Novel Maou-sama, Retry! Bahasa Indonesia chapter 30









Chapter 30   Sense of Justice


—Di depan Istana Suci

Para Pamuja Iblis yang tersisa dari dua lokasi penyerangan sebelumnya berkumpul  ke Istana Suci.

Mereka telah memberikan banyak kerusakan pada distrik kelas atas dan distrik umum walaupun korban dari pihak Pemuja iblis juga tidaklah sedikit.

Apa yang paling tidak terduga bahwa kelompok yang menyerang distrik umum, tak satu pun dari mereka datang ke sana.

Rencana awalnya adalah menghentikan serangan setelah beberapa waktu dan kemudian memasang tiga salib terbalik.

Kehilangan salah satu dari mereka sangatlah merusak rencana.

Satu sisi disudutkan oleh Queen, dan sisi lainnya oleh Mink, para pemuja iblis pun terpojok.

Kedua pimimpan saling memandang dan mengangguk, dan dengan salib terbalik mereka pun meneriakkan sesuatu.

"" [Summon Iblis]! ""

Salib terbalik memunculkan banyak duri, dan pemuja iblis ditutupi oleh kabut hitam.

Itu lebih besar dan kuat dari waktu ketika Carnival dipanggil.

Dengan sekitar 700 nyawa dan 2 salib terbalik sebagai persembahan, Iblis level Tinggi pun muncul.

—Duke Kegelapan, Oluit.




Berbeda dari Carnival, ia memiliki pakaian elegan dan aura Iblis yang kuat.

Tidak ada luka dari kulit kebiruan itu dan wajahnya juga normal, rambut yang begitu panjang hingga mencapai pinggangnya dan berwarna putih mengkilap. Di punggungnya terdapat sayap hitam yang indah dengan penampilan berwibawa layaknya seorang bangsawan.

"Oh? Aku telah dipanggil ke tempat yang tidak menyenangkan. ”(Oluit)

Oluit melihat Istana Suci di depannya dan mengerutkan alis.

Istana Suci memiliki puluhan penghalang yang dibuat oleh Cherub dengan banyaknya malaikat yang mencurahkan hati dan darah mereka ke dalamnya. Bagi Iblis itu akan terasa sangat menyakitkan.

Bagi Oluit, mendekatinya saja membuat dia merasa lelah, tak berdaya, dan merasa sengsara.

Begitulah seharusnya. Penghalang ini dibuat sedemikian rupa sehingga semakin banyak kekuatan yang kau miliki, semakin kuat cahaya dan intensitasnya.

"Ini sungguh tidak menyenangkan." (Oluit)

Namun, Oluit tidak menjauh dari tempat itu. Kehadiran di depannya, Istana ini, membuatnya begitu marah tak tertahankan.

Dia ingin menghancurkannya jadi potongan-potongan saat ini juga. Dia tidak bisa menahan lagi keinginannya untuk menghancurkan penghalang  dan membuat kekacauan di dalam sana.

Tidak, dia tidak berusaha menahan keinginan itu.

"Duke kegelapan? ... Apa yang terjadi ... "(Queen)

Queen lari ke tempat itu, dan ketika dia melihat Oluit, dia pun terkejut.

Ini bukan sesuatu yang seharusnya muncul di dunia manusia.

Tapi Oluit melihat Queen dan ekspresi wajahnya bengkok. Suasana hatinya sedang buruk, dan sekarang lebih banyak ketidaksenangan menimpanya.

"Apa ini, anjing menjijikkan milik malaikat sialan itu, ya ... [Yang Mulia]." (Oluit)

"Kamu sialan, tutup matamu !!!" (Queen)

Mata Oluit menyala merah, dan ketika Queen melihat ini, ia langsung berteriak.

Dia pasti langsung menyadari kalau lawan akan mengaktifkan skill, tapi suaranya terlambat satu detik. Fuji dan para ksatria yang ada di belakang Queen terkena skillnya.

"Aku takkan mengizinkan semut berdiri dengan dua kaki, kau tahu? [Beautiful Prison Land]. "(Oluit)

Dia mengaktifkan Skill khusus Iblis.

Jangkauannya lebih besar dari Carnival dan termasuk Kastil Suci, seluruh tempat di sekitarnya pun terisolasi.

"Kau bajingan! Semuanya masuk ke dalam Istana Suci !! ”(Queen)

"Oya oya, apa kau pikir aku akan membiarkan itu?" (Oluit)

Oluit merentangkan kedua tangannya di depan IStana Suci, dan mengangkat bahu seolah-olah mengatakan 'Menangislah'.

Dia tampan, jadi tidak peduli pose apapun yang dia lakukan, ia adalah Iblis yang tamvan. Tapi wajah tampan itu berubah seketika.

Karena orang lain dengan kekuatan suci yang sangat kuat telah muncul.

"Duke kegelapan, ya ... Memang, kegelapan dan kegelapan saling menarik satu sama lain."

Petualang Pemain Bintang peringkat S , Mink.

Dia juga salah satu dari sedikit pengguna sihir suci terkemuka di benua itu.

Gadis Suci, Pemain Bintang, dan di atas semua itu ada pembatas Istana Suci.

Bagi Oluit, itu adalah situasi yang sedikit tidak menguntungkan yang sulit untuk dipercayai.

Tapi dia tidak mundur. Karna dirinya takkan puas sebelum merobek sosok menjengkelkan yang datang dari Istana itu dengan tangannya sendiri.

Melihat Oluit tidak menunjukkan tanda-tanda mundur, Queen pergi ke tempat Fuij berada, dan menngulingkan tubuhnya yang besar dengan kakinya.

"... Sudah lama sejak aku menggunakannya." (Queen)

Queen meraih God Hammer, Sigma, yang dibawa Fuji di punggungnya.

Tidak hanya memiliki kekuatan serangan yang besar, itu juga merupakan salah satu dari sedikit senjata di benua ini yang mampu menggunakan sihir dasar. Senjata legendaris yang mencolok. Saat Queen memegangnya, dia langsung memukul Oluit dengan itu.

Oluit menangkis God Hammer dengan punggung tangannya, tetapi ekspresinya tampan kesakitan. Membuat Iblis tingkat Tinggi menunjukkan rasa sakit adalah suatu prestasi yang sulit dipercaya apalagi berasal dari satu serangan manusia.

"Dasar wanita vulgar, [Darkness Beam]." (Oluit)

Oluit menembakkan mantra level 4 tanpa rapalan. Namun, God Hammer Queen melepaskan cahaya seolah-olah menolaknya!

"Lindungi aku, [Light Wall]!" (Queen)

Queen mengeluarkan kata-kata seolah-olah memerintah seorang budak meskipun benda itu dianggap sebagai senjata legendaris.

Dinding cahaya berbenturan dengan cahaya hitam, namun itu tidak bisa menahan dan menembus tubuhnya.

Tanpa memberikan waktu untuk beristirahat, Oluit mencoba menembakkan sihir lagi, tetapi serangan yang datang dari samping membatalkan sihirnya.

Mink berlari memasuki pertempuran dan mengayunkan salib yang ia gunakan sebagai senjata.

Oluit menggunakan kedua tangannya sebagai perisai untuk memblokir, tapi serangan itu membuat kedua tangannya mengeluarkan asap putih.

Apa yang dipegang Mink adalah senjata yang sangat merepotkan bagi Iblis. Staf The Cross Star, Twinkle, yang memberikan damage kepada sosok jahat hanya dengan menyentuhnya. Itu juga termasuk senjata unique.

Senjata yang memiliki ikatan kuat dengan sihir sucinya.

"Ha ha! Bagus, wanita bertubuh besar! ”(Queen)

"B-besat, kamu bilang ... Hei ...!" (Mink)

"Manusia kurang ajar kau..." (Oluit)

Oliit merubah gaya bertarungnya jadi defensif. Afinitasnya ke mereka cukup buruk. Selain itu, panggungnya juga kurang menguntungkan.

Dia biasanya tidak pernah bertarung di tempat seperti ini dan berpindah ke tempat lain. Namun, bahkan seseorang yang tenang seperti dirinya tidak dapat menahan amarah itu.

Dasar dari apa yang bisa dikatakan sebagai musuh yang dibenci para iblis - Rasa kebencian yang terukir di inti terdalam sel mereka - ada tepat di hadapannya.

Menyadari Queen akan terlibat dalam pertempuran jarak dekat, Mink melanjutkan rapalan.

"Diriku yang dibalut darah segar dari kegelapan, [Angel Cross]!" (Mink)

Armor suci menutupi seluruh tubuh Mink, dan cahaya menyebalkan itu membuat Oluit mengerang. Cahaya itu membuat terasa seolah jiwanya perlahan hancur hanya dengan melihatnya.

Mink menuju sisi Queen dengan buff anti-iblis yang kuat itu, memukul Oluit dengan senjatanya.

Kekuatan suci merasuk ke dalam tubuh Oluit dan sebaliknya juga, kegelapan Oluit memakan tubuh keduanya.

Satu serangan, dua serangan, tiga serangan; setiap kali mereka bentrok, ketiganya mengalami luka. Melihat dari kondisi mereka, pertarungan ini seperti saling baku hantam tanpa pertahanan.

Akan tetapi banyaknya kondisi tidak menguntungkan memojokkan Oluit seiring waktu berlalu.

Jika terus begini, keduanya akan meraih kemenangan.

Tapi * Guyur... *.

Cairan hitam menghujani dari langit.

Saat melihat ke atas, ada seorang gadis mengambang di udara. Apa yang dituangkan dari kotak di tangannya adalah Neraka.

Cairan hitam itu menyebar ke permukaan seolah-olah berlari, dan dalam sekejap, cairan itu tiba di kaki mereka berdua.

"Sial ... Sialan ... ini lagi ......" (Queen)

"Tidak mungkin?! Kenapa Neraka berada di tempat seperti ini ?! ”(Mink)

Keduanya kehilangan kekuatan dan runtuh.

Mungkin karna telah menyerap banyak kekuatan, kekuatan Neraka jauh lebih besar dari yang terakhir kali.

"Kau manusia kurang ajar!" (Oluit)

Oluit menendang Queen yang meringkuk, dan tubuhnya terhempas mundur.

Kemudian, merentangkan kuku tangan kanannya yang sangat panjang, dia mencoba memotong tubuh Mink.

"Ini akhirnya, [Dark Depths Beam]." (Oluit)

Oluit melepaskan sihir level  5 yang tidak hanya menusuk tubuh keduanya, namun juga rumah-rumah di belakang mereka, dan bangunan-bangunan yang berbaris di depan Istana Suci hancur mengikuti garis lurus.

"Apa kalian pikir bisa menang hanya karena memiliki penghalang, kalian manusia yang kurang ajar."

Keduanya bahkan tidak bisa bereaksi terhadap ucapan Oluit.

Kekalahan dari Gadis Suci dan petualang peringkat S telah membuat sekitar menjadi sunyi. Terlebih lagi, tubuh Oluit yang terluka itu tampak mulai sembuh dari pengaruh Neraka.

"Queen!"

Queen!




"Jangan datang, Kak ... Pertahankan penghalangnya... !!" (Queen)

White tidak tahan lagi dan telah datang ke depan IStana Suci namun Queen mengangkat suaranya dengan keras. Penghalang Istana Suci akan kehilangan keefektifannya tanpa Gadis Suci.

Jika hal itu terjadi dalam situasi seperti ini, Istana Suci akan jatuh.

"Nah, mari kita mulai pesta yang fantastis ini. Dosa karna membuatku marah itu berat, kau tahu? ”(Oluit)

Oluit menginjak perut Queen, dan suara tulang yang patah bergema.

Dia kemudian meraih kepala Mink dalam posisi itu dan memukul seluruh tubuhnya dengan gigih. Pukulan, pukulan,  pukulan, dan pukulan terus menerus.

Ada banyak cara lain untuk membuatnya lebih terluka, tapi ia pastinya ingin menghancurkan armor menjengkelkan itu dengan tangannya sendiri.

"S-Sesuatu seperti kegelapanmu ... tidak akan bisa ..." (Mink)

"Diam, serangga." (Oluit)

Neraka semakin menyebar setiap menitnya, dan suara serangan tanpa ampun bergema di depan Istana Suci.

Itu adalah serangan di mana setiap pukulan terhitung sedemikian rupa sehingga tidak membunuhnya. Oluit adalah orang yang sangat tenang dan intelektual, tapi sifat aslinya itu benar-benar iblis.


■■ □□ ■■ □□


(Persetan ... Ini bukan lelucon!)

Raja Iblis yang akhirnya tiba di depan Istana Suci, memegangi kepala saat melihat pemandangan yang terbentang di depan matanya.

Dia memasuki menara jam yang mana dirinya bisa mengamati situasi dengan aman, namun apa yang langsung masuk ke matanya adalah wanita yankee gila, dan apa yang dia lihat selanjutnya adalah cairan yang mungkin adalah monster.

Melihat ini, Raja Iblis mengasumsikan bahwa kemungkinan besar ini ulah Iblis lagi.

(Juga, pakaian itu ... Itu Gadis suci yang kemarin, ya.) (Raja Iblis)

Melihat Gadis Suci di pintu masuk Istana meneriakkan sesuatu, Raja iblis pun gemetar.

Dia juga sangat cantik, akan tetapi di mata pria ini, sudah ada prasangka kuat bahwa Gadis Suci itu tidak mungkin normal.

Kenyataannya dia sudah bertemu Luna dan Queen, jadi itu adalah asumsi yang wajar.

(Bajingan itu ... Seolah aku akan membiarkan monster itu melakukan sesukanya!) (Raja Iblis)

Dia punya banyak hal untuk diselidiki, namun dia juga mau menjalankan bisnis.

Jika negaranya jadi berantakan karena situasi seperti ini, semuanya akan sia-sia. Meski begitu, memikirkan masalah yang akan terjadi setelahnya, ia tidak bisa tinggal diam begitu saja.

(Ah…!)

Pada saat itu, sebuah sentakan mengalir dalam otak Raja Iblis!

(Benar, aku bisa menyerahkan Gadis Suci yang bermasalah itu padanya.) (raja Iblis)

Apa yang muncul di benaknya adalah skenario drama nakal. Terlebih lagi, gadis suci yankee itu jelas memiliki apa yang namanya cinta kepada Zero.

Arti sebenarnya dari melemparkan masalah kepada orang lain.

Terbebas dari semua masalah sekaligus, raja iblis membuka panel admin dengan suasana hati yang ceria.

(Aku bisa kembali dalam waktu singkat. Dengan ini masalahnya teratasi.) (Raja Iblis)

Mengikuti keputusan Raja iblis, cahaya putih menerangi menara jam dan semua area di sekitarnya. Bagaikan awal mula sebuah legenda, yang tampak seperti cahaya yang menghapus kegelapan.

Oluit menyipitkan matanya ke cahaya itu, bahkan beberapa ribu warga yang gemetar mengarahkan mata mereka ke sana seolah bertanya-tanya apakah sosok malaikat-sama telah turun.

Apa yang muncul dari cahaya itu adalah ... seorang pria berpakaian putih bersih dengan ukiran naga raksasa di punggungnya.

Rambut peraknya bergoyang, dan 'naga' itu tercermin di mata semua orang membuat mereka terpesona.

"Zero-samaaaaa !!" (Queen)

Melihat sosoknya itu, Queen berteriak tanpa menghiraukan sekitarnya.

Meskipun tubuhnya penuh luka, seperti dia telah benar-benar melupakan rasa sakitnya.

Melihat itu, Zero tertawa ringan.

Di mata Zero, wanita itu selalu berjongkok dan tenggelam dalam cairan hitam (?).

"Apa ... kamu lagi?" (Nol)

Zero sama sekali tidak tahu apa yang sedang terjadi.

Semua pemandangan kota sejauh mata memandang itu, dan yang lucu adalah ada istana bergaya barat di depannya.

Orang-orang di sana semua tak ia kenal.

Dalam game juga terdapat banyak orang asing, jadi dalam benaknya ia pun mencapai kesimpulan.

"Apa ini panggung baru Kekaisaran menyebalkan itu? Bahkan ada monster aneh juga. "(Zero)

Tidak peduli apapun yang dibuat Kekaisaran Agung, itu tidak akan aneh.

Negara gila itu mengumpulkan manusia gila, dan dengan kekuatan militer gila, mereka membuat dunia berantakan.

Di paruh kedua game, tak hanya bereksperimen pada manusia, mereka bahkan bereksperimen pada beberapa hewan, dan telah menciptakan hal-hal seperti Chimera yang akan dilepas untuk menyerang para peserta.

Tidak peduli seperti apa 'monster' yang diciptakan Kekaisaran Agung, penghuni dunia itu tidak akan terkejut.

"Siapa kamu? Dari mana kau berasal? "(Oluit)

Oluit bertanya secara refleks. Bahkan dari mata Iblis tingkat Tinggi, dia masih merupakan eksistensi menakutkan yang memberinya perasaan tak diketahui.

Zero tidak menjawab pertanyaan itu dan melompat turun dari atap dengan santai, mendekati Oluit tanpa berkata.

Anehnya, Neraka menghindari jalan yang ia lalui.

'Sosok Naga' itu mendekat seolah-olah memisahkan cairan hitam.

Semua orang di depan Istana Suci menatap dengan napas tertahan.

Semakin dekat ia dengan Oluit, semakin tajam mata 'Naga' itu. Akhirnya, begitu dia mendekati ke titik di mana dahi mereka bisa saling memukul, Si Naga tertawa.

“Bau busuk. Kamu punya bau pembunuh, tahu. ”(Zero)

Oluit menebas Zero dengan kukunya. Zero menghindar dan kemudian melepaskan tendangan ke perutnya dengan santai.

Iblis level Tinggi yang sombong itu terhempas beberapa meter, dan sekarang ada noda sepatu bot di pakaiannya yang elegan.

"K-Kau bajingan ...!" (Oluit)

Api kebiruan melonjak dari tubuh Zero.

Dia pasti mengaktifkan [Fury Dance]. Namun ia tak lagi di sana, tapi di 'tempat yang berbeda'.

Seolah menunjukkan itu ...
Mengejutkan semua orang, ia menunjukkan punggungnya ke Oluit terlepas dirinya sedang berada di tengah pertempuran dan memamerkan naga di punggungnya.

"Membawa Simbol mutlak dari Surga, tempatku berdiri adalah jalan pembantaian! [Sense of Justice]. "(Zero)
(TN: Maaf kalo salah :v)

<< Memberikan 5 damage tiap menerima serangan dari target dengan maksimal 50 damage. >>

Zero berteriak keras seperti dalam teater drama, dan tubuhnya terbungkus api merah - itu adalah aktivasi skill tempur, [Sense of Justice].

"Sungguh vulgar. Seharusnya kau be — AGAAAAAAAH !! ”(Oluit)

Sedetik kemudian, Oluit menjerit keras.

Tangan kiri Zero saat itu, mendorong ke perut Oluit. Tanpa penundaan, tangan kanannya terangkat melolong saat mengenai wajah Oluit!

Tubuh Oluit terseret ke lantai dan menabrak gereja kosong di belakangnya. Tidak tahan akan dampaknya, beberapa retakan menghancurkan dinding gereja, dan akhirnya seluruh bangunan menimbulkan suara tragis saat runtuh.

"Guuh ... !!" (Oluit)

Sosok Oluit tampak mengerikan saat ia merangkak keluar dari puing-puing.

Rambutnya berantakan dan pakaian yang elegan itu sekarang tertutup debu. Selain itu, ada air yang keluar dari matanya.

Iblis tingkat Tinggi yang bahkan disebut Duke kegelapan itu sekarang menangis di hadapan manusia. Pemandangan itu memikat orang-orang di sekitar.

"Kau sepotong sampah yang membuat wanita menangis. Aku akan mengajarimu seberapa lemahnya dirimu. ”(Zero)





Zero menunjukkan senyum ganas dan memutar lengan kanannya.

Sosok gagah itu menciptakan keributan abnormal dari sekitar, dan mereka mungkin tak tahan lagi.

Akhirnya… hampir ribuan penonton, menyorakkan dirinya.




Sebelumnya          Daftar Isi          Selanjutnya

Post a Comment