keluar dari tubuhnya, dan itu bahkan menimbulkan ilusi seolah-olah tubuh Carnival semakin mengecil.
Di sisi lain, tubuh orang itu sendiri merasa seolah-olah dipenuhi oleh sesuatu yang berbahaya dan akan membuatmu meledak saat menyentuhnya, juga statusnya yang sudah dahsyat meningkat lebih jauh lagi oleh ledakan buff dari skill.
Dia benar-benar dalam keadaan di mana ia bisa 'membunuh dewa' hanya dengan serangan normal.
"T-Tunggu ... Tunggu! Tuanku yang ganteng! Aku ... aku salah ...! "(Carnival)
“Oh, aku lupa menyebutkan sesuatu yang penting.” (Raja Iblis)
Kata-kata Raja Iblis itu membuat sinar harapan muncul dalam diri Carnival.
Situasi mimpi buruk seperti ini biasanya tidak pernah terjadi. Iblis yang kuat dan berumur panjang seperti Carnival ditakhlukkan oleh 'manusia biasa'.
“A-Aku akan membantumu! Tidak peduli apa itu, aku akan melakukannya! "(Carnival)
“Mode dasar, ganti; [Battle Stance]. ”(Raja Iblis)
“Mode Bertarung, Ganti; [Mode Retaliation]. "(Raja Iblis)
Ucapan Carnival mungkin tidak sampai ke telinga Raja Iblis, ia pun berganti mode.
Dengan mode ini, akan lebih sulit untuk menemukan pemain musuh, akan tetapi meningkatkan semua poin status. Di saat kau yakin kalau seorang pemain musuh di wilayah itu atau ketika kamu telah memojokkan lawan dan ingin memastikan mereka tidak melarikan diri, mode ini akan menunjukkan keefektifannya.
Dia juga mengubah Mode bertarungnyanya dan sekarang sepenuhnya dalam mode Retaliation.
Mode yang ini juga meningkatkan attack dan defense, tapi yang paling spesial adalah bisa membuatnya sangat mudah menemukan pemain lawan.
Menciptakan kuda-kuda satu tembakan, dia mengalahkan musuh yang bersiaga dengan satu serangan. Itulah gaya bertarung sebenarnya Raja Iblis.
Namun, Carnaval tidak bergerak sama sekali.
Tidak mungkin ia bisa bergerak.
Siapa yang berani menyerang musuh seperti itu?
"Tidak ... Bagiku untuk terbunuh oleh sesuatu seperti manusia ...!" (Carnival)
"Kau sendiri sudah banyak membunuh, bukan? Cobalah alami kematian setidaknya sekali. ”(Raja Iblis)
Raja Iblis mendekati Carnival tanpa peduli apapun yang ia lakukan dan meraih kepalanya. Setelah itu, dia melemparkannya tinggi ke langit seolah-olah melempar bola bisbol.
Iblis raksasa meluncur ke langit dengan kecepatan tinggi. Pemandangan yang sulit dipercaya kalau itu nyata.
Para penghuni distrik umum melihat itu dengan napas tertahan, tapi pemandangan yang bahkan lebih mengejutkan terjadi di depan mata mereka.
Kilatan putih muncul dari tangan Raja Iblis. Saat Api Sodom dilepaskan menembus Karnaval, getaran gelombang kejut udara yang dahsyat terjadi, dan ledakan neraka mewarnai langit merah menyebar luas di atas Ibukota Suci.
Potongan-potongan daging dan sisa-sisa yang kemungkinan besar dari Carnival menghujani wilayah tersebut.
Tidak ada yang bisa bergerak sedikitpun saat melihat pemandangan seperti itu, bahkan tidak mampu berbicara sepatah katapun.
"Seperti yang diharapkan, Kembang api yang busuk." (Raja Iblis)



 







Saat Raja Iblis tertawa ringan, para petualang yang akhirnya merasa lega terbebaskan dari Iblis jahat meledak dalam sukacita.
Seolah terpancing oleh mereka, semua warga di distrik umum keluar satu per satu dari rumah, berpelukan, dan merayakan keselamatan mereka.
Mereka yang yakin pasti akan mati sekarang menangis dan saling berpelukan.
"Raja Iblis, banzaii!"
"Kamu benar-benar pria yang luar biasa!"
"Mengatasi Carnival itu seolah dia bukanlah siapa-siapa. Sekarang aku punya kisah hebat untuk dibawa kembali ke tanah airku! "
"Bos, izinkan aku melayanimu!"
Krna sorakan yang memenuhi sekitar, Raja Iblis melihat sekeliling dengan ekspresi kebingungan yang unik.
Dia mungkin bahkan tidak berpikir ini akan terjadi. Tetapi setelah terbebas dari ketakutan akan kematian yang begitu dalam, reaksi seperti ini menjadi wajar saja.
"Ya-Yah ... hal seperti itu tak ada artinya bagiku." (Raja Iblis)
Raja Iblis gelisah dan menyalakan rokok sambil menatap langit.
Sekarang melihat kembali yand tadi, ia masuk dalam pertarungan dan sekarang malu karenanya. Tapi bukan karna bagaimana orang-orang di sekitar melihatnya.
Menanggapi kata-katanya dengan serius, sorak-sorai meningkat sampai melampaui sorakan.
"S-Sekarang ... aku mau pergi. Sepertinya juga ada keributan di tempat lain. "(Raja Iblis)
Raja Iblis mencoba melarikan diri, namun sebelum ia bisa melakukan itu, seorang penyihir berdiri di depannya. Penyihir putih berkilau, Yukikaze.
"kalau ga salah ingat, kamu itu ..." (Raja Iblis)
"... Ini adalah kedua kalinya Oji-sama menyelamatkan hidupku. Aku ingin membayar hutang ini. ”(Yukikaze)
"Tidak perlu. Bagiku, ini (mendapatkan SP) merupakan hal yang penting. ”(Raja Iblis)
"... Oji-sama." (Yukikaze)
Kata-kata itu membuat Yukikaze memerah dan menjadi gelisah.
Rasanya seperti ada beberapa kata penting yang ga kedengeran, tapi Raja Iblis ingin meninggalkan tempat ini secepatnya.
Namun, tolak ukur paling penting dari si gadis Yukikaze - dia adalah laki-laki.
“... Karena aku, Oji-sama harus menghadapi bahaya sampai dua kali.” (Yukikaze)
"Itu bukan alasan untuk berhutang padaku. Sebegitulah pentingnya (SP) bagiku. "(Raja Iblis)
Kata-kata yang terulang itu membakar Yukikaze sepenuhnya.
Wajahnya yang putih transparan sekarang sedikit berwarna ceri, dan kini tanpa kesalahan lagi berubah menjadi gadis cantik — walau dia seorang lelaki.
"... Oji-sama, tolong beri tahu aku namamu." (Yukikaze)
"Oji <Orang tua> ... N-Namaku Kunai Hakuto." (Raja Iblis)
Berulang-ulang dipanggil 'Oji-sama', kali ini Raja Iblis yang salah ucap.
Dia bergumam pelan, 'aku masih muda, kau tahu ...', tetapi karna sorakan di sekitarnya sangat berisik, suaranya pun tidak terdengar.
(Tapi yah, untuk seorang gadis seperti ini, 30 tahun itu sudah termasuk tua, ya ...) (Raja Iblis)
Sambil memikirkan pikiran sedih seperti itu, dia menatap bulan.
Ekspresinya yang memiliki nada kesedihan membuat hati Yukikaze berdenyut.
Raja Iblis mungkin memiliki tatapan yang mengintimidasi, tetapi itu sama sekali bukan wajah yang jelek. Ini adalah pesona yang biasa ditunjukkan oleh penjahat kelas satu.
"Kunai! Kunai! Kunai! Kunai! Kunai! Kunai! Kunai! "
Para petualang di sekitar sekarang meneriakkan nama Raja Iblis.
Mungkin inilah yang disebut efek jembatan gantung, atau itu hanya karena mereka sedang dalam suasana hati yang bagus saat ini, kebahagiaan yang datang setelah bahaya kematian lenyap, dan menambahkan alkohol akan semakin memperburuknya.
Para penjaga bar di sekitar jalan sedang membagikan minuman untuk perayaan.
(Apa ini ?! Jangan bercanda ...!) (Raja Iblis)
Dia ingin menghapus reputasinya yang buruk, tapi gelar ini di luar harapannya. Atau lebih tepatnya, situasi ini dekat dengan hukuman.
Raja Iblis melompat ke atap seolah melarikan diri, dan melompat ke tempat lain.
"Jadi seperti itulah Raja Iblis, ya ..." (Mikan)
Mikan dengan lemah mengatakan ini sambil duduk di lantai.
Menundukkan sekitar 500 pemuja iblis dalam sekejap, dan meledakkan Iblis menengah sambil bersenandung.
Itu bukanlah level yang bisa dilakukan manusia.
"... Oji-sama dan aku diikat oleh benang merah takdir." (Yukikaze)
"T-Tunggu! Yukikaze ... Tak diragukan lagi, kamu sudah ditipu! ”(Mikan)
"... Mikan, cemburu?" (Yukikaze)
“Siapa yang cemburu ?! Yang kusukai adalah orang yang mencintai keadilan seperti Silver Dragonewt yang dirumorkan! ”(Mikan)
"... Sangat cabul. Memikirkan seleramu itu orang yang menyukai teknik seksual. ”(Yukikaze) <Keadilan (正義) dan teknik seksual < > keduanya diucapkan sebagai Seigi.>
“Aku merasa kata yang kamu ucapkan tidak memiliki arti yang sama dengan yang kuucapkan !!” (Mikan)
Dan dengan begitu, ancaman di distrik umum telah diatasi, akan tetapi masalah di distrik-distrik lain masih terus berlanjut.
Selain itu, satu badut saat ini sedang mendekati Artemis — tanpa mengetahui bahwa ada 'penyihir menakutkan' di sana yang telah menyatakan kesetiaannya kepada Raja Iblis.






Sebelumnya          Daftar Isi          Selanjutnya

Post a Comment